Mbledos! Kasus Covid-19 di Klaten Tambah 20, Korban Jiwa Tambah 2
Ilustrasi tes swab Covid-19. (Reuters/Lim Huey Teng)

Solopos.com, KLATEN — Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali membengkak. Dalam sehari, Kamis (22/10/2020), terdapat 20 kasus baru Covid-19 di Klaten dengan dua korban jiwa di antaranya.

Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan dua pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Karanganom. Mereka masing-masing adalah SM, 57, perempuan dan M, 63, laki-laki.

SM terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 20 Oktober 2020, sedangkan M terkonfirmasi Covid19 sejak 22 Oktober 2020.

Bantuan PKH di Gilirejo Sragen Dipotong Uang Bensin, Kades Beri Penjelasan

Selain korban jiwa dari Karanganom, pasien baru Covid-19 di Klaten berasal dari beberapa kecamatan.

"Penambahan kasus positif baru berasal dari Pedan, Prambanan, Karangdowo, Wonosari, Juwiring, Klaten Utara, Jatinom, Klaten Tengah, Karanganom, Ceper, Wedi dan Trucuk," kata Cahyono Widodo, kepada Solopos.com, Kamis (22/10/2020).

Wonosari Juwiring Terbanyak

Cahyono Widodo mengatakan penambahan kasus terbanyak berasal dari Kecamatan Wonosari dan Juwiring. Masing-masing di daerah itu bertambah empat orang.

Pasien baru asal Wonosari adalah ES, 40, perempuan; ZA, 71, laki-laki; M, 40, laki-laki; dan E, 36, laki-laki. Empat kasus Covid-19 dari Juwiring yakni M, 52, perempuan; M, 66; S, 52, laki-laki; dan JP, 37, laki-laki.

Selanjutnya, pasien asal dari Pedan adalah, W, 42, laki-laki; asal Prambanan berinisial YAM, 27, laki-laki, dari Karangdowo yakni SS, 49, perempuan; dari Klaten Utara, AR, 64, laki-laki; dari Jatinom, M, 49, laki-laki; serta dari Klaten Tengah yakni AR, 47, laki-laki.

Di samping itu, terdapat juga penambahan kasus Covid-19 dari hasil screening dari tim medis di Puskesmas Jambukulon, Kecamatan Karanganom. Empat warga yang diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 adalah IP, 23, perempuan asal Ceper; LN, 36, laki-laki asal Ceper; P, 43, perempuan asal Wedi; dan S, 47, perempuan asal Trucuk.

"Dari penambahan 20 kasus terkonfirmasi positif baru tersebut, lima kasus diantaranya terpapar virus corona saat berada di luar daerah. Sebanyak tujuh kasus dimungkinkan terjadi saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. Sebanyak delapan kasus lainnya karena kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 di waktu sebelumnya [sebagian besar pasien yang terkonfirmasi menjalani isolasi mandiri]," kata Cahyono.

Dengan tambahan 20 kasus baru itu, kini ada 785 kasus positif Covid-19 di Klaten. Dari angka itu, jumlah korban jiwa yang dinyatakan akibat Covid-19 di Klaten mencapai 27 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom