Tutup Iklan
Naditya Kusumaningrum / Istimewa

Promosi untuk memajukan pariwisata Wonogiri menjadi salah tugas Naditya Kusumaningrum, 23, sebagai Duta Wisata Wonogiri. Ia memiliki trik khusus bagaimana eksplorasi dan promosi destinasi wisata dilakukannya.

Upaya itu salah satunya digelar dengan menggandeng banyak komunitas baik dari Wonogiri maupun luar. Komunitas itu dihimpun dari hasil kunjungannya ke luar kota atau saat menghadiri pertemuan rutin duta wisata se-Soloraya setiap bulannya. Ia menggandeng mulai dari komunitas musik, traveller, hingga admin media sosial. “Teman-teman pemuda potensial untuk mengembangkan pariwisata. Namun, mereka masih kurang sadar untuk explore pariwisata. Mereka masih terbayang-bayang rasa takut soal dana atau khawatir enggak laku,” ujar dia, saat dihubungi Espos beberapa waktu lalu.

Perempuan kelahiran Wonogiri, 10 Mei 1996, ini menceritakan untuk melibatkan komunitas, ia menggelar summer camp dua hari satu malam di Desa Conto, Bulukerto. Di sana, mereka melakukan aksi menanam pohon lalu bermain ke Soko Langit, lalu ke Bukit Gendol. “Dari situ berlanjut saling follow akun media sosial. Mereka kebanyakan admin akun komunitas-komunitas bertema pariwisata,” kata Naditya.

Ia berpendapat banyak lokasi wisata di Wonogiri yang berpotensi menarik kunjungan banyak wisatawan. Tak jarang, ia juga mempromosikan destinasi wisata itu melalui media sosial. Saat ikut pemilihan Mas Mbak Jawa Tengah di Pekalongan, November kemarin, ia membikin vlog untuk promosi wisata yakni tandem paralayang, museum karst, dan goa tembus di Pracimantoro. “Itu pun masih banyak wisata lain yang belum diangkat. Paralayang di Wonogiri misalnya memiliki ketinggian lebih tinggi ketimbang di Karanganyar. Lebih menantang adrenalin,” kata perempuan asal Wonokarto, Wonogiri, ini.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten