Kategori: Sragen

Mbah Cebret, Pedagang Pentol Mertua Anggota DPRD Sragen Ternyata Sempat Jadi Guru SD


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN — Rebo Darso Miyanto alias Mbah Cebret dikenal sebagai pedagang pentol yang kerap keliling di kawasan Sragen Kota, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pedagang pentol itu ternyata merupakan mertua salah satu anggota DPRD Kabupaten Sragen dari Fraksi PDIP, yakni Sugiyarto.

Sebelum beradgang pentol, Mbah Cebret ternyata sempat menjadi guru SD. Karena pada waktu itu gaji guru masih rendah, ia pun banting setir menjadi seorang mandor atau sinder perkebunan tebu.

Namun pada akhirnya, warga Dukuh Kendal, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen itu memilih berdagang pentol keliling hingga saat ini. Dari hasil jualan pentol itu, Mbah Cebret bisa menyekolahkan tiga anaknya.

Ia juga pernah memiliki tiga karyawan. Namun, pada akhirnya karyawan itu ia minta membuka usaha sendiri ketimbang bekerja untuknya.

Pemkab Klaten Beri Bantuan Rp1,8 Juta buat Difabel & Rp600.000 buat Manula

Sugiyarto yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Sragen sebenarnya sempat meminta Mbah Cebret untuk berhenti berdagang pentol.

"Sebagai seorang anak, kami sebenarnya sudah membujuk simbah untuk berhenti berjualan pentol keliling. Kami tidak ingin ada anggapan miring dari orang lain. Anaknya jadi pegawai, menantunya seorang legislator, masa tega membiarkan orang tuanya berjualan pentol. Nanti dikira anak-anaknya tidak merawat orangtuanya," kata Sugiyarto.

Di kalangan warga sekitar tempat tinggalnya, Mbah Cebret dikenal sebagai tokoh masyarakat. Ia kerap menjadi pembawa acara atau mewakili keluarga pengantin berpidato di acara hajatan.

Mbah Cebret Pedagang Pentol Keliling Ternyata Mertua Anggota DPRD Sragen, Siapa Dia?

Sebagai seorang menantu, Sugiyarto sudah pernah menawari Mbah Cebret gerobak sepeda motor baru. Akan tetapi, tawaran itu ditolak Mbah Cebret.

"Simbah tidak mau gerobak sepeda motor. Dia memilih mengayuh gerobak sepedanya. Alasannya untuk olahraga biar badan sehat," ucap anggota DPRD Sragen yang merupakan menantu pedagang pentol tersebut.

Inspiratif

Di sisi lain, Mbah Cebret merupakan sosok inspiratif. Ia selalu menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan face shield kala berdagang keliling.

Sugiyarto mengaku tidak pernah menyuruh Mbah Cebret untuk mematuhi protokol kesehatan saat berdagang pentol. Menurutnya, pemakaian masker dan face shield tersebut merupakan kesadaran sendiri Mbah Cebret.

"Simbah hanya berusaha mematuhi anjuran pemerintah untuk melaksanakan protokol kesehatan. Memakai masker dan face shield itu atas inisiatif dia sendiri, bukan karena diminta anak-anaknya," ujar Sugiyarto yang sudah tiga periode menjabat sebagai wakil rakyat.

Share
Dipublikasikan oleh
Ginanjar Saputra