Mayoritas Warga Desa Wadas Nahdliyin, Ini Pernyataan Sikap PBNU

Salah seorang warga Desa Wadas, Azim Muhammad berharap kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk dapat membantu warga.

 Anggota Polisi berjaga saat pemulangan warga yang sempat ditahan tiba di halaman masjid Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (9/2/2022). (Antara/Hendra Nurdiyansyah)

SOLOPOS.COM - Anggota Polisi berjaga saat pemulangan warga yang sempat ditahan tiba di halaman masjid Desa Wadas, Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (9/2/2022). (Antara/Hendra Nurdiyansyah)

Solopos.com, JAKARTA — Konflik lahan di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah antara rakyat dan negara memunculkan ironisme.

Mayoritas warga di desa tersebut adalah anggota Nahdlatul Ulama (NU). Salah seorang warga Desa Wadas, Azim Muhammad berharap kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk dapat membantu warga.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Proses pengukuran tanah hari ini yang terjadi ini tidak wajar, dikawal ribuan aparat dan preman. Jadi saya berharap baik kepada pemerintah maupun PBNU dapat membantu warga. Berpihak kepada warga,” pinta Azim seperti dikutip Solopos.com dari NU Online, Rabu (9/2/2022).

Bagaimana sikap PBNU? Pengurus organisasi keagamaan terbesar di Indonesia mengeluarkan lima poin pernyataan sikap terkait insiden Desa Wadas.

Baca Juga: Konflik Desa Wadas, 66 Orang Ditahan Polisi Dibebaskan

Pernyataan ditandatangani Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) dan Wakil Sekretaris Jenderal H Abdul Qodir pada Rabu (9/2/2022).

Isi yang memuat aspirasi-aspirasi pengurus PBNU itu meminta agar aparat pemerintah dapat menggunakan pendekatan dialog yang humanis dengan prinsip syura (musyawarah).

“Menyikapi perkembangan situasi yang terjadi belakang ini di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah, dan setelah menyimak laporan dari MWC NU Kecamatan Bener dan PCNU Kabupaten Purworejo, dengan ini PBNU menyatakan sikap dan pokok-pokok pandangannya,” demikian isi surat yang dikutip Solopos.com dari NU Online, Rabu (9/2/2022).

Berikut lima poin sikap PBNU terhadap konflik lahan di Desa Wadas:

Pertama, meminta kepada seluruh aparat keamanan dan aparat pemerintah agar menggunakan pendekatan dialog yang humanis dengan mengedepankan prinsip musyawarah (syura’) dan menghindarkan cara-cara kekerasan yang merugikan pihak yang menimbulkan mafsadah (kerusakan).

Kedua, mengimbau kepada semua pihak agar tetap mengedepankan semangat persaudaraan dan kemanusiaan dalam menyelesaikan segala permasalahan.

Ketiga, mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk lebih meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya proyek strategis nasional dan kemaslahatannya bagi masyarakat umum, serta memastikan tidak adanya potensi kerusakan lingkungan hidup dan sumber daya alam.

Keempat, menginstruksikan kepada PCNU Kabupaten Purworejo agar melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga situasi masyarakat tetap kondusif seraya menganjurkan kepada seluruh warga NU di Desa Wadas agar menahan diri dan memperbanyak dzikir, mendekatkan diri pada Allah SWT.

Kelima, PBNU akan senantiasa memantau perkembangan situasi dan mendampingi warga di Desa Wadas untuk memastikan tidak terjadinya perampasan hak-hak masyarakat dan terpenuhinya keadilan bagi masyarakat.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

+ PLUS Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Indonesia vs Thailand Hari Ini & Kabar Soloraya

Ulasan laga timnas Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada Rabu (6/7/2022) pukul 20.00 WIB di ajang Piala AFF U-19 & kabar Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (6/7/2022).

Sejarah Hari Ini: 6 Juli 1957 John Lennon Bertemu Paul MC Cartney

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 6 Juli.

Prasangka dan Sentimen Pendorong Kerusuhan Massal di Kawasan Multietnis

Tawuran di Kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/7/2022), tak lepas dari situasi sosial masyarakat wilayah itu yang multietnis atau heterogen.

Agustus 2022, Raja-Raja Sedunia Bakal Bertemu di Bali

Diperkirakan, pertemuan itu bakal diikuti raja-raja dari 206 kerajaan di seluruh Indonesia dan 30 kerajaan dunia.

Ingatkan Kader, Puan: Jangan Berantem, Menangkan PDIP!

Peringatan agar kader memenangkan PDIP itu disampaikan Puan Maharani saat berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tanpa Pendamping, Jemaah Haji Tua Batam Meninggal di Mekkah

Nursiah Darwis Cimpin meninggal dunia pada pukul 09.45 waktu Arab Saudi karena diabetes melitus dan jantung.

Dua Bocah Tenggelam saat Bermain di Sungai Cimanis

Pencarian yang dilakukan Tim SAR terhadap korban tenggelam dihentikan karena hari telah larut malam.

Dua Jemaah Haji Batam Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua jemaah haji itu telah dikebumikan di Tanah Suci tak lama setelah meninggal dunia.

Forum Zakat: ACT Bukan Organisasi Pengelola Zakat

Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

Suka Bentrok, Sultan Pernah Nasihati Warga Pendatang di Babarsari

Beberapa tahun lalu Sultan Jogja sudah mendatangi dan menasihati warga pendatang tersebut karena kasus yang sama. 

Geram Kerusuhan di Babarsari, Sultan Jogja: Tindak Tegas Pelakunya!

Sultan meminta kepolisian menindak tegas semua pelaku yang terlibat kasus kerusuhan di Babarsari.

UNS Solo Dapat Insentif Rp9 Miliar, Sarana Prasarana Kuliah Di-upgrade

Alokasi 40 persen untuk fakultas di UNS Solo ini dapat digunakan untuk perbaikan sarana prasarana penunjang perkuliahan.

UKW Solopos di Lampung: 17 Wartawan Kompeten, 3 Tak Lulus

Tujuh belas wartawan di Kabupaten Tubaba dinyatakan kompeten sebagai wartawan muda dan wartawan madya dalam UKW Solopos. 

Apa Itu Ras Melanesia? 80 Persen Penduduknya di Dunia Ada di Indonesia

Apa itu ras melanesia? Salah satu ras yang ada di Indonesia dan disebut-sebut 80 persen ras melanesia di dunia berada di Indonesia.

Sejarah Hari Ini: 5 Juli 2004, Pertama Pilpres RI Langsung

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 5 Juli.