Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Sragen

Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Sragen, Selasa (3/5/2022).

 Petugas gabungan mengevakuasi mayat di aliran Sungai Bengawan Solo, Dukuh Prayungan RT 030/010, Desa Kedungupit, Kecamatan/Kabupaten Sragen, Rabu (3/4/2022). (Istimewa/Dokumentasi PMI Sragen)

SOLOPOS.COM - Petugas gabungan mengevakuasi mayat di aliran Sungai Bengawan Solo, Dukuh Prayungan RT 030/010, Desa Kedungupit, Kecamatan/Kabupaten Sragen, Rabu (3/4/2022). (Istimewa/Dokumentasi PMI Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Dukuh Prayungan RT 030/ RW 010, Desa Kedungupit, Kecamatan/Kabupaten Sragen, Rabu (3/4/2022) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso, mengatakan, mayat tersebut diutemukn pengendara sepeda motor yang kemudian memberikan informasi kepada warga setempat, Daryono, 39.

PromosiIsu Strategis Penentu Kelancaran Pemilu 2024

Penemuan mayat tanpa identitas itu lantas dilaporkan ke Polsek Sragen. Aparat Polsek Sragen bersama Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Sragen, tim INAFIS Polres Sragen, dan tim medis Puskesmas Sragen poun langsung melakukan olah TKP

Adapun ciri-ciri korban berumur kira-kira 40 tahun, tinggi 155 sentimeter, memakai celana pendek warna hitam, mengenakan kaos merah, memakai bra, dan celana coklat.

“Hasil pemeriksaan dari luar yang dilakukan tim Inafis Polres Sragen, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Liburan, Yuk Wisata ke Museum Purba Sangiran Sragen

Ketua PMI Sragen, Ismail Joko Sutresno, menjelaskan timnya mendapatkan laporan penemuan mayat sekitar pukul 07.40 WIB. Selanjutnya petugas menyiapkan water rescue berkoordinasi dengan tim Call Center PSC 119 Sukowati serta petugas Posko Lebaran Sukarelawan Sragen di Markas PMI Sragen.

Dia mengatakan evakuasi dilakukan oleh sukarelawan gabungan dengan Landing Craft Rubber Boat Badan Penanggulangan Bencana Sragen. Jenazah dibawa ke RS dengan ambulans PMI Sragen.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

+ PLUS Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Berita Terkini

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Beda Cara Pengolahan, Beda Jenis Teh yang Dihasilkan

Ditentukan cara pengolahannya, teh secara umum dibagi menjadi empat jenis yakni teh hitam, teh hijau, teh oolong dan teh putih.

Petani Klaten Pernah Coba-Coba Tanam Kacang Hijau, Hasilnya Mengagetkan

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Di sisi lain, Sejumlah petani masih menyimpan keresahan di tengah pemerintah menggenjot produktivitas kedelai.

Mbok Karti, Pelopor Penjual Teh Tradisional di Kemuning Ngasgoyoso

UMKM teh rumaha di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, baru berkembang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Usaha ini dipelopori seorang wanita yang dikenal dengan nama Mbok Karti.

Sempat Tutup 2 Tahun Saat Pandemi, Begini Kondisi Umbul Susuhan Klaten

Pengunjung di tempat pemandian Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK, Ganjar Dapat Undangan? Ini Kata Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, menyampaikan pendapat apakah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan diundang saat pernikahan adik Presiden Jokowi-Ketua MK pada Kamis (26/5/2022).

Sampah Meluber di Tengah Jalan Usai CFD di Solo, Begini Respons DLH

DLH Kota Solo merespons keberadaan bak sampah plastik yang isinya meluber di tengah Jl. Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah seusai pelaksanaan Solo Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/5/2022).

Jukir Ngepruk Tarif Parkir di CFD Solo, Dishub: Tak Boleh Sembarangan

Dishub Kota Solo akan menindak tegas oknum juru parkir nakal yang terindikasi ngepruk tarif mahal di CFD.

Investor Swasta Lirik Potensi Wisata Wonogiri, Ini Respons Bupati Jekek

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, merespons kehadiran investor swasta di bidang wisata untuk ikut membangun destinasi wisata di wilayah tenggara Provinsi Jawa Tengah itu.

Video Viral Wali Kota Gibran Punguti Sampah di CFD Solo

Aksi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka memunguti sampah di kawasan CFD Solo viral di media sosial.

Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono Dimakamkan di Tanah Kelahiran Sragen

Jenazah mantan Bupati Wonogiri, Oemarsono, dimakamkan di tanah kelahiran Dukuh Cungul RT 035, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Senin (23/5/2022).

Ada Keluhan Mata, Rumah Sakit Mata Solo Siap Layani Kapan Pun

Rumah Sakit Mata, yang berada di Jl. Adi Sucipto No. 169 Solo tersebut terus berupaya memberikan layanan prima untuk masyarakat

Ada Kebijakan Pelonggaran, Bagaimana Nasib Penjual Masker di Sukoharjo?

Penjual masker di sejumlah kawasan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah optimistis penjualan tidak akan berkurang drastis meskipun pemerintah melonggarkan pemakaian masker di luar ruangan.

Ini Dia Partono, Sosok Ketua Forki Klaten Periode 2022-2026

Sekretaris Forki Klaten periode sebelumnya, Peltu AD (Purn) H. Partono, terpilih sebagai Ketua Forki Klaten periode 2022-2026.