Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Pencari Rumput di Boyolali

Mayat perempuan tanpa busana ditemukan seorang warga yang ingin mencari rumput di Karanggede, Boyolali.

 Proses evakuasi mayat tanpa busana yang ditemukan di Kali Lunyu, Dukuh Nglumpang, Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede, Rabu (1/12/2021). (Istimewa/Dok. Polres Boyolali)

SOLOPOS.COM - Proses evakuasi mayat tanpa busana yang ditemukan di Kali Lunyu, Dukuh Nglumpang, Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede, Rabu (1/12/2021). (Istimewa/Dok. Polres Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI – Seorang warga menemukan mayat tanpa identitas di tengah perjalanan mencari rumput di Dukuh Nglumpang, Desa Karangkepoh, Kecamatan Karanggede, Rabu (1/12/2021) pagi. Polisi membawa mayat perempuan itu ke RSUD Dr. Moewardi Solo untuk proses autopsi.

PromosiPelegalan Ganja di Thailand, Antara Blunder dan Solusi Kesehatan

Penemuan itu bermula saat Jumali, 58, warga Dukuh Nglumpang, Desa Karangkepoh hendak mencari rumput untuk pakan kambingnya di ladang, Rabu pagi, sekitar pukul 8.30 WIB. Ladang ini berlokasi di dekat Kali Lunyu.

Di tengah jalan ia melihat sesosok mayat perempuan tanpa busana di Kali Lunyu, Dukuh Nglumpang. Melihat mayat itu Jumali lantas menghubungi ketua RT setempat. Penemuan mayat perempuan ini juga dilaporkan kepada Kepala Desa dan Polsek Karanggede.

Baca Juga: Penemuan Mayat Bayi di Dalam Kardus Gegerkan Warga Nguter Sukoharjo

Polisi yang tiba di lokasi kejadian menemukan perempuan tanpa busana ini berada di tengah kali Lunyu dengan posisi membujur tersandar ke batu. Rambut mayat itu terkelupas dan wajahnya sulit dikenali.

“Ada luka di paha. Tidak ditemukan identitas. Usia diperkirakan sekitar 25 tahun dengan tinggi badan 150 sentimeter,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Eko Marudin, saat dihubungi Espos, Rabu (1/12/2021).

Ia menduga luka di paha itu berasal dari goresan dengan batu. Perempuan itu diperkirakan hanyut dari daerah hulu. Belum diketahui pasti kapan perempuan itu meninggal dunia. Mayat itu lalu dibawa ke RSUD Dr. Moewardi untuk proses autopsi.

Baca Juga: Seperti Ini Lokasi Penemuan Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Grobogan

“Dugaannya hanyut dari atas. Ciri khususnya tinggi sekitar 150-an sentimeter,” sambung dia.

Hingga kini, ia belum menerima laporan terkait warga yang kehilangan anggota keluarganya di daerah hulu Kali Lunyu. Ia mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga segera melapor kepada kepolisian.

Belum ada laporan kehilangan di daerah atas. Bagi yang kehilangan keluarga segera hubungi kepolisian,” imbau Eko.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

IDI Sukoharjo Pantau Perkembangan Kasus Harian Covid-19

Pemerintah diharapkan terus menggenjot capaian vaksinasi dengan target sasaran beragam kelompok masyarakat di Sukoharjo.

Siswa Positif Covid-19, PTM di 2 SMPN di Klaten Disetop

Terdapat satu siswa positif Covid-19 masing-masing di SMPN 1 Karangnongko dan SMPN 1 Kemalang Klaten.

Sopir Kaget Disalip Ditanjakan, Pikap Angkut Ribuan Telur Masuk Jurang

Mobil pikap pengangkut ribuan telur ayam yang dikemudikan warga Sukoharjo masuk jurang di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Hari Bhakti Imigrasi, Menkumham Yasonna Apresiasi Inovasi Keimigrasian

Menkumham Yasona meminta agar jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia terus meningkatkan Profesionalisme dan Integritas dalam menjalankan Tugas Negara.

8 Boks PJU di Sumberlawang Dibobol Maling, Dishub Rugi Jutaan Rupiah

Pencuri menggondol sejumlah perangkat dari delapan boks lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Sumberlawang-Purwodadi.

Disambati Bupati Sragen soal Kemiskinan, Ini Jawaban Wagub Taj Yasin

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyebut Sragen tidak masuk daerah dengan kemiskinan ekstrem di Jateng. Namun masuk zona merah di Jateng.

Prihatin Kasus Narkoba Tinggi, Kejari Solo Terjun ke Sekolah-Sekolah

Prihatin dengan angka kasus penyalahgunaan narkoba yang tinggi, Kejari Solo turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar untuk menjauhi narkoba.

14 Sertifikat Baru Lahan Terdampak JLT Sukoharjo Belum Terbit

Penerbitan sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan hak karena terdampak JLT Sukoharjo mengacu pada ketentuan yang diatur di bidang agraria dan tata ruang.

Bupati Sragen Sambat ke Wagub Soal Angka Kemiskinan yang Tak Juga Turun

Bupati Sragen sambat ke Wagub Jateng. Ia mengaku sudah mengeluarkan anggaran banyak untuk mengentaskan kemiskinan namun angkanya tidak turun, justru naik.

Jual Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Toko di Pasar Legi Solo Ini Diserbu

Toko Leo Jaya di lantai II Pasar Legi Solo diserbu pembeli yang antre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000/liter.

Jangan Macam-Macam, Kejari Karanganyar Kini Punya Satgas Mafia Tanah

Kejari Karanganyar telah membentuk Satgas Mafia Tanah sesuai instruki Kejaksaan Agung.

Dikeluhkan Warga, Tempat Karaoke di Wanglu Disegel Satpol PP Klaten

Penutupan itu dilakukan karena keberadaan karaoke dan kafe tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda).

Penyebab Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Diterapkan di Pasar di Boyolali

Diharapkan permasalahan harga minyak goreng di pasar tradisional dapat diselesaikan sehingga pedagang dapat menjual minyak dengan harga yang sama di toko retail.

Ribuan Tenaga Honorer di Karangamyar Terancam Nganggur

Para tenaga honorer di Karanganyar resah dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapuskan status mereka mulai tahun depan.

Bhayangkari Polres Wonogiri Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT

Bantuan hukum terhadap kasus KDRT seperti mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban dijamin oleh negara.

Kasus Narkoba, Polres Sragen Tangkap 2 Warga Karangmalang dan Sidoharjo

Dua warga ditangkap Polres Sragen terkait kasus narkoba. Satu tersangka terjerat kasus kepemilikan sabu-sabu, lainnya terjerat kasus kepemilikan obat terlarang.