Mayat Laki-Laki Ditemukan di Gunung Tebon Wonogiri
Anggota Polsek Pracimantoro tengah melakukan evakuasi penemuan mayat di Gunung Tebon, Dusun Duwet RT 004/RW 013, Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Selasa (19/5/2020). (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Mayat laki-laki ditemukan di Gunung Tebon, Dusun Duwet RT 004/RW 013, Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Selasa (19/5/2020) sekitar pukul 07.30 WIB.

Camat Pracimantoro, Warsito, mengatakan mayat tersebut ditemukan oleh Lasimin dan Boyadi. Keduanya merupakan warga Dusun Duwet RT 004/RW 013, Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro.

Sekitar pukul 07.30 WIB, Lasimin tiba di kawasan Gunung Tebon untuk mencari rumput. Tak lama kemudian, ia mencium bau menyengat. Ia kemudian mencari temannya, Boyadi, untuk mengetahui dan mencari apa yang menyebabkan bau menyengat.

Hasil Rapid Test Pedagang Pasar Juwangi Boyolali: 19 Orang Reaktif!

Setelah sampai di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di Gunung Tebon, mereka menemukan sosok mayat. Ditubuhnya masih melekat kaos merah panjang, celana putih dan sepatu karet berwarna putih.

Mereka lantas teringat bahwa salah seorang warga, Parimin, 63, warga Dusun Duwet RT 002/RW 012, Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro, telah hilang dari rumah sejak Senin (4/5/2020).

"Setelah dicek secara teliti, warna baju, celana dan sepatu korban sama persis dengan yang dipakai Parimin ketika meninggalkan rumah," kata dia kepada wartawan, Senin.

4.000-an PDP Meninggal, Angka Kematian Covid-19 Diduga Jauh Lebih Tinggi

Melihat kejadian tersebut, mereka melapor ke pemerintah desa dan Polsek Pracimantoro. Berdasarkan olah TKP yang dilakukan anggota Polsek Pracimantoro, ditemukan satu buah handphone Nokia warna hitam, satu buah senar tali ternak, satu potong bambu untuk memanggul rumput dan satu bilah sabit.

"Diduga korban saat mencabit rumput di TKP terjatuh. Kemudian kepalanya membentur batu hingga menyebabkan korban meninggal dunia," kata Warsito.

Penemuan Mayat Puhpelem

Sebelumnya, juga ada penemuan mayat perempuan di Puhpelem Wonogiri. Bahkan mayat ini sudah tinggal kerangka. Pada Sabtu (16/5/2020), warga Sambirejo, Puhpelem, Atmo Sutiyo, 60, menemukan mayat yang tingggal kerangka saat mencari dedaunan untuk pakan ternak.

Pembunuhan Mangkubumen Solo: Tusuk Selingkuhan Istri Hingga Meninggal, Warga Gentan Dipenjara 3,5 Tahun

Dia lalu pulang untuk menginformasikan temuannya kepada warga. Selanjutnya warga menginfomasikannya kepada aparat Polsek Puhpelem. Kapolres memimpin langsung proses evakuasi mayat tersebut. Tidak ditemukan kartu identitas atau surat lain yang menunjukkan identitas seseorang. Dompet pun tidak ada.

Polisi menduga mayat tergeletak di lokasi sejak lebih kurang dua bulan. Namun kini, polisi mulai bisa mengungkap identitas mayat tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho