Mayat Bayi Misterius di Sungai Sawur Sragen Masih Bertali Pusar
Personel BPBD Sragen membawa kantung jenazah berisi mayat bayi yang dievakuasi dari Sungai Sawur di Dukuh Winong RT 022, Desa Tunggul, Gondang, Sragen, Sabtu (6/3/2021). (Istimewa/BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN – Mayat bayi misterius yang ditemukan warga di Sungai Sawur dekat Bendung Winong, wilayah Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Sragen, akhirnya dievakuasi tim gabungan dari search and rescue (SAR) dan aparat kepolisian.

Bayi itu diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan tali pusar masih menempel pada perutnya. Seorang warga Winong, Tunggul, Gondang, Sragen, Sumadi, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (6/3/2021) sore, menyampaikan peristiwa itu bermula saat ada warga Winong yang hendak memancing di perairan Sungai Sawur dekat Bendung Winong itu. Dia mengatakan tiba-tiba warga itu kaget saat melihat mayat bayi itu.

“Warga itu lari ke perkampungan dan memberi tahu tetangganya bahwa di Sungai Sawur ada mayat bayi. Saya termasuk tetangga warga itu. Begitu dapat kabar itu, saya langsung menghubungi Polsek Gondang. Kejadian itu sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasinya berada di kedung di bawah Bendung Winong. Lokasi itu masuk Dukuh Winong RT 022, Desa Tunggul, Gondang, Sragen,” ujarnya.

Baca juga: Mayat Bayi Misterius Mengapung di Sungai Sawur Sragen

Sumadi mengatakan mayat bayi yang mengapung di Sungai Sawur itu sudah dievakuasi dan kemudian dibawa ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat dievakuasi sudah bau tetapi tidak terlalu menusuk. Tali pusarnya masih menempel. Kemungkinan itu baru lahir lalu dibuang ke sungai,” ujarnya.

Baca juga: KLB Partai Demokrat: Moeldoko Presiden 2024 Bergema

Dikira Boneka

Warga Winong lainnya, Suratno, menambahkan mayat bayi itu sempat dikira boneka oleh pemancing yang juga tetangganya itu. Dia mengatakan pemancing itu kaget begitu memastikan jika yang mengapung adalah mayat bayi.

“Ya, tali pusarnya masih ada. Kemungkinan lahir kemudian dibuang ke sungai. Kulit bayinya sudah kehitam-hitaman. Sekarang polisi, puskesmas, dan SAR sudah selesai evakuasi pada pukul 17.00 WIB,” katanya.

Baca juga: Diduga Serangan Jantung Saat Naik Motor, Warga Sragen Meninggal Nyemplung Parit

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Sugeng Priyono mengatakan mayat bayi itu dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sragen pada pukul 16.20 WIB. Dia mengatakan identitas bayi masih misterius.

“Pemancing itu bernama Saman, 63. Ya, memang Pak Saman sempat mengira boneka. Setelah didekati ternyata mayat bayi. Sekarang mayat itu di kamar mayat RSUD Sragen untuk identifikasi,” katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom