Menpora memerhatikan uang rupiah lawas di stan pameran Bank Indonesia Jateng dalam rangka ASG 2019. (Bisnis)

Semarangpos.com, SEMARANG — Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah turut meramaikan pergelaran pameran dalam rangka Asean Schools Games (ASG) 2019 yang digelar di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis-Rabu (18-24/7/2019).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Jawa Tengah Soekowardojo menyampaikan dalam acara kali ini BI Jateng menampilkan tiga stan, yakni Museum Bank Indonesia, Bank Indonesia Perwakilan Jateng, serta stan edukasi dan permainan. Edukasi yang dilakukan ialah serba-serbi perihal uang, mulai dari sejarah, gambar yang tertera di dalamnya, hingga cara perawatannya. Setelah mengetahui hal tersebut, diharapkan pengunjung dapat lebih merawat uang miliknya.

“Edukasi berupa dibuat tahun berapa, siapa di dalamnya, sejarahnya, cirinya, dan sebagainya. Tujuannya supaya mereka lebih mencintai lagi, sehingga cara merawatnya juga berbeda. Merawatnya tidak hanya memastikan keasliannya, tetapi juga melaksanakan 5 jangan,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (18/7/2019). Lima jangan dalam merawat uang yang dimaksud ialah jangan dicoret, jangan distaples, jangan diremas, jangan dibasahi, dan jangan dilipat. Dengan demikian, uang bisa lebih awet dan rapi.

Di stan Museum Bank Indonesia, ditampilkan juga uang lama Indonesia, mulai dari zaman penjajahan Belanda. Ada juga batangan emas, yang menandakan upaya bank sentral waktu dulu untuk menjaga nilai tukar uang. “Museum BI adalah salah satu unit kerja yang tugasnya mengomunikasikan apa yang dikerjakan BI, mulai dari zaman Belanda hingga sekarang. Intinya mengedukasi masyarakat, bahwa setiap negara memiliki bank sentral, dan ada tugas-tugas utamanya. Misalnya, bagaimana bank sentral dulu menjaga nilai uang dengan menyediakan batangan emas,” paparnya.

Pameran uang lawas dan batangan emas ini pun menarik perhatian pengunjung, salah satunya Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrowi. Menpora pun menyempatkan melihat rupiah model lama, dan berfoto sambil memegang batangan emas. Di arena edukasi dan permainan, ada kuis berhadiah bagi peserta yang bisa menjawab sejumlah pertanyaan mengenai uang. Stan ini sangat ramai dengan pengunjung, mulai dari orang tua hingga anak-anak.

“Ini memang menjadi upaya kami dalam mengedukasi, dengan menyasar ke segala usia. Medianya bisa lewat permainan seperti ini,” tutur Suko.

Selain itu, stan BI Jateng juga menyediakan jasa penukaran uang baru, baik untuk pecahan kecil maupun besar. Jadi, bagi Anda yang ingin tahu soal uang, melakukan permainan seru, mendapat hadiah, atau sekadar ingin menukarkan uang, Anda bisa mampir ke stan Bank Indonesia Jateng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten