Mau Ikut Pameran Inacraft 2018? Begini Caranya

Mau Ikut Pameran Inacraft 2018? Begini Caranya

SOLOPOS.COM - Pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (JIBI/Solopos/Dok.)

Dinkop UMKM Solo membuka pendaftaran untuk menjadi peserta Inacraft 2018.

Solopos.com, SOLO—Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Dinkop dan UMKM) Solo membuka pendaftaran untuk menjadi peserta Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), pada 25-29 April 2018.

Kepala Dinkop dan UMKM Solo, Nur Haryani, menyampaikan pendaftaran telah dibuka sejak lima hari lalu dan akan ditutup di akhir Februari 2018 kemudian dilanjutkan akurasi yang dimulai awal Maret 2018. Ia menjelaskan proses pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan mengirim berkas ke dinkopska@gmail.com atau secara offline dengan datang langsung ke kantor. (baca: Potensi Besar Menanti UMKM Solo lewat Transaksi Nontunai)

Persyaratan yang dibutuhkan di antaranya surat permohonan, fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) Solo, fotokopi surat izin usaha perdagangan (SIUP) atau tanda daftar perusahaan (TDP) atau izin usaha mikro kecil (IUMK), fotokopi akte pendirian perusahaan/usaha, company profile, foto produk, dan foto proses produksi. Selain itu, usaha yang dimaksud minimal sudah berjalan tiga tahun. Hal ini untuk menjamin keberlangsungan usaha.

“Pemkot Solo menyediakan 10 stan untuk pameran multiproduk. Namun, jumlah UMKM yang digandeng belum ditentukan karena satu stan bisa digunakan lebih dari satu UMKM,” kata Nur saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2018).

Lebih lanjut ia mengungkapkan pendaftaran dan stan ini gratis, tapi akomodasi pengusaha ditanggung secara mandiri. Dalam hal ini hanya stan dan pengiriman barang yang menjadi tanggungan Pemkot.

Di sisi lain, Dinkop dan UMKM Solo juga membuka pendaftaran pameran saat pelaksanaan Solo Great Sale (SGS) 2018. Saat ini pihaknya sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo untuk menyewa salah satu titik untuk pameran produk.

“Pemkot memfasilitasi UMKM mengikuti pameran untuk mempromosikan produk. Hal ini diharapkan dapat membuat UMKM naik kelas,” paparnya.

Menurutnya, cukup banyak UMKM yang naik kelas. Akan tetapi, bermunculan UMKM baru sehingga semula tercatat ada 3.000 usaha dari sebelumnya 2.900 usaha. Adanya usaha baru ini terus didorong melalui berbagai macam pelatihan yang diadakan. Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM juga memberikan bantuan pemodalan melalui program start up capital.

Tahun lalu ada tujuh UMKM di Solo yang bisa mendapatkan dana bantuan senilai Rp13 juta-Rp17 juta ini. Pengajuan memang dilakukan secara online, tapi diharapkan pelaku UMKM berkoordinasi dengan dinas karena harus melampirkan surat rekomendasi.

“Kami juga mendorong pengembangan klaster berbasis komunitas, diantaranya kain lukis di Sangkrah, tahu tempe di Mojosongo, sangkar burung di Kadipiro, konveksi di Serengan, dan batik di Laweyan. Pengembangan klaster lebih didorong karena kalau berkembang bersama lebih mudah,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tragis! 3 Orang Di Garut Tewas Tenggelam di Septic Tank

Septic tank diperkirakan mengandung gas beracun membuat para korban lemas dan tidak sadarkan diri dan meninggal.

Ucapkan Selamat Ulang Tahun, AHY-Anies Makin Mesra?

Hubungan Agus Harimurti Yudhoyono dan Anies Rasyid Baswedan atau AHY-Anies semakin mesra setelah pertemuan tertutup Kamis (6/5/2021) sore.

TWK Alih Status Pegawai KPK Dinilai seperti Tes terhadap PKI

Nursyahbani Katjasungkana, mengatakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sama seperti mengetes terhadap seseorang yang diduga terlibat Partai Komunis Indonesia atau PKI.

54 Perusahaan di Jateng Diadukan Soal THR, Banyak di Solo & Semarang

Perusahaan yang diadukan itu mayoritas berjenis padat karya di bidang garmen atau tekstil.

Tak Pakai Masker Hingga Uyel-Uyelan, Banyak Warga Abai Prokes Di Pasar & Mal Sukoharjo

Petugas patroli Satpol PP Sukoharjo menemukan masih banyak masyarakat yang abai prokes saat berbelanja di mal maupun pasar tradisional.

Wali Kota Solo Abaikan Kebijakan Pusat, Dishub Jateng Tutup Mulut...

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengabaikan larangan mudik lokal atau mudik sesuai pemerintah pusat dan Dishub Jateng.

Terpaksa Mudik? Ini Syarat dan Cara Membuat Surat Keterangan Bebas Covid-19

Pelaku perjalanan yang dikhususkan bagi yang dikecualikan harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SKIM) dan Surat Bebas Covid-19 dengan menggunakan tes PCR atau Rapid Test Antigen maupun GeNose C19.

IDI Pusat Apresiasi Produk Eucalyptus Peneliti Kementan

Hasil penelitian Eucalyptus yang dilakukan sangat luar biasa dan berkembang dengan sangat baik.

Viral Pria Ngeyel Pakai Kursi Roda di Tengah Jalan Widuran Solo, Bisa Picu Kecelakaan Maut

Pria pengguna kursi roda di Solo ini membuat pengguna jalan lain cemas. Dia kerap berada di tengah jalan dan memicu kecelakaan maut.

Bupati Karanganyar: Takbiran Keliling Dilarang, Takbiran di Masjid Saja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, melarang takbiran keliling. Sebagai gantinya takbiran hanya boleh dilakukan di dalam masjid dan musala.

Dinkopnaker Boyolali Klaim Masalah THR Pan Brothers Sudah Tuntas

Dinkopnaker Boyolali mengklaim masalah pembayaran THR yang diprotes karyawan PT Pan Brothers sudah selesai melalui kesepakatan bersama.

Seorang Anggota DPRD Grobogan Ditangkap Polisi Gegara Ganja

Pengakuan tersangka menggunakan barang haram tersebut karena selama ini mengalami gangguan sulit tidur.