Tutup Iklan

Mata Najwa Metro TV Batal Hadir di UNS Solo

Mata Najwa Metro TV Batal Hadir di UNS Solo

SOLOPOS.COM - Panggung Mata Najwa Metro TV di Stadion UNS Solo, Minggu (2/10/2016) ambruk karena hujan deras dan angin kencang. (Facebook)

Mata Najwa Metro TV batal hadir di UNS Solo.

Solopos.com, SOLO -- Program talkshow Mata Najwa Metro TV batal hadir di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat-Sabtu (7-8/10/2016). Pembatalan tersebut terkait dengan cuaca ekstrem yang menerjang wilayah Jawa Tengah (Jateng) khususnya Solo.

Sejak akhir pekan lalu sekitar 40 kru Metro TV telah tiba di UNS Solo, untuk menyiapkan berbagai persiapan teknis. Panggung Mata Najwa juga didirikan. Hujan deras dan angin kencang Minggu (2/10/2016), menyebabkan panggung yang telah disiapkan ambruk.

Pembatalan tayangan Mata Najwa Metro TV Mata Najwa On Stage UNS Solo dikirimkan lewat email kepada seluruh penonton yang sebelumnya telah mendaftar.

Dalam email tersebut, host Mata Najwa Metro TV, Najwa Shihab mengatakan dalam setiap penyelenggaraan Mata Najwa on Stage, keamanan dan kenyamanan penonton adalah prioritas utama termasuk memperhitungkan faktor cuaca.

"Di Solo beberapa hari terakhir ini seperti yang teman-teman alami sendiri, terjadi cuaca ekstrem dengan hujan lebat, petir dan angin kencang. Informasi yang kami terima dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah menyebut bahwa anomali cuaca masih akan terus berlanjut hingga pekan depan," jelasnya.

Kondisi tersebut, ujarnya, menyebabkan Metro TV harus mengambil keputusan yang tidak mudah. "Demi kenyamanan dan keamanan penonton, dengan berat hati kami memutuskan untuk menunda pelaksanaan Mata Najwa on Stage Solo hingga waktu yang belum bisa kami tentukan."

Dalam email itu, Najwa Shihab juga memogon maaf sebesar-besarnya atas penundaan talkshow tersebut. Mata Najwa Metro TV juga mengucapkan terima kasih kepada pendaftar yang sedianya akan hadir dalam acara tersebut.

"Segenap keluarga besar Metro TV juga merasakan kekecewaan yang mendalam dan berharap teman-teman bisa memahami penundaan ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada UNS Solo untuk kerja sama yang luar biasa serta segenap pihak yang telah mendukung persiapan pelaksanaan Mata Najwa on Stage," jelasnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat Solo tetap memberikan dukungan agar Mata Najwa on Stage di Solo dapat terwujud sesegera mungkin dalam situasi yang lebih kondusif. "Dukungan dan antusiasme teman-teman selalu menjadi semangat kami untuk saling berbagi inspirasi," pungkasnya.

Mata Najwa Metro TV on Stage sedianya akan hadir pada Sabtu (8/10/2016) pukul 18.00-22.00 WIB. Rangkaian acara digelar sejak Jumat (7/10/2016).

Program talkshow yang pernah menyabet beberapa penghargaan itu akan menghadirkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, anggota DPR dari Partai Demokrat Ruhut Sitompul, politisi Fahri hamzah, Viktor Laiskodat, Nusron Wahid, Hasto Kristiyanto.

Acara tersebut juga akan dimeriahkan band Musikimia dan penyanyi Kunto Aji.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.