Masuk Daftar Orang Terkaya di AS, Segini Harta Bos Moderna

Bos Moderna untuk kali pertama masuk daftar orang terkaya di Amerika Serikat (AS). Ia tak sendiri, co-founder Moderna dan investor awal Moderna juga masuk daftar itu.

 Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Solopos.com, CAMBRIDGE — Bos Moderna untuk kali pertama masuk daftar orang terkaya di Amerika Serikat (AS). Ia tak sendiri, co-founder Moderna dan investor awal Moderna juga masuk daftar itu.

PromosiPemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024

Berdasarkan data Forbes 400, yang dilansir Liputan6.com, Kamis (14/10/2021), chairman Moderna, Noubar Afeyan, tercatat memiliki harta US$5 miliar (Rp71 triliun).

Afeyan merupakan pria keturunan Armenia. Keluarganya mengungsi di AS akibat perang Lebanon. Kepemilikan saham Afeyan lebih tinggi dari CEO Moderna, Stéphane Bancel, yang berbasis di Eropa.

Baca Juga: Gawat Nih! Tingkat Oksigen Bumi Perlahan Turun, Lautan akan Kering

Selanjutnya, ada Robert Langer dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Ia merupakan co-founder Moderna dan kekayaannya mencapai US$ 4,9 miliar (Rp69,6 triliun).

Masih di bidang akademis, ada nama Timothy Springer yang merupakan profesor di fakultas kedokteran Universitas Harvard. Springer merupakan salah satu investor awal Moderna.

Harta Springer yang tercatat Forbes 400 mencapai US$ 5,9 triliun (Rp83,8 triliun). Ia memiliki 3,5 persen saham di Moderna, namun Springer sudah lama sukses di industri bioteknologi.

Baca Juga: Lagi Naik Nih, Simak Harga Emas Antam Kamis 14 Oktober 2021

Sebelumnya, CEO Moderna, Stéphane Bancel, memprediksi pandemi Covid-19 akan berakhir pada September 2022. Kehidupan diprediksi sudah kembali normal. Ia juga memprediksi akan ada cukup vaksin Covid-19 bagi semua orang di bumi pada 2022.

“Pada pertengahan 2022 akan ada cukup dosis untuk memvaksinasi semua orang di dunia ini,” ujarnya dalam wawancara dengan Neue Zürcher Zeitung, dikutip Jumat (24/9/2021).

Bancel sempat menyinggung kemungkinan perlunya vaksinasi Covid-19 rutin, terutama bagi lansia. Hal itu berkaca ketika pandemi “Flu Rusia” terjadi di akhir abad ke-19.

Tetapi, pihaknya mengaku sedang mengembangkan vaksin yang cukup perlu satu suntik. Ketika ditanya di akhir wawancara apakah berarti pada paruh akhir 2022 kehidupan bisa kembali normal dari Covid-19, Bancel memberikan jawaban positif. “Dalam setahun ke depan, asumsi saya,” ucapnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Axiata dan XL Axiata Mengambil Alih 66,03% Saham Link Net

Rencana Pengambilalihan ini memperkuat langkah strategis Axiata ke segmen layanan fixed broadband yang selama ini masih terbuka luas.

Alfamart dan Nestlé Ajak UKM Bangkit di Festival UKM Sabang-Merauke

Festival UKM ini merupakan upaya Alfamart dan Nestlé untuk membantu dan memberdayakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Indonesia.

Jarang Dipakai, Mobil-Mobil Milik Warga Eks Miliarder Tuban Rusak

Setelah sempat menjadi 'crazy rich', warga Tuban kini dikabarkan bangkrut karena dana hasil ganti untung pembebasan lahan yang akan digunakan untuk proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban telah habis.

Ini Dia 5 Inspirasi Model atasan Batik Kekinian

Jika Anda masih bingung memilih baju atasan yang bagus, Anda bisa simak 5 inspirasi model atasan batik kekinian berikut ini

Pentingnya Pengembangan Model-Model Bisnis demi Optimalkan Investasi

Optimisme sektor industri terus terlihat pada Triwulan IV tahun 2021 dengan kembalinya PMI Manufaktur di level ekspansif dengan capaian 53,5.

Rekomendasi Tempat Wisata Air di Kuta yang Wajib Dikunjungi!

Untuk pemilihan akomodasi mulai dari hotel, hingga resort Anda bisa percayakan pada situs booking hotel terbaik yaitu Traveloka.

Sinergi BRI dengan KAI, Kelola Dana Lewat Fasilitas Notional Pooling

PT BRI Persero Tbk. memperluas dan mengembangkan layanan perbankan dengan sinergi perusahaan BUMN lain lewat fasilitas Notional Pooling.

Anjlok Nih! Cek Yuk Harga Emas Pegadaian, Jumat 28 Januari 2021

Geliat harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Jumat (28/1/2022) ini terpantau turun untuk emas Antam dan UBS ukuran tertentu.

Miliader Kini Bangkrut, Warga Tuban Tak Dibekali Cara Mengelola Uang?

Sempat menjadi 'crazy rich', warga Tuban kini dikabarkan bangkrut karena dana hasil ganti untung pembebasan lahan yang akan digunakan untuk proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban telah habis.

Para Eks Miliarder Tuban Demo Minta Pekerjaan, Ini Tanggapan Pertamina

Setelah sempat menjadi miliarder karena mendapatkan ganti untung lahan, sejumlah warga di Tuban kini dikabarkan menuntut untuk mendapatkan pekerjaan dalam proyek itu.

+ PLUS Pemerintah Yakin Nasib Restrukturisasi Garuda akan Berakhir Baik

Pemerintah yakin proses restrukturisasi PT Garuda Indonesia Tbk. lewat payung hukum perpanjangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) akan berakhir baik seperti Philippine Airlines.

Kasus Meningkat, Varian Omicron akan Pengaruhi Ekonomi Indonesia?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron yang berpotensi memengaruhi kinerja ekonomi kuartal I-2022.

Embrio, Strategi BRI Ciptakan Talenta Digital Inovatif dan Tangguh

Melalui program Embrio ini, diharapkan muncul ide-ide ‘radikal’ dari Insan BRIlian yang dapat menjadi solusi untuk pertumbuhan bisnis BRI. 

Utang RI Paling Terkendali, Ini Perbandingannya dengan Negara Lain

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan defisit fiskal dan utang Indonesia selama pandemi termasuk yang paling terkendali dan produktif.

Demi Fokus ke Lima Unit Bisnis, Unilever akan PHK 1.500 Karyawan

Unilever akan merampingkan model usahanya menjadi 5 unit bisnis. Hal ini berimbas pada pengurangan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.500 karyawan secara global.