Aa Gym komentari perilisan 200 mubalig (Instagram @aagym)

Solopos.com, JAKARTA – Pimpinan Pondok Pesantren Tauhid Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym ikut mengomentari -harusnya-kemenag-rilis-mubalig-yang-dilarang">perilisan 200 mubalig oleh Kementerian Agama (Kemenag). Aa Gym meminta daftar mubalig tersebut dievaluasi.

Lewat akun media sosialnya, Aa Gym mengatakan -ada-abdul-somad-pks-pertanyakan-daftar-mubaligh-kemenag">rujukan 200 mubalig sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pimpinan ormas Islam.

"Sehingga kelak dapat menghasilkan kebijakan yang adil dan didukung oleh umat," tulisnya, seperti dikutip Antara, Selasa (22/5/2018).

Kendati dirinya masuk dalam 200 mubalig rujukan -tegaskan-perilisan-nama-mubalig-bukan-standardisasi">Kemenag, namun Aa Gym mengaku merasa gundah. Kegundahan tersebut ia sampaikan mengingat masih banyak guru-guru serta sahabatnya yang juga memiliki pengalaman yang lebih ketimbang dirinya namun tak masuk dalam daftar tersebut.

"Apalagi melihat guru-guru dan sahabat-sahabat yang tak diragukan lagi keilmuan, kecintaan, dan perjuangan untuk negeri tercinta ini, belum ada dalam daftar itu," katanya.

Aa Gym pun mengutip Surat Al Hujurat Ayat 10-12 yang isinya mengingatkan sesama mukmin adalah bersaudara dan harus menjauhi prasangka buruk. Ia pun beranggapan hal ini merupakan ujian di bulan Ramadan.

"Ini adalah ujian bagi kita bersama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, untuk terus semangat menjalin ukhuwah, saling menasehati dalam kebenaran dan saling berwasiat dalam kesabaran. Semoga Allah menuntun kita semua, agar bisa memiliki hati dan sikap terbaik dalam menyelesaikan berbagai masalah ummat dan negeri ini, Aamin," tulisnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten