Masjid Ini Segera Dirobohkan karena Jadi Penghalang Tol Semarang-Batang

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, SEMARANG – Jalan tol Semarang-Batang ruas Kaliwungu-Krapyak sebentar lagi bakal difungsionalkan guna mengantisipasi kemacetan arus mudik saat Lebaran 2018. Meski demikian, pembangunan ruas tol itu belum sepenuhnya selesai karena masih terkendala sebuah bangunan permanen yang berdiri kukuh di tengah lokasi proyek tersebut.

Bangunan itu tak lain adalah Masjid Baitul Mustaghfirin di Kampung Bringin Kulon, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Bagunan itu hingga kini masih digunakan sebagai tempat peribadatan bagi umat muslim di wilayah tersebut. Meski pun, di samping kanan maupun kiri masjid itu berlalu-lalang truk maupun alat berat proyek jalan tol.

Pantauan Semarangpos.com, tidak ada lagi bangunan lain di sekitar masjid bercat hijau itu. Ruas tol di sekeliling masjid juga sudah selesai dikerjakan.

Seorang pengurus Masjid Baitul Mustaghfirin, Nur Qosyim, mengatakan masjid itu selama ini menjadi urat nadi masyarakat setempat sebagai tempat beribadah. Bahkan, masjid itu selalu digunakan untuk ibadah salat Jumat dengan jumlah jemaah mencapai puluhan orang.

Kendati demikian, dia dan warga sekitar telah merelakan jika masjid itu dirobohkan demi kelancaran pembangunan tol Semarang-Batang. Asalkan, pihak pengembang proyek tol membangun masjid pengganti yang lokasinya masih berada di wilayah Kampung Bringin.

“Kami sebenarnya bingung, Masjid Baitul Mustagfirin akan segera dirobohkan. Tapi, masjid penggantinya belum selesai dibangun. Padahal, kesepakatan awal [antara warga dengan pelaksana proyek tol] masjid boleh dirobohkan asal masjid penggantinya sudah ada,” ujar Qosyim saat dijumpai Semarangpos.com di rumahnya, beberapa waktu lalu.

Qosyim menambahkan pembangunan masjid pengganti saat ini memang telah menunjukkan progres. Namun, ia sanksi pembangunan masjid itu bisa selesai dalam jangka waktu satu bulan.

Padahal, sampai akhir April ini pengelola masjid diberi tengat waktu untuk mengosongkan semua barang-barang. Hal itu lantaran kawasan tersebut akan dibangun jalan tol agar bisa difungsionalkan sebelum Lebaran 2018.

Sementara itu, Direktur Jasa Marga Semarang-Batang, Arie Irianto, mengatakan telah berkoordinasi dengan para pengelola Masjid Baitul Mustaghfirin untuk menggunakan lahan sebagai jalan tol Semarang-Batang.

Pihaknya juga berjanji mempercepat pembangunan masjid pengganti sehingga bisa digunakan sebagai sarana beribadah bagi warga sekitar.

"Kami sudah koordinasi dengan nadzir dan tamirnya karena mereka ingin aktivitas ibdaah salat Jumat tidak terhenti. Alternatifnya, kita sewakan atau bangun penggantinya segera," terang Arie. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.

Hampir Sebulan Banjir Rendam Jalan Trans Kalimantan, Kendaraan Antre Melintas

Banjir merendam jalan nasional sepanjang 2,5 kilometer sejak Senin (30/8/2021)

Resmi! Eks Mensos Juliari Batubara Jadi Penghuni LP Tangerang.

Bila harta Juliari tidak mencukupi, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.

Yuk Buka Tabungan Secara Digital Melalui OCTO Savers CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mengakselerasi kapabilitas fitur dan layanan aplikasi digital banking OCTO Mobile untuk kemudahan nasabah.

Persis Solo Siapkan 3 Desain Jersey Penuh Filosofi

Bryan Barcelona mengatakan setiap desain jersey memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan sejarah Persis maupun identitas tim sebagai klub dari Solo.

Menimba Air, Warga Tasikmadu Karanganyar Temukan Jasad Orang di Dalam Sumur

Jasad warga Pandeyan, Tasikmadu, Karanganyar, ditemukan di dalam sumur oleh tetangga rumah kontrakannya, Kamis (23/9/2021).

Ini Dia Galaxy M22, HP Baru Samsung Harga Rp2 Jutaan

Samsung Galaxy M22 resmi hadir di Indonesia dan bakal dijual secara flash sale akhir bulan nanti.

Bersepeda, Wali Kota Madiun Semangati Warga dan Salurkan Bantuan

Kegiatan bersepeda itu selain menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat juga untuk memastikan warga patuh protokol kesehatan.

Satpol PP Wonogiri Kurangi Patroli PPKM pada Malam Hari, Ini Alasannya

Satpol PP Wonogiri mengurangi patroli keliling pada malam hari selama PPKM level 3 namun lebih intensif pada siang hari.

Waduh! Squid Game Dianggap Jiplakan As the Gods Will, Bagaimana Faktanya?

Drama Korea teranyar Netflix, Squid Game, dituduh jiplakan film Jepang, As the Gods Will.

Resmi Diperkenalkan di Jateng-DIY, All New Honda BR-V Siap Mejeng di Solo dan Jogja

All New Honda BR-V dengan 5 varian dan pilihan warna ini dibanderol dengan harga on the road (OTR) di Jateng-DIY mulai Rp260 juta.

Gapoktan Jateng Berkomitmen Kuatkan Lumbung Pangan Masyarakat

Menjaga ketersediaan dan akses pangan perlu dilakukan dengan penguatan cadangan pangan melalui kegiatan lumbung pangan masyarakat (LPM).

Wuzz! Puting Beliung Sapu Kerjo Karanganyar, Atap 3 Rumah Warga Beterbangan

Atap tiga rumah warga Desa Tawangsari, Kerjo, Karanganyar, beterbangan disapu puting beliung yang melanda wilayah itu, Kamis (23/9/2021).

Berstatus Ayah-Anak, Gibran Ternyata Juga Mesti Buat Janji Dulu untuk Ketemu Presiden Jokowi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ternyata mesti membuat janji dulu jika ingin bertemu ayahnya, Presiden Jokowi.

Dari Teman, Kini SBY dan Yusril Saling Berhadapan

Yusril berpendapat jangan ada partai yang dibentuk dan dikelola 'suka-suka' oleh para pendiri atau tokoh-tokoh penting yang dilegitimasi oleh AD/ART.