Masih Pro-Kontra, Pembangunan Masjid Sriwedari Diresmikan Senin (5/2/2018)

Masih Pro-Kontra, Pembangunan Masjid Sriwedari Diresmikan Senin (5/2/2018)

SOLOPOS.COM - Pengendara sepeda motor melintas di dekat lahan bekas THR Sriwedari, Solo, Selasa (9/1/2018). Pemkot Solo akanmembangun Masjid Taman Sriwedari di lahan tersebut. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)

Pembangunan Masjid Taman Sriwedari akan diresmukan pada Senin (5/2/2018).

Solopos.com, SOLO -- Meskipun masih diwarnai pro kontra, persiapan pembangunan Masjid Taman Sriwedari tetap jalan terus. Bahkan, peletakan batu pertama pembangunan masjid akan dilaksanakan pada Senin (5/2/2018) mendatang.

Rangkaian zikir dan pengajian akbar akan mengawali seremoni tersebut. Koordinator Humas Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari, M. Dian Nafi, mengatakan zikir akan dilaksanakan pada Minggu (4/2/2018).

“200 anak yatim diundang dalam pengajian Minggu mulai pukul 07.00 WIB,” kata Dian Nafi saat jumpa pers kepada wartawan di rumah dinas (rumdin) wakil wali kota (Wawali) Achmad Purnomo, Jumat (2/2/2018) sore.

Pengajian akan dilanjutkan pada malam harinya. Pengajian akbar diperkirakan diikuti 3.000 warga ini digelar bersama ulama kondang KH Doeri Asyari dari Semarang. Zikir dan pengajian dilaksanakan agar pembangunan masjid yang diawali dengan peletakan batu batu pertama pada Senin mendatang berjalan lancar.

Sesuai rencana peletakan batu pertama pembangunan masjid dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Batu akan diletakkan di titik soko guru utama, yang berada di sisi barat-utara,” kata Dian Nafi.

Terkait pro dan kontra pembangunan masjid di Sriwedari, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari sekaligus Wawali Solo Achmad Purnomo mengatakan siap menerima masukan dari manapun. Yang jelas pembangunan masjid sudah berdasarkan perencanaan matang dan sesuai dengan keinginan masyarakat Solo. Baca juga: DSKS Tolak Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo.

Sebagaimana diketahui Masjid Taman Sriwedari akal dibangun di lahan seluas 17.200 meter persegi, dengan bangunan utama seluas 4.330 meter persegi. Bangunan itu terdiri dari lantai atas seluas 2.165 meter persegi dan lantai dasar seluas 2.165 meter persegi.

Tempat ibadah di tepi ruas jalan utama Kota Solo tersebut didesain mampu menampung jemaah sebanyak 7.680 orang. Masjid ini nantinya dilengkapi lima menara, di mana satu menara menjadi menara tertinggi yakni 114 meter sesuai jumlah surat dalam Alquran.

Berita Terkait

Berita Terkini

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).

Inilah Tanda-Tanda Ban Sepeda Motor Harus Diganti

Rider sepeda motor wajib mengetahui kondisi ban saat berkendara karena ban menjadi salah satu komponen inti yang memberikan jaminan keselamatan.  

Gempa M 7,2 Guncang Nias

Gempa Bumi bermagnitudo (M) 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatra Utara, Jumat (14/5/2021)

Warga Wonogiri Diimbau Silaturahmi Virtual, Tapi Banyak yang Masih Tatap Muka

Tradisi silaturahmi secara tatap muka pada momentum Lebaran tidak bisa sepenuhnya hilang, meski masyarakat sudah diimbau untuk melaksanakannya secara virtual.