Masih PPKM, 4 Hajatan di Grobogan Dihentikan Satgas Covid-19

Satgas Covid-19 empat acara hajatan yang digelar di lokasi berbeda di Kecamatan Kradenan dan Kecamatan Gubug di saat PPKM Level 4.

 Satgas Covid-19 Kecamatan Kradenan menghentikan hajatan pernikahan yang digelar warga, Kamis (22/7/2021). (Solopos.com-Polres Grobogan)

SOLOPOS.COM - Satgas Covid-19 Kecamatan Kradenan menghentikan hajatan pernikahan yang digelar warga, Kamis (22/7/2021). (Solopos.com-Polres Grobogan)

Solopos.com, PURWODADI – Satgas Covid-19 di Kabupaten Grobogan menghentikan empat acara hajatan yang digelar di lokasi berbeda di Kecamatan Kradenan dan Kecamatan Gubug di saat PPKM Level 4, Kamis (22/7/2021).

Empat acara hajatan yang dihentikan itu tiga berada di Kecamatan Kradenan dan satu lagi berada di Kecamatan Gubug. Penghentian ini mengingat saat ini masih pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.

Kapolsek Kradenan AKP Lamsir menjelaskan tiga acara hajatan di wilayahnya terpaksa dihentikan. Yakni hajatan yang digelar di rumah Warsono, 45, dan di tempat Maryanto. Kedua hajatan tersebut berada di Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan, Grobogan. Kemudian Satu lagi hajatan di rumah Jardi, 52, di Desa Simo.

Baca juga: PPKM Darurat, Pemkot Semarang Klaim Sudah Salurkan BST 96 Paket Sembako

Penghentian hajatan di Kradenan, Grobogan tersebut, bermula ketika ada informasi dari masyarakat sekira pukul 09.30 WIB. Dua hajatan pernikahan di Desa Rejosari dan satu di Desa Simo. Satgas Covid-19 Kradenan kemudian mendatangi lokasi.

Acara hajatan dihentikan langsung, karena dinilai melanggar Instruksi Mendagri Nomor 22 tahun 2021. Yakni tentang PPKM Level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Serta Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan Nomor 360/2704/2021 tentang PPKM Darurta pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Grobogan.

Kendati demikian, menurut AKP Lamsir, Satgas Covid-19 sebelum menghentikan acara menyampaikan penjelasan kepada penyelenggara hajatan. Di mana sesuai peraturan kegiatan pesta hajatan itu harus dihentikan sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Grobogan.

Baca juga: Bangga, Siswa SMAN 1 Purwodadi Wakil Jateng di Paskibraka Nasional

Menerima Penghentian Hajatan di Grobogan

“Tindakan bersifat persuasif, sehingga setelah mendengar penjelasan petugas, tuan rumah menerima penghentian hajatan tersebut. Selain itu kami juga melakukan swab antigen secara acak kepada 16 orang di acar itu, hasilnya negative,” ujarnya.

Satgas Covid-19 Kecamatan Gubug juga menghentikan kegiatan hajatan di Desa/Kecamatan Gubug. Hajatan digelar di rumah Marmin akhirnya dihentikan karena masih PPKM Level 4.

“Ada pemasangan tratak di hajatan tersebut namun, tidak menggelar hiburan. Kendati demikian tetap kita hentikan secara humanis dan persuafif,” jelas Kapolsek Gubug, AKP Sutikno.

 

 

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Waduh, 6,5 Juta Penduduk di Jateng Belum Jadi Peserta BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan berinovasi dengan menyediakan layanan secara online. Salah satunya melalui aplikasi Mobile JKN.

Seleksi Bintara TNI AD Kodam IV Diponegoro Sisakan 238 Pendaftar

Ratusan pendaftar calon bintara PK TNI AD menjalani pantukhir di Aula Jenderal Sudirman Rindam IV Diponegoro, Magelang.

69 Orang Terkonfirmasi Covid-19, Klaster PTM di Jateng?

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah memunculkan klaster Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng).

Nikmatnya Sate Bumbon Khas Kendal, Bumbu Rempahnya Nampol Lur!

Kuliner khas Kedal sate bumbon mirip dengan sate maranggi, hanya saja kekuatan rasanya adalah manis dan gurih.

Duh, Vaksinasi 4 Daerah di Jateng Ini Masih Lemot

Empat daerah disebut Gubernur Ganjar Pranowo capaian vaksinasinya masih di bawah daerah lain di Jateng.

Ganjar Pranowo Dijuluki George Clooney Versi Jawa, Begini Profilnya

Begini profil Ganjar Pranowo yang dijuluki sebagai George Clooney dengan kearifan lokal.

Dibayangi Ancaman Sanksi PDIP, Begini Respons Ganjar

PDIP menebar ancaman akan memberi sanksi kepada anggotanya yang dideklarasikan jadi capres. Ancaman itu diyakini tertuju pada Ganjar Pranowo.

Sego Megono Khas Pekalongan Versi Sehat Cocok Buat Diet, Yuk Coba

Kuliner khas Pekalongan berupa sego megono kini ada versi sehatnya yang cocok untuk diet dengan jenis nasi yang berbeda.

Sepekan, Polda Jateng Amankan 900 Gram Sabu-Sabu

Ditresnarkoba Polda Jateng berhasil menggagalkan peredaran total 900 gram sabu-sabu yang dilakukan lima tersangka dari lokasi yang berbeda.

Fadia Arafiq, Pedangdut dan Putri A Rafiq yang Jadi Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan adalah putri mendiang pedangdut senior A. Rafiq ini yang melejit karena single-nya yang berjudul Cik Cik Bum pada tahun 2000 silam.

Sudah Alami Kecelakaan, Belasan Pegawai RSUD Terancam Sanksi dari Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, akan meminta keterangan terkait kecelakaan bus pariwisata yang ditumpangi belasan pegawar RSUD Wongsonegoro saat piknik di masa PPKM. Mereka terancam sanksi.

Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah berupaya menyalip truk di depannya di jalan lingkar utara Grobogan.

Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Mahasiswa KKN UNS Tim 28 mengajarkan pembuatan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan pestisida nabati di Dukuh Beran, Randublatung, Blora.

Masuk Mapolda Jateng Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tidak hanya tamu namun juga seluruh anggota polisi yang masuk ke Mapolda Jateng.

Murah Meriah! Tiket Masuk Grand Canyon Versi Hitam di Pekalongan Cuma Rp5.000

Disebut sebagai Black Canyon dikarenakan tebing-tebing yang mengapit ini ini terdiri dari batu-batu berwarna hitam yang menjulang tinggi