Masih Pandemi, Pemkot Solo Malah Ajukan Rp2,2 Miliar Untuk Beli 4 Mobil Dinas Baru
Foto ilustrasi (Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)

Solopos.com, SOLO -- Di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir dan ekonomi masyarakat Solo kelimpungan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Solo malah mengalokasikan anggaran pengadaan empat mobil dinas baru di perubahan APBD 2020.

Empat mobil itu diperuntukkan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan tiga wakil ketua DPRD Solo. Informasi yang diperoleh Solopos.com, Selasa (4/8/2020), total anggaran yang dialokasikan untuk pembelian empat mobil dinas baru itu Rp2,2 miliar.

Namun rancangan perubahan APBD Solo 2020 itu masih akan melalui pembahasan TAPD bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo. Masih ada kemungkinan alokasi anggaran itu di-drop atau dialihkan untuk kebutuhan lainnya.

Rapatkan Barisan, Tikus Pithi Indonesia Siap Ngedan Menangkan Paslon Bajo di Pilkada Solo

Wakil Ketua DPRD Solo, Sugeng Riyanto, saat dihubungi Solopos.com melalui ponsel mengonfirmasi adanya rencana pengadaan empat mobil dinas baru untuk Wali Kota dan tiga wakil ketua DPRD Solo. “Tapi ini baru akan dibahas Banggar,” kata dia.

Politikus PKS itu mengakui mobil dinas dua Wakil Ketua DPRD Solo Achmad Sapari dan Taufiqurrahman sudah sering bermasalah. Dua mobil bermerek Toyota Altis keluaran 2012 itu sudah cukup lama dipakai.

Sering Rusak

“Punya Pak Taufiq memang sudah sering rusak. Aku pernah numpak, kaki-kakinya ora penak, AC mati jadinya panas. Kalau tidak salah mobil Pak Taufiq dan Pak Sapari keluaran 2012. Toyota Altis, mereknya sama,” tutur dia.

Giliran Pasar Sunggingan Boyolali Tutup Sementara Karena Ada Pedagang Positif Covid-19

Sedangkan Sugeng menilai mobil dinas yang dipakainya sebagai Wakil Ketua DPRD Solo masih terbilang nyaman dipakai sehingga tidak perlu pengadaan baru. Mobil Toyota Altis manual keluaran sekitar 2015 itu belum pernah bermasalah saat dikendarai.

Dengan kondisi seperti itu Sugeng berencana meminta penundaan pengadaan mobil dinas untuknya. Dia menilai anggaran pengadaan mobil dinas baru untuknya lebih tepat dialihkan untuk merangsang pertumbuhan kembali ekonomi UMKM.

Kocak Penuh Makna, Begini Potret Kekecewaan Dan Kritik Warga Solo Terhadap Pilkada Dalam Ilustrasi Visual

“Banggar akan melihat konteks alokasi anggaran-anggaran, terutama kaitan merangsang perekonomian UMKM agar bangkit lagi. Ketika itu lebih dibutuhkan ke situ, yang punya saya bisa ditunda tahun depan saja,” imbuh dia.

Menurut Sugeng ada sinyalemen Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, juga akan menunda rencana pengadaan mobil dinas baru untuknya. “Sepertinya Pak Wali Kota juga akan meminta agar ditunda pengadaan mobilnya,” terang dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom