Masih KLB, Pemkab Klaten Belum Izinkan Objek Wisata Dibuka
Salah satu wisata air di Klaten. (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN – Pemkab Klaten hingga kini belum mengizinkan objek wisata untuk beroperasi. Begitu pula dengan objek wisata air yang menjadi andalan di sejumlah wilayah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan untuk membuka kembali objek wisata dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hanya saja, hingga kini belum ada lampu hijau objek-objek wisata boleh beroperasi termasuk objek wisata air meski sudah berhenti operasi sekitar empat bulan terakhir.

Soal wahana kolam renang bisa beroperasi kembali dengan menerapkan protokol kesehatan dan air kolam renang menggunakan disinfekan dengan klorin, Nugroho membenarkan ada salah satu protokol tersebut dari Kementerian Kesehatan.

Update Kasus Covid-19 Indonesia: Positif Tambah 1.293

"Kalau mengacu dengan Kemenkes ya seperti itu salah satu protokol kesehatannya. Tetapi merujuk dari kondisi Klaten saat ini kondisinya masih KLB [kejadian luar biasa]. Oleh karena itu kami meminta petunjuk dari gugus tugas," kata Nugroho saat ditemui Solopos.com di Setda Klaten, Senin (29/6/2020).

Konsultasi Pemprov

Nugroho mengatakan jumlah total objek wisata di Klaten ada sekitar 41 objek yang dikelola pemkab, pemerintah desa, hingga swasta. Jenis objek wisata tersebut beragam seperti objek wisata alam, religi, serta air.

Sementara, jumlah objek wisata air sekitar 21 objek. "Di Kecamatan Tulung saja ada tiga lokasi dan satu lokasi itu ada tujuh wisata air. Itu saja yang kolamnya besar-besar," kata dia.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan dari hasil rapat evaluasi Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten pekan lalu, objek wisata belum diizinkan beroperasi. Namun, dalam pekan ini pemkab berkonsultasi dengan pemerintah provinsi terkait kemungkinkan beroperasinya objek wisata di Kabupaten Bersinar.

"Karena memang rencana mau saya buka tetapi harus ada persiapan-persiapan terlebih dulu. Semoga keadaannya lebih baik dan Disparbudpora sudah saya minta konsultasi ke pemerintah provinsi kalau objek wisata di Klaten dibuka rekomendasinya seperti apa," kata Mulyani.

Persis Solo Pertanyakan Klausul Renegosiasi Kontrak


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho