Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

 Ilustrasi HIV/AIDS. (ghananewsagency.org)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi HIV/AIDS. (ghananewsagency.org)

Solopos.com, WONOGIRI—Sejumlah warga kelompok rentan yang ditemukan positif HIV/AIDS tidak memperbarui data kependudukan hingga tidak memiliki KTP di Wonogiri. Masalah administrasi kependudukan (adminduk) mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Sekretaris KPA Kabupaten Wonogiri, Suprio Heryanto, menjelaskan sejumlah perantau yang merupakan warga asli Wonogiri pulang ke Wonogiri dengan KTP wilayah perantauan setelah sakit. Warga tersebut pulang ke Wonogiri untuk memperoleh pengobatan lebih lanjut.

PromosiSejarah Kecil Kekerasan Militer Belanda pada Era Perang Kemerdekaan

Selain itu, kata dia, KPA Kabupaten Wonogiri mencatat ada satu dua ODHA yang ditemukan tanpa KTP. KPA menemukan masalah administrasi terakhir pada dua tahun lalu di Wonogiri.

Baca Juga: Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

“Rata rata pekerja kasar lama gak pulang ke Wonogiri dan ODHA tercatat dengan KTP daerah perantauan tidak mengurusi itu [memperbarui data administrasi kependudukan di Pemerintah Kabupaten Wonogiri],” kata dia, Selasa (30/11/2021).

Menurut dia,  KPA Kabupaten Wonogiri  kesulitan untuk membantu ODHA untuk mengakses layanan kesehatan dan layanan lainnya. Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Gajah Mungkur mengadvokasi mengenai administrasi kependudukan ke pemerintah desa setempat.

“ODHA utamanya jangan sampai tidak minum ARV [Antiretroviral] setiap hari. Dengan obat itu berharap seumur hidupnya, selama belum ditemukan obat virus HIV bisa menjaga kekebalan tubuh. ARV diambil sebulan sekali melalui rumah sakit atau puskesmas,” paparnya.

Baca Juga: Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Suprio mengatakan jika pasien tidak meminum obat setiap hari virusnya akan berkembang di dalam tubuh. Selain itu, ODHA harus periksa kesehatan minimal satu tahun sekali sehingga KTP menjadi penting untuk mengakses layanan kesehatan maupun jaminan kesehatan.

Dia menambahkan tidak ada bantuan sosial bagi ODHA tahun ini. Namun, Pemkab Wonogiri membantu sejumlah ODHA dengan merenovasi rumah yang tidak layak huni sebelumnya.

Adapun KPA merupakan lembaga yang  berupaya melakukan pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan HIV/AIDS dengan merangkul populasi kunci/rentan. Kelompok rentan yang dimaksud, antara lain  lesbian, gay, biseksual, dan transpuan (LGBT); pekerja seks; pengguna jarum suntik; dan lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki LSL).

Baca Juga: Makin Wah, Tirto Mili Klaten bakal Dilengkapi Embung dan Pulau Buatan

Ketua Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Gajah Mungkur, Achmad Sulistyo, mengatakan belum pernah menemukan kelompok rentan tanpa KTP. Namun, komunitasnya sering mengadvokasi ODHA yang tidak memiliki jaminan sosial.

Menurut dia, para anggota KDS mengupayakan ODHA memiliki jaminan kesehatan. Warga yang mampu bisa mengakses BPJS kesehatan dengan membayar iuran setiap bulan. Sedangkan warga kurang mampu bisa mengakses Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Tidak semuanya bisa mendapatkan KIS tergantung kuota dan kondisi keluarga mereka. Kebetulan Wonogiri kalau rentan penderita HIV rata-rata perantauan, ibu rumah tangga, dan LSL,” jelasnya.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Bawaslu Boyolali Gandeng Penyandang Disabilitas untuk Awasi Pemilu

Sosialisasi diadakan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

Bawa Sapi Bergejala PMK di Wonogiri, Peternak akan di-Blacklist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri secara tegas berupaya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak.

Solo Ditunjuk Siapkan SDM Industri Mobil Listrik Dunia, Ini Kata Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Solo Technopark yang ditunjuk jadi penyedia SDM untuk pengembangan industri mobil listrik dunia sangat sibuk setahun terakhir ini.

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Info Lur! 2.241 Loker Tersedia di Virtual Job Fair 2022 Wonogiri

Sebanyak 2.241 lowongan kerja dari 25 perusahaan tersedia pada Wonogiri Virtual Job Fair 2022.

Salah Satu Peritel Terbesar Asia Masuk Solo, Sudah Survei Lokasi Loh!

Salah satu perusahaan ritel atau peritel terbesar di Asia, PT Lulu Group Retail berekspansi ke Solo dan tengah melakukan survei lokasi.

Wuih, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Bandung Euy

Pengusaha berjuluk crazy rich Grobogan, Joko Suranto, ternyata juga pernah membangun jalan di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, pakai uang pribadi senilai Rp1 miliar.

Disparbudpora Klaten Petakan Taman Nyi Ageng Rakit, untuk Apa?

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten memetakan Taman Nyi Ageng Rakit.

Tunggu SE Wali Kota, Satpol PP Solo Minta Warga Tetap Pakai Masker

Satpol PP Solo mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka karena belum ada SE Wali Kota yang mengatur boleh lepas masker.

Disdukcapil Klaten Luncurkan Sakura Pengganti Sipon Keduten, Apa Itu?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten meluncurkan pelayanan online baru bernama Sakura, akronim dari Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan.

249 Calhaj Boyolali Tidak Bisa Naik Haji Tahun 2022, Ini Sebabnya

Kuota haji Boyolali pada 2022 sebanyak 317 calon jemaah haji dengan 91 cadangan.

Tali Pusar Masih Menempel, Ini Usia Bayi yang Membusuk di Bengawan Solo

Tali pusar masih menempel di perut bayi yang jasadnya ditemukan membusuk di pinggri Bengawan Solo di Jaten, Karanganyar.

8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.

5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.

Wow, Solo Dipercaya Latih SDM Untuk Industri Mobil Listrik Dunia

Kementerian Investasi menunjuk Solo Technopark sebagai instrumen terpenting penyediaan tenaga kerja guna mendukung pembangunan ekosistem industri mobil listrik di Indonesia.