Kategori: Sukoharjo

Masa Kadaluwarsa Vaksin Masih Lama, Satgas Sukoharjo Tetap Kebut Vaksinasi Covid-19


Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani

Solopos.com, SUKOHARJO -- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sukoharjo mengebut pelaksanaan vaksinasi Corona tahap kedua ini. Vaksinasi Corona tersebut berkejaran dengan waktu meski masa kedaluwarsa vaksin masih panjang hingga Mei mendatang.

Di tahap kedua ini vaksinasi menyasar pelayan publik dan warga lanjut usia. Dengan target penerima vaksin sebanyak 19.313 orang. Masing-masing TNI 1.942 orang, Polri 708 orang, anggota DPRD 57 orang, Satpol PP 188 orang, kepala desa/lurah dan perangkat 2.109 orang, ASN 8.529 orang, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 747 orang, pegawai BUMN atau BUMD 559 orang.

Baca Juga: Awas! Kamera E-TLE Bisa Pantau dan Tindak Pengguna Pelat Nomor Palsu

Kemudian sisanya petugas pelayanan publik yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga lansia. "Saat ini vaksinasi tahap kedua masih berjalan, dan masuk ke penyuntikan dosis kedua," kata Jubir Satgas Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati ketika berbincang dengan Solopos.com di Sukoharjo pada Rabu (24/3/2021).

Yunia mengatakan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua terus dikebut meskipun masa kedaluwarsa vaksin masih panjang yakni berakhir pada Mei 2021 mendatang. Selain pelayan publik dan warga lansia, vaksinasi Corona tahap dua juga diberikan kepada calon jemaah haji (calhaj) lansia atau umur 60 tahun ke atas.

Secara umum memang tidak masuk jadwal sasaran penerima vaksin tahap kedua. Namun melihat kebutuhan yang mendesak, Satgas memasukkan pada sasaran calhaj lansia. "Proporsional pembagian 60 banding 40, artinya 60 persen untuk lansia dan 40 persen untuk pemberi pelayanan publik," katanya.

Vaksinasi Nakes

Sementara di tahap pertama, Kabupaten Sukoharjo telah menyelesaikan vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Satgas Covid-19 masih menunggu jadwal lanjutan terkait vaksinasi tahap ketiga dengan sasaran umum. Seperti pedagang pasar, ojek online (ojol) dan lainnya.

Sasaran penerima vaksinasi tersebutdikerjakan sesuai instruksi pemerintah pusat. Sebab penentu sasaran vaksinasi virus Corona sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Awalnya memang ada rencana vaksinasi virus Corona akan menyasar pedagang pasar tradisional. Tapi dialihkan dulu untuk sasaran prioritas pelayan publik dan lansia," katanya.

Baca Juga: Gedung Graha Mustika Ratu Terbakar, Apa Kabar Saham MRAT Hari Ini?

Dikatakan Yunia, vaksinasi virus corona dengan sasaran pedagang pasar tradisional baru dilaksanakan pemerintah pusat di sejumlah kabupaten/kota yang ditunjuk. Untuk Kabupaten Sukoharjo, masih menunggu waktu.

"Kedepan pedagang pasar tradisional tetap masuk sasaran vaksinasi virus Corona. Tapi pelaksanaanya menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat," katanya.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi