ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, BOYOLALI -- Sejumlah desa di wilayah https://soloraya.solopos.com/read/20180214/492/894203/pilkades-serentak-boyolali-ditunda-hingga-juni-2019" title="Pilkades Serentak Boyolali Ditunda hingga Juni 2019 ">Boyolali bakal tetap diikutkan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, 29 Juni mendatang, meski masa jabatan kepala desa setempat belum habis pada saat itu.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, serta Desa Garangan Kecamatan Wonosamodro masuk dalam dalam daftar 229 desa yang bakal menyelenggarakan Pilkades serentak.

Padahal jabatan Kepala Desa Sawahan, Poniman, baru berakhir pada Agustus mendatang. Sementara jabatan Kepala Desa Garangan, Jamroji, akan berakhir pada Juli.

Poniman membenarkan desanya ikut https://news.solopos.com/read/20190216/525/972266/mencegah-politik-uang-dalam-pemilihan-kepala-desa" title="Mencegah Politik Uang dalam Pemilihan Kepala Desa">Pilkades serentak 2019, bukan Pilkades serentak 2020. Alasannya, rentang waktu peletakan jabatan yang terpaut tidak terlalu lama dengan jabatan Kades yang baru nanti. “Ini memang sengaja dibarengkan dengan yang lainnya,” ujar Poniman, Rabu (1/5/2019) sore.

Tahun ini Poniman mantap maju kembali dalam kontestasi pilkades sebagai petahana. Dia juga telah mendapatkan informasi terkait jadwal pelaksanaan Pilkades. Namun untuk saat ini, karena tahap pencalonan belum dimulai, Poniman mengaku masih fokus dengan program-program desa.

Poniman menambahkan diikutkannya Sawahan dalam pilkades serentak justru membawa keuntungan bagi Poniman. “Sawahan jadi satu-satunya desa di Ngemplak yang ikut pilkades serentak tanpa perlu ada Pj. Kades,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Desa Garangan, Jamroji, mengatakan desanya akan mengikuti https://soloraya.solopos.com/read/20170720/492/835225/pilkades-boyolali-hari-ini-warga-5-desa-serentak-pilih-kades" title="PILKADES BOYOLALI : Hari Ini, Warga 5 Desa Serentak Pilih Kades">Pilkades serentak Juni meskipun masa jabatan Kades belum habis. “Ini karena waktu yang berdekatan dengan purna tugas saya Juli nanti,” imbuh dia.

Jamroji pun mantap maju kembali sebagai petahana untuk periode kedua. “Doakan saja supaya bisa melanjutkan pengabdian,” kata dia.

Disinggung soal kampanye kades, Jamroji mengatakan belum melakukannya. Dia memilih mengikuti peraturan seperti yang tertuang dalam petunjuk dan jadwal pelaksanaan pilkades.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten