MASA DEPAN PEMAIN : Muchlis Hadi Ning Kian Tak Jelas di PSM

 logo PSM Makassar (JIBi/Harian Jogja/Ligaindonesia.co.id)

SOLOPOS.COM - logo PSM Makassar (JIBi/Harian Jogja/Ligaindonesia.co.id)

Masa depan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh di PSM kian tak jelas. Pelatih PSM, Luciano Leandro, mengungkapkan dirinya sengaja tidak memasukkan nama Muchlis karena dinilai tidak siap.

 

 

 

Harianjogja.com, MAKASSAR — Ada yang janggal saat PSM Makassar beruji coba di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Selasa (19/4/2016) malam. Dalam daftar susunan pemain, tidak ada nama Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Padahal, PSM hanya memiliki dua striker murni yakni Muchlis dan Lamine Diarrasouba (Pantai Gading).

Dikonfirmasi, pelatih PSM, Luciano Leandro, mengungkapkan dirinya sengaja tidak memasukkan nama Muchlis karena dinilai tidak siap.

“Saya menurunkan pemain berdasarkan kerja keras mereka dalam latihan dan itu tidak diperlihatkan oleh Muchlis. Padahal, dia adalah pemain muda yang punya potensi besar,” kata pelatih asal Brasil ini, Rabu (20/4/2016).

Apalagi, lanjut Luciano, Muchlis terang-terangan berujar ke dirinya ingin keluar dari PSM. “Saya tidak mungkin memainkan pemain yang hati dan fokusnya tidak lagi bersama PSM,” jelasnya.

Sikap berbeda justru diperlihatkan oleh Maldini Pali, rekan Muchlis di eks Timnas U-19. Maldini sudah terlihat serius berlatih setelah bertemu dengan manajemen klub dan Luciano. Alhasil, Luciano memainkan Maldini saat PSM beruji coba dengan Bali United dan Persipura meski hanya sebagai pengganti.

Dikonfirmasi, CEO PSM, Munafri Arifuddin, mengungkapkan pihaknya akan membicarakan masalah Muchlis dengan Luciano. “Saya pikir ini hanya masalah komunikasi saja. Secepatnya kami akan selesaikan masalah ini,” jelas Munafri.

Muchlis sejauh ini enggan berkomentar soal ini. Tetapi, dalam akun Facebook pribadinya, eks striker Timnas U-23 di SEA Games 2015 ini menulis sebagai berikut: “Kalau memang saya tidak dibutuhkan, saya mohon jangan digantungkan. Sabar dan terus bersabar,” begitu tulisnya.

Status Muchlis itu jadi perbincangan ramai kalangan suporter PSM Makassar di dunia maya. Mereka membahas hal ini, juga melalui jejaring sosial.

Berita Terkait

Berita Terkini

Akibat Korsleting Listrik, Kandang Kambing di Sambirejo Sragen Hangus

Kebakaran menghanguskan kandang kambing milik, Pranoto, 45, warga Jatirejo RT 004, Blimbing, Sambirejo, Sragen.

Hasil Liga 1 2021-2022: PSIS Semarang Tahan Imbang Arema FC 0-0

Arema FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang PSIS Semarang

Berat Badan Tentukan Risiko Terkena Flu, Ini Penjelasannya

Sebenarnya, orang-orang dari semua kelompok umur sama-sama punya risiko terkena flu.

Siap-Siap, Disdik Kota Solo akan Tes Covid-19 Acak di Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo berencana mengadakan uji swab deteksi Covid-19 secara acak (random test) terhadap warga sekolah.

Pasar Janglot Tangen Sragen Terbakar, 50 Los/Kios Ludes

Kebakaran yang terjadi Sabtu (25/9/2021) pukul 23. 20 WIB

Ciamik! Colomadu Dirancang Jadi Solo Baru-nya Karanganyar

Bupati Karanganyar berencana menjadikan Kecamatan Colomadu sebagai pusat industri dan perdagangan selayaknya Solo Baru.

Aksi Bersih Pantai di Indramayu Peringati World Cleanup Day 2021

Mengajak masyarakat agar menjaga kebersihan bumi

Jos, Atlet Jateng dari UTP Solo Juara Umum Kickboxing PON Papua

Atlet kickboxing Jawa Tengah (Jateng) meraih juara umum di PON XX Papua merupakan mahasiswa UTP Solo.

Litto Kantongi Surat Kesesuaian Tata Ruang, Begini Sikap DPRD Bantul

DPRD Bantul akan meminta kejelasan dan duduk perkara, terkait berdirinya hotel dan restoran Little Tokyo di RT 5 Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul, yang diduga belum mengantongi izin.

Profil Ika Masriana, Tiktoker yang Di-bully Gegara Tanda Lahir di Wajah

Berikut profil tiktoker Ika Masriana yang di-bully lantaran memiliki tanda lahir di wajahnya dan pernah disebut mirip monyet.

Tukul Arwana, Si Raja Duit yang Doyan Oseng Kangkung

Komedian Tukul Arwana merupakan salah satu artis terkaya di Indonesia yang hidup sederhana.

BKSDA Evakuasi Buaya dari Penangkaran Terbengkalai

Diperkirakan berjumlah antara 25-30 ekor dari penangkaran buaya

Rasa Teh di Solo Ternikmat No Debat, Sepakat?

Teh ginastel di Kota Solo yang diracik dengan mengoplos berbagai merek merupakan sajian kuliner khas ternikmat, sepakat?

Pengambilan Api Abadi PON XX Papua

Api abadi dibawa menggunakan lentera yang didesain seperti alat musik Tifa khas Papua

Melihat Bayangan Seperti Makhluk Gaib di CCTV, Warga Wonogiri Trauma

Kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) yang terpasang di rumah pengusaha properti di Wonogiri merekam bayangan hitam.