Tutup Iklan

Ma\'ruf Amin Kisahkan Nabi Pernah Ditegur Allah, Ira Koesno: Waktu Habis

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tampil paling beda jika dibandingkan dengan pasangan Joko Widodo maupun pesaingnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tampil sebagai satu-satunya berlatar belakang tokoh agama, Ma'ruf berbicara dengan cara khas pendekatan keagamaan.

Ma\'ruf Amin Kisahkan Nabi Pernah Ditegur Allah, Ira Koesno: Waktu Habis

SOLOPOS.COM - Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma\'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). (Antara/Aprillio Akbar)

Solopos.com, JAKARTA -- Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin tampil paling beda jika dibandingkan dengan pasangan Joko Widodo maupun pesaingnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tampil sebagai calon wakil presiden, Ma'ruf berbicara dengan pendekatan keagamaan dalam menjawab isu-isu dalam debat.

Hal itu ditunjukkannya saat menanggapi masalah penyandang disabilitas dan diskriminasi yang kerap terjadi. Jika Jokowi berbicara tentang apa yang dilakukan pemerintah untuk membangun infrastruktur untuk penyandang disabilitas, atau Prabowo-Sandiaga yang bercerita tentang seorang penyandang disabilitas yang mandiri, Ma'ruf berkata dari sudut pandang lain.

"Ini penting untuk membudayakan masyarakat agar memberikan penghargaan kepada penyandang disabilitas. Nabi saja pernah ditegur Allah..." kata Ma'ruf Amin menyambung pernyataan Jokowi. Sayang, pernyataan Ma'ruf tidak berlanjut karena moderator Ira Koesno menyatakan waktu telah habis.

Ma'ruf Amin memang tak terlalu banyak berbicara dalam debat Pilpres 2019 edisi pertama ini. Dia banyak mengatakan "cukup" dan jawaban lebih banyak diberikan oleh Jokowi. Perannya berbicara dalam debat sebagai cawapres bahkan kalah panjang dibandingkan Sandiaga Uno yang beberapa kali mendapatkan kesempatan menjawab.

Ma'ruf baru berbicara cukup panjang saat menjawab pertanyaan soal pemberantasan terorisme tanpa persepsi pelanggaran HAM. Di situ Ma'ruf menunjukkan kapasitasnya sebagai tokoh agama.

"Terorisme merupakan kejahatan, karena itu terorisme harus diberantas ke akar-akarnya. MUI berfatwa bahwa terorisme bukan jihad, oleh karena itu haram dilakukan," kata Ma'ruf.

"Bahkan terorisme dianggap sebagai kerusakan. Dalam Alquran, bahwa barang siapa melakkan kerusakan harus dihukum dengan berat. Oleh karena itu upaya menanggungi terorisme dengan 2 cara, pencegahan dan penindakan. Ke depan kami utamakan pencegahan dengan menghilangkan, menekan paham radikal dan intoleran, deradikalisasi untuk mengembalikan yang sudah terpapar. Kami akan melakukan pendekatan humanis dan manusiawi tanpa melanggar HAM. Untuk itu dalam menanggulangi terorisme, kami akan mengajak ormas khususnya keagamaan," jelas Ma'ruf dalam jawaban berdurasi 1 menit penuh itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Angka Kematian Akibat Covid-19 di India Diragukan

Angka kematian resmi akibat virus corona di India semakin diragukan, seperti di Bihar yang temuan ribuan kasus Covid-19 tidak dilaporkan.

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.