Tutup Iklan
Marak Jual Beli Akun Rekening Bank di Medsos, BTPN Ancam Tindak Tegas Pelaku
Kartu debit Jenius BTPN (www.jenius.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Penawaran jual akun rekening bank marak belakangan ini. Pantauan Solopos.com di sejumlah blog penjual akun rekening bank, mereka menawarkan produk tersebut dengan harga mulai Rp1,25 juta.

Setiap penawaran, pembeli akan mendapatkan satu buku rekening, ATM, dan satu sim card. Sim card itu berguna jika pihak bank melakukan konfirmasi terhadap nama yang tertera di rekening tersebut.

Penjual pun menawarkan tidak hanya satu, melainkan beberapa rekening bank, seperti BCA, Bank Mandiri, Bank Panin, dan Bank Niaga. Si penjual akun rekening bank juga bisa melayani dua rekening bank berbeda dengan nama sama, maupun nama beda.

Sempat Di-PHP, Karni Tak Percaya Akhirnya Peroleh Bansos Pemkab Wonogiri

Penjualan akun rekening bank mudah diakses masyarakat di media sosial. Di Twitter cukup dengan mengetik pencarian tanda pagar “jual rekening atm”, iklan akan muncul.

Pada publikasi iklannya, pemilik akun itu memperlihatkan sejumlah kartu debit dari Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, Bank Permata dan Bank BCA dengan alas buku tabungan Bank Mandiri dan Bank BCA.

Iklan yang dipublikasikan pada Sabtu (4/7/2020) itu belum mendapatkan interaksi dari calon pembeli. Penjual akun rekening bank membubuhkan nomor yang bisa dihubungi melalui WhatsApp. Pada kiriman lainnya, pemilik akun juga menunjukkan kartu debit dari BNI, Bank Mandiri, dan BCA.

Solopos Hari Ini: Konflik Lagi, Tugu Dirusak Lagi

Akun Rekening Jenius BTPN Dijual Rp350.000

Maraknya jual beli akun rekening bank juga terjadi di salah satu produk rekening BTPN, yakni rekening Jenius. Ada iklan penjualan akun Jenius Bank BTPN seharga Rp350.000 di media sosial.

Penjualan akun Jenius membuat geram BTPN. Melalui media sosialnya, akun Twitter resmi BTPN @Jenuis Connect menyebutkan akan menindak tegas segala penyalahgunaan rekening Jenius dalam bentuk penipuan apa pun. Termasuk memperjualbelikan akun Jenius.

"Halo. Jenius berkomitmen untuk segera menindak tegas segala penyalahgunaan rekening Jenius dalam bentuk penipuan apa pun, termasuk memperjualbelikan akun Jenius.,” kata manajemen melalui akun resmi tersebut, Sabtu (4/7/2020), seperti dikutip Bisnis.com.

Kalung Anti-Corona Siap Diproduksi di Indonesia, Mampukah Tangkal Covid-19?

Disebutkan juga, BTPN akan melakukan penutupan rekening yang identitasnya tidak sesuai ketentuan. “Sesuai dengan ketentuan OJK, Jenius berhak menutup rekening yang pembukaan dan pemiliknya tidak jelas," tegas BTPN.

Manajemen melanjutkan apabila ada nasabah yang mengalami tindak penipuan atau menemukan oknum yang memperjualbelikan rekening Jenius, maka dianjurkan untuk segera laporkan melalui e-mail ke Jenius Help. "Segera laporkan melalui e-mail ke Jenius Help di jenius-help@btpn.com. Terima kasih," imbuhnya.

 

Sumber: Bisnis.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho