Marah ke Sambo, Istri Hendra Kurniawan: Suami Saya Hancur Seketika

Isteri Hendra Kurniawn, Seali Syah menjerit atas nasib yang dialami suaminya melalui akun Instagram, @sealisyah.

 Mantan Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan istrinya, Seali Syah (IG @sealisyah)

SOLOPOS.COM - Mantan Karo Paminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan dan istrinya, Seali Syah (IG @sealisyah)

Solopos.com, JAKARTA — Skenario yang disusun Irjen Pol Ferdy Sambo atas kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) memakan korban 30 polisi lainnya.

Mereka adalah anak buah Ferdy Sambo di Divisi Propam Polri dan dari Polda Metro Jaya serta Polres Metro Jakarta Selatan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Puluhan polisi itu tinggal menunggu nasib apakah hanya akan dikenai sanksi etik atau jeratan pidana seperti yang dialami Ferdy Sambo.

Salah satu yang terkena dampak adalah Brigjen Pol Hendra Kurniawan. Dia adalah Kepala Biro Pengamanan Internal di Divisi Propam yang kini menghuni sel khusus.

Baca Juga: Kasus Disetop, Tidak Ada Pelecehan Seksual terhadap Istri Ferdy Sambo

Isteri Hendra Kurniawn, Seali Syah menjerit atas nasib yang dialami suaminya melalui akun Instagram, @sealisyah.

“Belasan tahun suami saya berkarier di Propam dengan deretan prestasi, turut membangun marwah satuan Propam, HANCUR SEKETIKA,” tulisnya seperti dikutip Solopos.com, Jumat (12/8/2022).

Menurut keponakan penyanyi Ariel Noah itu, suaminya ditahan di Mako Brimob sejak Senin (8/8/2022) lalu.

Minta Maaf

Ferdy Sambo melalui pengacaranya, Arman Hanis, meminta maaf kepada Polri, Kapolri dan rekan-rekannya yang terlibat langsung dalam kasus tersebut.

“Kepada institusi yang sangat saya banggakan, kepada Bapak Kapolri yang sangat saya hormati, dan sejawat Polri yang terkena dampak langsung saya memohon maaf, akibat timbulnya beragam penafsiran dan penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik terhadap Polri. Izinkan saya bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah saya perbuat sesuai hukum yang berlaku,” ujar Arman membacakan tulisan Ferdy Sambo, seperti dikutip Solopos.com dari Breaking News Kompas TV, Jumat.

Sementara itu, Bareskrim Polri resmi menghentikan penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi oleh mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Baca Juga: Deolipa Diancam Bunuh Sejak Hari Pertama Jadi Pengacara Bharada E

Penghentian penyelidikan karena tidak ditemukan unsur pidana dalam laporan kasus tersebut.

“Berdasarkan gelar perkara tadi sore diputuskan penyelidikan dua laporan itu dihentikan karena tidak ditemukan peristiwa pidana,” ujar Direktur Pidana Umum (Dirpidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian, dalam jumpa pers yang dikutip Solopos.com dari Breaking News Kompas TV, Jumat (12/8/2022).

Berdasarkan hasil gelar perkara, Bareskrim kini fokus pada pengusutan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dkk.

Baca Juga: Profil Deolipa Yumara, Anak Tentara yang Nyentrik sebagai Pengacara

Selain laporan kasus pelecehan seksual, laporan percobaan pembunuhan oleh Brigadir J terhadap Bharada E juga dihentikan.

Menurut Dirpidum, dari pengusutan dua kasus itu tidak ditemukan peristiwa pidananya sehingga Bareskrim tidak melanjutkan.

“Jadi ada dua laporan di Polres Metro Jakarta Selatan. Satu pelecehan seksual dan satunya percobaan pembunuhan. Dengan terungkapnya LP di Bareskrim kasus pembunuhan Josua, dua laporan di Jakarta Selatan itu dihentikan,” tandasnya.

Baca Juga: Dipaksa Sambo Tembak Brigadir J, Bharada E Bisa Bebas karena Pasal Ini

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Nenek-Nenek Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Sukabumi

      Wanita lansia yang merupakan pengemudi minibus Xpander bernopol F 1349 OJ diduga lalai saat mengemudikan kendaraannya.

      12 Mahasiswa Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Rp22,3 Miliar

      Ke-12 mahasiswa tersebut adalah penerima beasiswa yang tidak berhak atau tidak memenuhi syarat sebagai penerima.

      Pengacara Klaim Ferdy Sambo dan Istri Taat Hukum, Ini Alasannya

      Ferdy Sambo dan Putri lebih memilih untuk kooperatif dengan penyidik dalam pengungkapan perkara pembunuhan Brigadir J.

      Video Viral, Puan Suntuk karena Pengawal Ikut Bagikan Kaus

      Video itu viral karena Puan terlihat murung dan tidak menampilkan senyumnya.

      Tak Ada Unsur Pidana, Penyidikan Kasus Kematian Mahasiswi Unej Bakal Dihentikan

      Satreskrim Polres Jember bakal menghentikan proses penyelidikan kasus kematian mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember bernama Putri Pujiarti.

      Airlangga-Puan Direncanakan Bertemu Pekan Depan

      Sebelumnya, rencana Airlangga dan Puan bertemu ini juga diungkapkan Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto.

      Febri Diansyah Bela Putri Sambo: Tak Salahkan yang Benar, Benarkan yang Salah

      Febri menyatakan pendampingan hukum bersama tim untuk Putri Sambo akan dilakukan secara objektif, tidak membabi buta, menyalahkan yang benar, dan membenarkan yang salah.

      Firli Bahuri: Selamat Datang di KPK, Johanis Tanak

      Firli mengucapkan selamat kepada Johanis Tanak yang pernah menjabat Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung itu karena telah menjadi insan KPK.

      Survei CSIS: Golkar Terpopuler di Kalangan Pemilih Muda

      Hasil survei CSIS menemukan Golkar menjadi partai terpopuler di kalangan pemilih muda.

      Penyeru Restorative Justice Kasus Korupsi Jabat Wakil Ketua KPK

      Dalam uji kepatutan dan kelayakan, Johanis Tanak menyatakan pemikirannya untuk memberlakukan restorative justice dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

      Jual Bayi Rp15 Juta, Pelaku Perdagangan Anak Kumpulkan Ibu Hamil Tak Bersuami

      Modus yang dilakukan tersangka adalah mengumpulkan para ibu hamil tak bersuami lalu ditawari bayi akan diadopsi.

      Febri Diansyah Objektif Bela Putri Sambo, Deolipa: Yang Bisa Dipegang Hanya HP

      Febri Diansyah itu menjelaskan kenapa dirinya yang seorang aktivis antikorupsi dan selama kritis terhadap pelanggaran di Polri mau menjadi pengacara Putri Sambo.

      Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Menjadi Pengacara Putri Sambo

      Pada 18 September 2020, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK dengan alasan kondisi KPK telah berubah setelah dipimpin jenderal bintang tiga Polri, Firli Bahuri.

      Eks Jubir KPK Bela Putri Sambo, Deolipa: Gak Ada Kerjaan Ya Jadi Advokat

      Menurut Deolipa Yumara, hak setiap pengacara untuk membela siapapun.

      Persyaratan Calon TNI 2022 Direvisi, Panglima TNI: Itu Lebih Mengakomodasi

      Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, merevisi persyaratan calon TNI 2022.

      Bareskrim Polri Serahkan Ferdy Sambo ke Kejagung Maksimal 14 Hari

      Sore ini penyidik Bareskrim Polri menemui jaksa penuntut umum terkait P-21 berkas perkara Ferdy Sambo.