Mantap! Polda Kalsel Ringkus Mafia Tanah

Ada pihak yang mengaku sebagai pemilik sah tanah dengan menunjukkan dokumen asli dan tidak pernah memberikan kuasa jual kepada kedua tersangka

 Tim gabungan Macan Polda Kalsel meringkus salah satu anggota mafia tanah, Jumat (3/12/2021). 

ANTARA/Firman

SOLOPOS.COM - Tim gabungan Macan Polda Kalsel meringkus salah satu anggota mafia tanah, Jumat (3/12/2021). ANTARA/Firman

Solopos.com, BANJARMASIN — Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) meringkus dua pelaku mafia tanah di Kabupaten Banjar, Banjarmasin yang merugikan korban hingga senilai Rp2,4 miliar.

PromosiHippermoralitas di Balik Penganiaya Lansia Hingga Meninggal di Jakarta

“Tersangka berinisial AY dan MK ditangkap setelah melakukan penipuan jual beli tanah milik orang lain tanpa hak,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, di Banjarmasin, Jumat (3/12/2021) seperti dikutip Antara.

Penyidikan polisi bermula dari laporan korban yang baru saja membeli sebidang tanah atau lahan di Jalan Tatah Layap, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar kepada pelaku.

Namun belakangan, tanah yang dibeli ternyata milik orang lain bukan milik MK yang diakui tersangka tersebut miliknya.

Baca Juga: Polisi Blokir Rekening 5 Tersangka Kasus Mafia Tanah Artis Nirina Zubir 

Merasa tertipu dengan membayar Rp2,4 miliar atas pembelian tanah, korban pun melapor ke Polda Kalsel yang kasusnya ditangani Subdit 1 Direktorat Reserse Kriminal Umum.

“Jadi ada pihak yang mengaku sebagai pemilik sah tanah dengan menunjukkan dokumen asli dan tidak pernah memberikan kuasa jual kepada kedua tersangka,” ujar Rifa’i.

Tak menunggu waktu lama setelah laporan korban, tim gabungan Subdit 1 Ditreskrimum diback up Macan Kalsel serta Jatanras Polres Banjar dan Jatanras Polres Banjarbaru dipimpin AKP Endris Ary Dinindra menangkap terlapor pada Selasa (23/11/2021).

Kini penyidik masih melakukan pengembangan kasus apakah ada keterlibatan oknum petugas dinas terkait ataupun oknum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam perkara penipuan jual beli tanah tersebut.

Rifa’i mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada lagi terhadap aksi penipuan jual beli tanah dengan mengecek betul legalitas dokumen, agar tak mudah jadi korban aksi mafia tanah yang kini meresahkan.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Berita Terkini

Zaini Mustofa Buka Posko Pengaduan Investasi Yusuf Mansur

Rencana pembentukan posko pengaduan itu dipicu banyaknya orang yang menghubungi dirinya dan mengaku menjadi peserta investasi Yusuf Mansur.

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

KPK Klarifikasi Laporan tentang Gibran dan Kaesang, Apa Hasilnya?

Ali menjelaskan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh KPK dengan melakukan klarifikasi dan verifikasi terlebih dahulu.

Bluelink Bikin Hyundai Creta Lebih Cerdas

Creta mempersembahkan beragam fitur yang memanjakan pengemudi dan penumpang salah satunya Bluelink.

Ketua PCNU Sidoarjo dan Jember Minta Maaf Terlibat Politik Praktis

Pemanggilan PCNU Sidoarjo dilandasi adanya laporan kegiatan yang diinisiasi DPC PKB Sidoarjo dan melibatkan seluruh MWCNU se-Kabupaten Sidoarjo.

Ibu Kota Baru Negara Ini Dijuluki Kota Hantu, Kok Bisa?

Salah satu ibu kota baru di negara Asia Tenggara ini dijuluki kota hantu.

Ridwan Kamil: Jakarta Dulu Tak Dipersiapkan Jadi Ibu Kota

Berkaca pada sejarah ada tiga lokasi yang sempat disurvei untuk dijadikan ibu kota yakni Bandung, Malang dan Surabaya.

Sinkronisasi Data Haji Diharapkan Cukup dengan NIK

Zudan berharap Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag bisa menyusul Ditjen Pajak Kemenkeu yang menggantikan NPWP dengan NIK

Datangi Ogan Ilir, Yusuf Mansur Wisuda 715 Santri Penghafal Alquran

Ustaz Yusuf Mansur menghadiri acara Wisuda Akbar Ke-2 Ogan Ilir Menghafal di Gedung Serbaguna Tanjung Senai, Ogan Ilir, Sumatra Selatan

Palsukan Surat, Pegawai Kemenkeu Ikut Bancakan Aset BLBI

Pegawai Kemenkeu yang terlibat dalam pemalsuan surat BLBI bukan 11 orang melainkan hanya satu orang.

Kastil Drakula di Rumania, Simpan Misteri Mahkluk Pengisap Darah

Terlepas dari kepercayaan ada tidaknya sosok drakula itu, nama drakula ternyata identik dengan salah satu kastil era abad pertengahan yang masih berdiri tegak di Rumania. K

+ PLUS Mengapa Penangkapan Pengguna Narkotika Tak Mengurangi Kasus

Glorifikasi penangkapan pengguna narkoba, terutama para artis atau figur publik, hanya memperkuat stigma pengguna narkoba adalah penjahat. Kondisi demikian tak mendukung upaya rehabilitasi pengguna atau korban narkoba.

Segini Total Harta Warisan Pengusaha Terkaya Asia dari Semarang?

Jumlah harta warisan Oei Tiong Ham, pengusaha terkaya asal Semarang, Jawa Tengah, yang dijuluki sebagai Raja Gula Asia, yang sangat banyak sempat menjadi sengketa.

Pengumuman! Mataram Siapkan 4.730 Kamar Hotel Sambut MotoGP Mandalika

Pemkot Mataram menyediakan 4.730 kamar hotel untuk penonton dan wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Kerja Sama RI-Singapura, Kapolri: Pengusutan Kejahatan Lebih Mudah

Perjanjian ekstradisi akan meningkatkan peran kepolisian dalam penegakan hukum di kasus tindak pidana korupsi, pencucian uang, suap, perbankan, narkotika, hingga terorisme

Menteri Luhut, Kapan 8 Buronan BLBI Diekstradisi dari Singapura?

Salah satu perjanjian kerja sama yang disepakati pemimpin RI dan Singapura adalah pembaruan perjanjian ekstradisi koruptor.