Mantap! Boardgame DKV Wakili ISI Solo ke Pimnas 2020
Gapura Kapal di kampus Isi Solo. (Wikimapia)

Solopos.com, SOLO — Karya boardgame mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) mewakili Institut Seni Indonesia (ISI) Solo ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Maju melalui pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa skim Karya Cipta (skim PKM KC) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) 2020.

Karya tersebut berjudul “Bahitra Acitya Boardgame Permainan Interaktif Berbasis Augmented Reality Sebagai Media Pendidikan dan Moral Pada Anak-Anak”.

Boardgame Bahitra Acitya (bahtera ilmu pendidikan) merupakan sebuah permainan papan antara orang tua dengan anak. Di mana permainan karya DKV ISI Solo ini sebagai media interaktif komunikasi serta pendidikan moral dan etika untuk anak-anak.

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Akhir Tahun, Wali Kota Solo: Jangan Keluar Kota atau Mudik!

Kemudian saat bermain, orang tua dengan anak bekerja sama untuk menurunkan balok satu persatu untuk mempersatukan kembali karakter keduanya dalam game. Untuk diketahui, boardgame ini menggunakan Augmented Reality (AR) sebagai media permainannya.

Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) PKM ISI Solo, Basnendar Herry Prilosadoso mengatakan karya tersebut dibuat tim yang terdiri atas tiga mahasiswa. Yakni Rizky Kurniawan Heriadi (ketua), Latifah Azmul Fauzi dan Fadhlir Rahman Nur AEPP sebagai anggota. Kemudian ketiganya dibimbing dosen Rendya Adi Kurniawan.

Penting Bagi Orang Tua, Ayo Jaga Anak Agar Terhindar dari Virus Corona

Digelar Online

“Persiapan menuju Pimnas baik pembekalan aspek materi, penyusunan poster ilmiah, maupun presentasi sudah dikoordinasi oleh Tim Pokja PKM ISI Solo. Prestasi ini sangat membanggakan dan hasilnya maksimal serta menjaga tradisi pengiriman tim ke Pimnas,” ujar Basnendar, Jumat (27/11/2020).

Babak final Pimnas 2020 yang diikuti tim dari ISI Solo ini dilaksanakan secara online atau dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Adapun tuan rumah acara yang berlangsung 24-29 November 2020 adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Final diikuti 625 tim dari 101 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia.

Guru dan Tenaga Pendidikan Kemenag Non PNS Akan Peroleh Bantuan Rp1,8 Juta, Ini Syaratnya!

Ratusan Petani Wonogiri Terima Pompa Air Konversi BBM ke BBG, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom