Mangkunegaran Mengonfirmasi Pamedan akan Jadi Lahan Parkir

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Pengelola Pura Mangkunegaran mengonfirmasi halaman depan Pura Mangkunegaran atau disebut Pamedan sebelah selatan bakal dijadikan ruang parkir kendaraan seiring proyek penataan bangunan strategis oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal ini sesuai yang dikhawatikan sejumlah pihak bahwa kawasan itu yang dipasangi paving block  itu akan jadi lahan parkir. Pemasangan paving dirisaukan sejumlah pihak karena bisa mengurangi porsi ruang terbuka hijau di Kota Solo.

Pelaksana Tugas (Plt) Pengageng Kabupaten Mondropuro Mangkunegaran, R.T. Supriyanto Waluyo, membenarkan tanah di lapangan pamedan dan kavelari bakal ditutup paving block. Setalah dipasangi paving, halaman depan Pura Mangkuegaran itu kemudian dimanfaatkan untuk ruang parkir kendaraan.

Dia memastikan pelaksanaan proyek dari Kementerian PURR tersebut sudah atas sepengetahuan dan persetujuan K.G.P.A.A. Mangkunagoro IX. “Depan [Pura Mangkunegara] nanti buat taman parkir. Itu rencana pemerintah dengan kami. Kalau proyek sudah berjalan, beliau [K.G.P.A.A. Mangkunagoro IX] otomatis telah memberikan persetujuan,” kata Supriyanto kepada Solopos.com di Pura Mangkunegaran, Selasa (24/4/2018).

Supriyanto menerangkan paving block bakal dipasang halaman Pura Mangkunegaran  sisi barat maupun timur. Pura Mangkunegara bakal lebih mengoptimalkan pemanfaatan lapangan pamedan untuk parkir. Sedangkan lahan di depan gedung Kavaleri bakal diprioritaskan untuk penyelenggaraan acara.

Halaman Pura Mangkunegaran sisi barat tersebut baru diperbolehkan untuk parkir jika tak digunakan untuk acara dan lapangan pamedan tak mampu lagi menampung kendaraan parkir. “Kami fleksibel saja. Masyarakat mau parkir di depan nanti ya silakan. Mau pinjam tempat untuk acara juga silakan. Kalau acaranya pantas ya disetujui, kalau tidak ya ditolak,” jelas Supriyanto.

Supriyanto menyadari pemasangan paving block di halaman Pura Mangkunegara tersebut bakal mengurangi ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Solo. Namun, dia menganggap pemasangan paving kini dibutuhkan untuk kepentingan yang lebih besar.

Supriyanto menyebut retribusi parkir kendaraan di halaman Pura Mangkunegaran masuk ke dana kas pengelola Pura Mangkunegaran. Uang pemasukan itu kemudian bisa dioptimalkan untuk membiayai operasional Pura Mangkunegaran.

“Retribusi parkir nanti masuk ke Mangkunegaran. Kami mendatangkan manfaat untuk Mangkunegaran. Pemasukan dari itu bisa dipakai untuk perawatan Pura Mangkunegaran. Rencananya paving juga bakal dilengkapi ornamen biar kelihatan indah seperti di kota lama Jakarta. Kalau seperti itu kan juga bisa menarik perhatian,” jelas Supriyanto.

Supriyanto memastikan petugas dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah (Jateng) turut mengawasi proses revitalisasi kawasan Mangkunegaran yang antara lain menyasar halaman Pura, Panti Putro, dan pembangunan kembali ruang kereta kuda. Dia menceritakan petugas BPCB Jateng telah meneliti kondisi tanah halaman Pura Mangkunegaran.

Supriyanto tidak mengetahui secara pasti metode penelitian yang mereka lakukan. Hanya, berdasarkan informasi yang dia peroleh, petugas BPCB belum menemukan adanya potensi benda bersejarah tersimpan di dalam tanah halaman Pura Mangkunegara.

Sementara itu, Supriyanto tak menampik K.G.P.A.A. Mangkunagoro IX sempat menolak pamedan Pura Mangkunegaran dijadikan ruang parkir. Sikap K.G.P.A.A. Mangkunagoro IX kemudian berubah dengan berbagai pertimbangan.

Berdasarkan catatan Solopos.com, juru bicara Tim Penataan Aset Pura Mangkunegaran (PAM), Didik Wahyudiono, sempat bicara kepada wartawan pada Sabtu (17/6/2017) lalu, bahwa Sri Paduka Mangkunagoro IX tidak pernah mengizinkan kawasan Pamedan Pura Mangkunegaran dipakai sebagai lahan parkir sesuai rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Dia menyebut Sri Paduka Mangkunagoro IX juga tidak merestui kawasan Pamedan dimanfaatkan sebagai area publik meski nantinya dipasang paving oleh pemerintah menggunakan dana APBN.



Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Misteri Kematian Pria Jakarta Timur Saat Live Tiktok, Keluarga Tepis Dugaan Bunuh Diri

Belum lama ini jagat dunia maya Tanah Air dihebohkan dengan kematian pria IS, 29, saat live di Tiktok di rumah susun di Jatinegara, Jakarta Timur.

Sinyal Lemah, Penarapan Aplikasi PeduliLindungi di Tawangmangu Jadi Susah

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, terkendala sinyal internet yang lemah.

10 Berita Terpopuler: Potensi Tsunami di Pacitan hingga Kecelakaan di Wonogiri

Kabar tentang potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan, Jawa Timur menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (19/9/2021).

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.