Manfaatkan Pengrajin Lokal, Bingah Leather Craft Sukoharjo Pasarkan Tas Kualitas Impor

Peserta UMKM Virtual Expo 2021, Bingah Leather Craft Sukoharjo, mampu membuat tas kulit berkualitas ekspor dengan harga terjangkau.

 Pemilik Bingah Leather Craft, Agustina Sulistyaningrum, menunjukkan produk tas milinya di rumahnya. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pemilik Bingah Leather Craft, Agustina Sulistyaningrum, menunjukkan produk tas milinya di rumahnya. (Istimewa)

Solopos.com, SEMARANG – Menjadi salah satu peserta UMKM Virtual Expo 2021 menjadi pengalaman berharga bagi Agustina Sulistyaningrum. Dari kegiatan yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo dengan Solopos itu, ibu dua anak ini mendapat tambahan ilmu untuk memasarkan produk-produknya secara daring.

Selama ini pemilik kerajinan kulit dengan brand Bingah Leather Craft itu memang sangat mengantungkan pemasaran produknya secara online, seperti di Instagram melalui akun. Maklum, sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Agustina belum memiliki galeri atau gerai untuk memasarkan produk secara offline atau luring.

“Selama ini untuk memasarkan produk ya saya cuma mengandalkan Instagram dan media sosial lainnya. Tapi, kalau untuk pemasaran offline, biasanya saya titipkan ke toko-toko dengan sistem konsinyasi,” tutur Tina, sapaan akrab Agustina kepada Solopos.com, Kamis (23/7/2021).
Tina mengaku tak pernah terpikir bakal menggeluti bisnis produk kerajinan kulit. Terlebih lagi, ia tidak memiliki keahlian membuat tas atau kerajinan kulit yang lain.

Baca Juga: Selamat! Inilah 50 UMKM yang Lolos Seleksi Peserta UMKM Virtual Expo 2021

Kerja Kantoran

Sebelum menggeluti bisnis kerajinan kulit, Tina hanyalah seorang karyawan swasta di perusahaan multimedia. Ia bahkan sempat berpindah-pindah kantor karena tuntutan kebutuhan.

Tahun 2021 menjadi awal karier di dunia bisnis. Awalnya, ia menjual produk-produk tas dari bahan kain batik. “Awalnya saya jualan produk batik. Dari situ saya kenal dengan beberapa pengrajin tas. Tapi, saat itu masih sebatas bisnis sampingan. Eh, ternyata hasilnya lebih besar daripada gaji sebagai karyawan,” tutur Tina.

UMKM Virtual Expo 2021 tas kulit bingah leather
Tangkapan layar produk-produk Bingah Leather Craft di Instagram. (Instagram @bingah_leather)

Mendapat omzet lebih besar dari pendapatan sebagai karyawan tak lantas membuat Tina meninggalkan pekerjaan kantoran. Ia bahkan sempat vakum berbisnis, karena sibuk dengan urusan keluarga.

Baru di akhir 2018, Tina kembali menekuni usaha pembuatan tas. Berbekal hubungan yang baik dengan para pengrajin, ia pun mulai memasarkan produk-produk tas berbahan kulit. Usaha itu pun lambat laun menuai hasil yang apik. Lina pun akhirnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan sebagai karyawan kantor, dan fokus dalam bisnis pemasaran kerajinan kulit.

“Teman saya yang perajin itu yang membujuk saya untuk resign dari kantor. Selain itu, anak saya juga sudah mulai besar dan butuh perhatian lebih. Akhirnya, saya putuskan untuk menggeluti usaha tas kulit,” ujarnya.

Berani Bersaing

Selain tas, Tina juga memasarkan produk lain berbahan kulit seperti dompet, tempat notebook, name tag, hingga gantungan kunci.

Produk yang dipasarkan pun harganya cukup murah. Untuk satu tas buatan Bingah Leather Craft dibanderol Rp350.000-Rp800.000. Jauh lebih murah dibanding tas-tas buatan luar negeri, seperti Hermes atau Fossil yang harganya mencapai puluhan juta rupiah.

Meski murah, Tina mengaku kualitas produknya tidak kalah bersaing. Bahkan, banyak pelanggan yang memuji produknya. “Saya berani compare [membandingkan] deh dengan produk lain. Kualitas jahitan kami kuat dan desainnya juga bagus. Kebanyakan pelanggan juga suka. Bahkan pesanan rata-rata yang custom atau made by order,” ujar Tina.

Baca Juga: UMKM Virtual Expo 2021: Mau Ekspor via Shopee Nggak Harus Punya Follower Luar Negeri Lho…

Perempuan yang tinggal di Karangasem, Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, itu mengaku sebelum pandemi dapat meraup omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan. Namun di masa pandemi ini, pendapatannya menurun drastis.

“Dulu [sebelum pandemi] bisa laku 100 tas per bulan. Sekarang, laku 10 saja sudah bagus. Tapi enggak apa-apa. Yang penting tetap berjalan,” tutur alumnus STP Ampta Yogyakarta itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Larangan Display Rokok, Peritel Cemas Bisnis akan Makin Sulit

Seruan Gubernur DKI Jakarta tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Rokok dinilai makin menambah tekanan bagi Industri Hasil Tembakau (IHT) dan juga industri ritel secara umum.

Rezeki Nomplok, Nasabah BRI Unit Pabelan Raih Honda Mobilio dari Undian Simpedes

BRI Kantor Cabang (KC) Solo Kartasura kembali menggelar Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2021 atau program 1 Maret 2021 sampai 31 Agustus 2021.

Belum Gajian? Yuk, Simak Enam Promo Tanggal Tua dari ShopeePay!

ShopeePay bulan ini kembali menghadirkan promo tanggal tua dalam kampanye ShopeePay Day yang berlangsung 22-24 September dan Shopee Mantul Sale pada 25-27 September.

BI Sebut Transaksi Uang Elektronik per Agustus 2021 Tembus Rp24,8 Triliun

Nilai transaksi uang elektronik mencatatkan peningkatan sebesar 43,66 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi Rp24,8 triliun.

3 Tips Memilih Obat Batuk Pilek untuk Dewasa

Mulai dari flu ringan hingga gangguan kesehatan berat seperti bronkitis atau bahkan Covid-19 ditandai dengan batuk sebagai salah satu gejalanya.

Pemkot Jogja Maksimalkan Penjualan Bibit Tanaman secara Online

Pemkot Jogja melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja membuat Layanan Belanja Online dan Digitalisasi Katalog atau Labelin Dika.

Junjung Tinggi Kesetaraan Gender, Prodia Raih Predikat Gold pada SDGs Awards 2021

Prodia meraih predikat Gold dalam kategori Partisipasi dan Kesempatan bagi Perempuan untuk Memimpin Perusahaan pada ajang Indonesia Sustainable Development Goals (SDGs) Awards 2021.

Punya Plafon Hingga Rp500 Juta, Ini Syarat dan Cara Pengajuan KUR Bank Jateng

Bank Jateng menyalurkan KUR untuk pelaku usaha mikro dan kecil dengan plafon maksimal Rp500 Juta.

Pemprov dan Bank Jateng Gelar UKM Virtual Expo 2021

Pemprov Jateng bersama Bank Jateng sebagai sponsor utama menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021 18-21 September 2021 di Co Working Space Bank Jateng.

Naik Lagi? Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Rabu 22 September 2021

Harga emas batangan 24 karat cetakan Antam dan UBS yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Rabu (22/9/2021) terpantau naik dibandingkan dengan harga kemarin.

PPKM Diperpanjang Lagi, Simak Syarat Pelaku Perjalanan di Dalam Negeri

Untuk kedatangan dari Luar Jawa Bali/ Keberangkatan dari Jawa Bali ke Luar Jawa Bali membutuhkan syarat adanya kartu vaksin minimum dosis 1.

Sosok Irene Nikkein, Perempuan Indonesia Jadi Direktur Rolls-Royce Asia-Pasifik

Produsen mobil mewah Rolls-Royce Motor Car mengumumkan telah menunjuk Irene Nikkein sebagai Direktur Regional Rolls-Royce untuk wilayah Asia-Pasifik,

Pemerintah Izinkan Anak 12 Tahun Masuk Mal, Ini Pesan Ganjar kepada Orang Tua

Pemerintah melakukan penyesuaian aktivitas masyarakat dalam PPKM terbaru mulai 21 September-4 Oktober 2021.

BI Solo Salurkan Bantuan 2.000 Sembako dan Vitamin

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo kembali memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Ingin Sukses Investasi Saham? Ini Pesan Investor Ulung Lo Kheng Hong

Investor kawakan Indonesia Lo Kheng Hong menceritakan tips dan strategi yang dilakukan perihal investasi saham.