Manfaatkan Lahan Bekas Puri Waluyo, UMS akan Bangun Rumah Sakit 7 Lantai
Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta di Karangasem, Solo, Senin (13/1/2020). (Istimewa/Humas UMS)

Solopos.com, SOLO—Setelah membangun Edutorium, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan membangun sebuah rumah sakit umum di wilayah Kota Solo. Rencananya, rumah sakit tersebut akan dibangun di sisi selatan Jl. Adisucipto.

Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMS, Dahlan Rais saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (23/1/2021) mengonfirmasi rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan rumah sakit akan dimulai dalam waktu dekat ini.

“Betul bahwa UMS akan membangun rumah sakit. Sekarang gambar sudah jadi, lahan sudah tersedia, perizinan juga sudah selesai, dan dana sudah kami siapkan tentunya,” ujarnya.

Ia menambahkan, rumah sakit yang juga akan digunakan untuk mendukung pendidikan Fakultas Kedokteran (FK) UMS tersebut berada di lahan eks Rumah Sakit Puri Waluyo dan lahan di sekitarnya. Bahkan sebagian lahan berbatasan dengan Rumah Sakit Mata Solo.

“Lahannya di bekas Rumah Sakit Puri Waluyo. Di sana lahannya sudah dimiliki UMS. Lokasi rumah sakit UMS ini juga akan memangku Rumah Sakit Mata Solo karena lahan kami letter L,” imbuhnya.

Ekonomi China Pulih Ke Tingkat Pertumbuhan Prapandemi, 2 Sektor Ini Jadi Kunci

Lebih jauh Dahlan menjelaskan, rumah sakit tersebut akan dibangun setinggi 7 lantai dengan kapasitas 60 tempat tidur perawatan.

Sedangkan lahan parkirnya akan dibuat untuk menampung mobil dengan jumlah yang lebih banyak daripada tempat tidur perawatan sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh aturan.

“Lahan parkir mobil nanti yang jelas harus lebih dari kapasitas tempat tidur, berarti lebih dari 60 unit mobil. Ini sedang kami siapkan juga dan salah satunya akan memanfaatkan basement,” imbuhnya.

Memasuki Proses Lelang

Sementara itu, rencana pembangunan tersebut saat ini memasuki proses lelang pekerjaan. Menurutnya, salah satu persyaratan utama bagi peserta lelang ini adalah berpengalaman membangun rumah sakit.

“Insya Allah tahun ini sudah bisa dibangun. Sekarang kami proses pelelangan. Dan kontraktornya harus sudah berpengalaman membangun rumah sakit. Jadi tidak sekadar bisa membangung gedung bagus, tetapi paham betul tentang bangunan rumah sakit. Sehingga kebutuhan-kebutuhan terkait bangunan ini mereka sudah tahu. Jangan sampai bangunan sudah berdiri tetapi banyak direhab lagi karena tidak sesuai dengan spesifikasi sebuah rumah sakit,” ulasnya.

Catat! Ini Kunci Sukses Berdasarkan Zodiak

Ia berharap rumah sakit ini dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, serta memenuhi kebutuhan pokok dari Fakultas Kedokteran UMS.

Sementara itu, ditambahkan dari siaran pers UMS, Rektor Sofyan Anif mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit segera dimulai. Rencananya peletakan batu pertama akan dilakukan pada 1 Maret 2021.

Ia juga mengatakan lahan dan semua perizinannya sudah disiapkan. “Karena dahulu waktu mau kami bangun itu lahannya belum begitu luas. Nah saat ini ada tambahan lahan lagi sehingga insya Allah sudah memenuhi persyaratan dan cukup representatif untuk sebuah rumah sakit,” ujarnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom