Manchester United Vs Juventus: MU Tak Mau Gigit Jari Lagi
Pelatih MU, Jose Mourinho, bersama para pemainnya setelah timnya kalah. (Reuters-Andrew Boyers)

Solopos.com, MANCHESTER — Hasil imbang 2-2 melawan Chelsea di Stamford Bridge akhir pekan lalu memang amat memukul Jose Mourinho. Sempat unggul 2-1 lewat dwigol Anthony Martial, kemenangan Manchester United (MU) yang sudah di depan mata hilang begitu saja saat Ross Barkley mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-95.

Kemarahan manajer asal Portugal itu makin menjadi saat Marco Ianni, Asisten Pelatih Chelsea, justru memprovokasinya lewat gerakan tubuh dan sejumlah ejekan. Dengan wajah merah padam, Mou langsung bangkit berusaha mengejar Marco ke lorong stadion.

Juventus pun berjanji memberikan kekecewaan serupa pada MU saat melawat ke Old Trafford dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (24/10/2018) dini hari WIB. “Ini akan menjadi malam Liga Champions yang hebat. United tim kuat, tapi kami akan meraih kemenangan,” ujar Kiper Juventus, Wojciech Szczesny, seperti dilansir Juventus.com, Senin (22/10/2018).

Kepercayaan diri penjaga gawang Polandia ini bukan tanpa alasan. Sebelum melawan United, Juventus selalu menang tanpa kebobolan dalam dua laga di Grup H (menang 2-0 atas Valencia dan 3-0 atas Young Boys). Si Nyonya Tua juga tak terkalahkan dalam delapan laga terakhir melawan klub-klub Inggris (menang empat kali, seri empat kali).

Saat tandang ke Negeri Ratu Elizabeth dalam empat kesempatan pun Juve tak tersentuh kekalahan (menang dua kali, imbang sekali). Satu-satunya cacat Juve yakni baru saja ditahan imbang Genoa 1-1 di Allianz Arena pekan lalu. Hasil itu menghentikan rekor sempurna mereka di semua ajang musim ini. “Andai kami menang kemarin, pasti kami akan lebih baik saat menghadapi tantangan seperti Manchester United,” ucap Szczesny.

Namun Juve tak boleh terlalu jemawa jika tak mau dipermalukan MU di Old Trafford. United sangat dominan ketika menjamu klub dari Negeri Piza dengan rekor 13 kemenangan, dua kali seri dan dua kali kalah. Performa Setan Merah belakangan juga semakin baik menyusul hasil imbang melawan Chelsea pekan lalu. Meski tampil tanpa enam pemain pilarnya, United berhasil menyulitkan The Blues lewat penampilan disiplin dan efisien.

“Kami adalah tim terbaik di lapangan. Jika Anda bicara sebelum laga ini dimulai, itu [hasil imbang] adalah hasil bagus karena sangat sulit bagi tim lain untuk menang di sini [Stamford Bridge],” ujar Mourinho seperti dilansir Standard.

Mourinho pun didesak memainkan Martial sejak menit pertama saat melawan Juventus. Pemain asal Prancis itu terbukti berkontribusi vital bagi United dengan mencetak tiga gol dari dua laga terakhir tim. Martial bisa menjadi senjata rahasia di saat Romelu Lukaku yang belum kunjung menemukan kembali ketajamannya.

Terlebih di laga nanti Setan Merah kemungkinan besar tak akan diperkuat Alexis Sanchez karena cedera. Selain Sanchez, Marouane Fellaini, Phil Jones, Jesse Lingard dan Scott McTominay tak terlihat dalam latihan terakhir di Carrington, Senin. “Dia [Martial] luar biasa, pemain kelas dunia. Dia layak mendapat kesempatan,” ujar Young. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom