Tutup Iklan

Maling Toserba Luwes Sragen Bawa Kabur Rp1,2 Miliar

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan memastikan uang dalam brankas Toserba Luwes di Jl. Raya Sukowati No. 386 Sragen Manggis, Sragen, Kamis (31/1/2019), mencapai Rp1,2 miliar

Maling Toserba Luwes Sragen Bawa Kabur Rp1,2 Miliar

SOLOPOS.COM - Sisa uang di brankas Toserba Luwes Sragen yang tak berhasil dibawa kabur pencuri, Kamis (31/1/2019). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan memastikan uang dalam brankas Toserba Luwes di Jl. Raya Sukowati No. 386 Sragen Manggis, Sragen, yang dibawa kabur pencuri Kamis (31/1/2019), mencapai Rp1,2 miliar.

Total uang yang ada di dalam brankas senilai Rp1,5 miliar dan hanya disisakan pencurinya senilai Rp300 juta. Keterangan itu diperoleh penyidik dari perwakilan manajemen Luwes Group.

“Tadi ada perwakilan manajemen Luwes Group dari Solo yang saya minta ke ruangan saya. Saya mintai penjelasan kerugiannya. Dia menjelaskan total kerugian senilai Rp1,2 miliar dari total uang di brankas senilai Rp1,5 miliar," jelas Kapolres saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Kapolres menambahkan uang itu antara lain berasal dari hasil transaksi, anggaran untuk menggaji karyawan karena mendekati tanggal muda, dan anggaran pembayaran stok barang yang belum terbayarkan. Selain itu, ada pula uang untuk persiapan tunjangan hari raya atau Lebaran serta uang untuk beli barang.

Yimmy menjelaskan uang yang paling banyak untuk persiapan Lebaran yang nilainya sampai Rp400 juta. Untuk omzet, sebut dia, rata-rata Rp250 juta.

Dia mengatakan sistem transaksi di Toserba Luwes itu lebih banyak cash and carry. Model transaksi itulah yang digunakan manajemen Luwes Group untuk menekan harga menjadi murah.

“Seperti pembayaran gaji karyawan juga dibayar tunai bukan transfer dan nilai sampai Rp230 juta. Memang pakai model kuno dan itulah yang menjadi pilihan mereka sekaligus jadi kelemahan mereka,” ujarnya.

Transaksi di Toserba Luwes Sragen itu tak hanya cash and carry tetapi juga menggunakan transaksi elektronik lewat anjungan tunai mandiri (ATM).

Seorang warga yang saudaranya bekerja di Toserba Luews Sragen, Kus, menyampaikan transaksi di Luwes Sragen bisa menggunakan tiga macam ATM, yakni ATM BRI, ATM Mandiri, dan ATM bersama. “Tetapi kebanyakan tunai,” katanya.

Seorang pelanggan Toserba Luwes Sragen, Khodik, mengaku pernah belanja di Luwes menggunakan ATM BCA ternyata tidak bisa. Khodik harus keluar mencari ATM BCA untuk mengambil uang dan kembali ke Toserba Luwes untuk membayar barang belanjaannya.

Pelanggan Luwes lainnya asal Gondang, Citra, mengaku sering berbelanja ke Luwes dengan menggunakan ATM BRI. Ia berbelanja tak banyak karena hanya untuk kebutuhan sehari-hari. “Kalau belanja paling hanya banyak Rp600.000,” ujarnya.

Pelanggan Luwes lainnya, Kiki, mengaku pernah bertransaksi di Luwes Sragen dengan menggunakan ATM Mandiri. “Transaksiknya sudah lama karena saya sekarang ikut suami di Lampung,” tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.