Ilustrasi pencurian. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Seorang https://soloraya.solopos.com/read/20190623/495/1000617/rumah-pensiunan-pns-wonogiri-dibobol-maling-uang-dan-barang-berharga-raib" title="Rumah Pensiunan PNS Wonogiri Dibobol Maling, Uang dan Barang Berharga Raib">pencuri, Khiorul Hadi, 26, ditangkap warga saat kembali untuk mengambil sepeda motornya yang tertinggal di Dusun Bulu, Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Wonogiri, Senin (26/8/2019).

Khoirul yang berasal dari Desa/Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, beraksi di rumah Kardi, 45, warga Dusun Bulu, Desa Ngambarsari, Karangtengah, sekitar pukul 10.00 WIB. Seusai mencuri, ia lantas kabur melalui belakang rumah Kardi.

Di jalan Khoirul bertemu tetangga Kardi, Sutino, 40. Melihat ada orang asing, Sutino menegur Khoirul. Namun, alih-alih menjawab teguran Sutino, Khoril malah lari ke arah hutan.

Melihat respons aneh itu, Sutino curiga. Ia lantas melihat pintu rumah Kardi terbuka. Ia menduga orang yang ditemuinya itu adalah https://soloraya.solopos.com/read/20190608/495/997315/rumah-warga-bulusulur-wonogiri-dibobol-maling-saat-ditinggal-halalbihalal" title="Rumah Warga Bulusulur Wonogiri Dibobol Maling Saat Ditinggal Halalbihalal">pencuri di rumah tetangganya itu.

“Sutino lalu berteriak-teriak ‘maling-maling’. Ia bersama warga lalu mengejar pelaku yang lari ke hutan. Namun, gagal,” kata Kasubag Humas Polres Wonogiri, Iptu Suwondo, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Solopos.com, Selasa (27/8/2019).

Khoirul berhasil kabur. Namun, di sekitar lokasi kaburnya pencuri itu warga menemukan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna merah dengan pelat nomor AD 3839 PR.

Warga menduga sepeda motor itu milik si https://soloraya.solopos.com/read/20190508/495/990546/2-warga-slogohimo-wonogiri-ditangkap-polisi-karena-curi-kayu-milik-perhutani" title="2 Warga Slogohimo Wonogiri Ditangkap Polisi Karena Curi Kayu Milik Perhutani">pencuri. Atas inisiatif warga, sepeda motor itu dibawa ke rumah salah satu warga.

“Kemudian, Kardi mengecek kondisi rumahnya. Ia melihat rumah dalam keadaan pintu terbuka. Selain itu, pakaian di almari dan tempat tidur dalam kondisi acak-acakan. Sejumlah uang dan perhiasan raib. Korban ditaksir merugi sekitar Rp2.860.000,” imbuh dia.

Tak berselang lama, sekitar pukul 10.30 WIB, seseorang datang ke dusun itu mempertanyakan keberadaan sepeda motor Suzuki Satria FU dan mengambilnya. Namun, orang itu tidak membawa kartu identitas.

Lalu, warga mengamankan orang itu dan melaporkannya ke Polsek Karangtengah. Ternyata benar, orang itu adalah pencuri di rumah Kardi sebelumnya.

“Dari pengembangan terhadap terduga pelaku anggota Polsek Karangtengah bersama Resmob Polres Wonogiri mengungkap satu kasus pencurian lain dengan pemberatan di wilayah hukum Polsek Karangtengah,” ujar Suwondo.

Menurut data kepolisian, Khoirul juga pernah mencuri di rumah Karmanto, 53, warga Dusun Posong, Desa Karangtengah, Karangtengah, pada Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 7.00 WIB. Saat itu, rumah Karmanto kosong ditinggal pemiliknya mencari rumput.

Begitu pulang pada pukul 09.30 WIB, Karmanto kaget mendapati kondisi rumahnya berantakan. Sejumlah barang juga raib seperti satu unit ponsel OPPO A3, satu unit ponsel VIVO Y53, dan uang tunai 1,3 juta, dan sejumlah perhiasan.

Kerugian total yang dialami korban mencapai Rp5,3 juta. “Pelaku mengakui dirinya terlibat pencurian di dua lokasi itu,” terang Suwondo.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten