Lalu lintas di Jl. Raya Sukowati dekat simpang empat Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen padat, Selasa (4/6/2019) malam. (Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SRAGEN -- Arus lalu lintas terpantau padat merayap di Jl. Raya Sukowati yang menjadi jalur utama di Sragen pada malam takbiran, Selasa (4/6/2019).

Pantauan Solopos.com, antrean kendaraan sempat terjadi sejumlah persimpangan jalan yang terdapat lampu lalu lintas (traffic light). Dari simpang empat Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen, antrean kendaraan mencapai sekitar 300 meter. Kondisi serupa terlihat di kawasan terminal lama.

Pengendara roda empat harus bersabar karena rata-rata menunggu dua kali lampu lalu lintas menyala warna hijau baru bisa melintasi simpang empat alun-alun. Kondisi ini diperparah banyaknya kendaraan roda empat yang terparkir di bahu jalan.

Tidak hanya itu, banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan juga membuat jalan arteri tersebut terasa lebih sempit. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, David Hendrata, mengatakan kondisi lalu lintas di Sragen bisa dipantau melalui closed circuit television (CCTV).

Tayangan video melalui CCTV itu bisa disaksikan secara streaming via Youtube. Berdasar pantauan Solopos.com melalui tayangan CCTV itu, kondisi lalu lintas di Kota Sragen padat, terutama di ruas Jl. Raya Sukowati. Kendati demikian, arus lalu lintas di jalan arteri tersebut terbilang lancar.

“Untuk sementara kepadatan lalu lintas masih terpantau lancar. Bila sewaktu-waktu ada penumpukan kendaraan dalam waktu yang cukup lama, kami siap menerjunkan petugas untuk mengurai kepadatan,” jelasnya.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, mengakui mendekati hari H Lebaran, kondisi lalu lintas di jalan arteri justru lebih padat daripada kondisi lalu lintas di jalan tol. Menurutnya, jumlah pengguna jalan tol sudah mengalami penurunan signifikan.

“Jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol sudah berangsur turun. Puncak arus mudik di jalan tol terjadi pada Sabtu-Minggu kemarin. Sekarang justru yang lebih ramai itu jalan arteri. Ini yang perlu diwaspadai oleh pengguna jalan supaya lebih berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang bisa berakibat fatal,” jelas Kapolres saat ditemui Solopos.com, Selasa malam.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten