Malam Tahun Baru Plesir ke Jogja, Simak Ini Pengaturan Lalin di Kota Gudeg
Rekayasa lalu lintas di depan Bandara Adisutjipto, Minggu (8/7/2018). (Harian Jogja-Abdul Hamid Razak)

Solopos.com, JOGJA -- Warga Solo mau plesir ke Jogja saat malam tahun baru, Senin (31/12/2018) nanti? Dinas Perhubungan (Dishub) Jogja menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama libur panjang akhir tahun ini. Selain itu, Dishub juga membuka posko pemantauan di Titik Nol Kilometer Jogja.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan rekaya lalu lintas selama liburan akhir tahun secara umum masih sama dengan tahun lalu khususnya bagi kendaraan yang menuju sekitar kawasan Malioboro dan titik nol Km.

Hanya saja, untuk Malioboro ada diskresi yang dilakuan kepolisian. Itu dilakukan karena diperkirakan arus lalu lintas ke lokasi tersebut akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. “Untuk rekayasa pada malam Tahun Baru akan melihat kondisi di lapangan dan itu diskresi dari kepolisian,” katanya, Jumat (21/12/2018) sebagaimana diunggah Harian Jogja.

Sterilosasi kedaraan yang akan masuk ke Malioboro pada malam Tahun Baru dilakukan sejak pukul 15.00 WIB. Adapun pengalihan arus kendaraan dilakukan mulai pukul 17.00 di mana lali lintas kendaraan di jalan-jalan penyangga Kawasan Malioboro masih berjalan normal. Pukul 19.00 jalan Malioboro steril dari kendaraan bermotor. “Akses jalan menuju Malioboro semuanya ditutup termasuk sirip-sirip jalan,” katanya.

Saat ini, kata Golkari, hanya ada satu jalur di Malioboro yang digunakan berbagai jenis kendaraan baik bermotor ataupun tidak. Kondisi ini terjadi setelah jalur lambat di sisi barat dijadikan pedestrian. Padahal selama libur panjang akhir tahun ini volume kendaraan yang masuk ke Kota Jogja mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Untuk itu, Dishub melakukan rekayasa lalu lintas dengan cara memasang pembatas jalan di sejumlah ruas yang berpotensi mengalami kepadatan seperti di Jalan Senopati, Mataram, dan Kusumanegara. “Untuk suroto belum ada manajemen lalin yang baru, hanya kendaraan tidak boleh berhenti atau parkir disepanjang jalan Suroto,” katanya.

Volume kendaraan bermotor akan terus bertambah selama libur akhir tahun. Golkari memperkirakan kepadatan volume kendaraan akan turun setelah 2 Januari 2019. Untuk mengantisipasi hal itu, Dishub menyiapkan sejumlah langkah di antaranya membuka posko pemantauan di kantor Dishub dan juga Titik Nol Kilometer.

"Selain itu, ada tim yang bertugas berkeliling melakukan monitoring di jalanan. Kami juga," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom