Tembok Benteng Vastenburg Solo, Senin (15/10/2018). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Ribuan orang perwakilan dari 50 kabupaten/kota di Indonesia mengikuti Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Satu Dasawarsa, Rabu-Jumat (24-26/10/2018) di Kota Bengawan.

Kota Solo menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres IV JKPI. JKPI adalah organisasi induk kabupaten/kota yang berkomitmen dalam pelestarian pusaka (tangible dan intangible heritage).

Merujuk definisi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupr) terkait Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP), kota pusaka adalah kabupaten/kota yang memiliki kawasan cagar budaya atau bangunan cagar budaya bernilai penting bagi kota, menempatkan penerapan kegiatan penataan dan pelestarian pusaka sebagai strategi utama pengembangan wilayahnya.

Asisten Administrasi Umum Setda Solo, Eny Tyasni Suzana, mengatakan rangkaian kegiatan JKPI dibuka dengan welcome dinner yang diikuti para peserta di Pendapi Gedhe Balai Kota Solo, Rabu (24/10/2018) malam.

Setelah itu dilanjutkan pembukaan Expo Budaya dan Gelar budaya di Benteng Vastenburg. Pameran atau Expo Budaya dan Gelar Budaya berlangsung 24-26 Oktober di benteng peninggalan Belanda itu.

“Masyarakat bisa menyaksikan Gelar Budaya dari masing-masing delegasi peserta JKPI di Benteng Vastenburg mulai pukul 19.00 WIB sampai selesai,” kata dia kepada Solopos.com, Rabu.

Tak hanya Gelar Budaya, masyarakat juga bisa melihat Expo Budaya di Benteng Vastenburg. Terdapat 60 stan kota/kabupaten yang memamerkan warisan budaya baik bendawi maupun nonbendawi dari daerah masing-masing.

Pameran dibuka mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Selain Pameran dan Gelar Budaya, 500 peserta Kongres JKPI akan mengikuti Simposium Managing Heritage City dengan dihadiri Kementerian Dalam Negeri, Kemenko PMK, Kemendikbud, Kementerian Pariwisata, dan Bekraf.

Simposium akan dilaksanakan di Solo Paragon Hotel pada Kamis (25/10/2018). Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan Karnaval Budaya yang akan diikuti ribuan peserta pada Kamis siang.

Start Karnaval Budaya dari Stadion Sriwedari sampai Balai Kota. Karnaval Budaya dimulai pukul 13.00 WIB sampai 18.00 WIB.

“Peserta akan menampilkan pusaka daerahnya masing-masing dengan menggunakan baju adat. Kepala daerah dan istri akan menggunakan kereta kencana,” katanya.

Sekretaris Panitia Kongres JKPI Satu Dasawarsa, Endah Sitaresmi Suryandari, menambahkan sebagai puncak rangkaian JKPI akan dilaksanakan Kongres IV JKPI di Dalem Joyokusuman, Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jumat (26/10/2018) siang.

Kongres tersebut akan memilih pengurus JKPI periode 2018-2020 serta menetapkan lokasi penyelenggaraan Kongres JKPI selanjutnya. Sebelum Kongres IV JKPI, para peserta akan mengikuti city tour dan master class.

Selama city tour para peserta akan diajak berkeliling mengunjungi Museum Keris, Museum Tumurun, dan Pura Mangkunegaran. Kemudian Masterclass disebar di 27 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Solo.

Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan JKPI kali pertama terbentuk di Kota Solo pada 2008. Deklarasi pembentukan JKPI dilakukan Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi).

JKPI telah berusia satu dasawarsa. Anggotanya pun berkembang dari 12 kabupaten/kota saat itu, menjadi 66 kabupaten/kota.

Selama ini JKPI menjadi daya ungkit bagi hubungan antardaerah terkait pelestarian cagar budaya. Hal itu termasuk bagi instansi-instansi yang membidangi penanganan heritage.



Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten