Mal dan Pusat Perbelanjaan Solo Segera Dibuka? Ini Kata Wali Kota Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan jawabannya mengenai kapan mal dan pusat perbelanjaan Kota Bengawan bakal dibuka kembali.

 Kondisi toko Matahari Department Store (MDS) yang tutup di Solo Grand Mall (SGM), Selasa (27/7/2021).(Farida Trisnaningtyas/Solopos)

SOLOPOS.COM - Kondisi toko Matahari Department Store (MDS) yang tutup di Solo Grand Mall (SGM), Selasa (27/7/2021).(Farida Trisnaningtyas/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan belum bisa memastikan kapan mal dan pusat perbelanjaan Kota Bengawan akan dibuka kembali secara penuh. Ia menyebut kemungkinan mal dibuka apabila kasus Covid-19 melandai.

Saat ini ia masih ingin menggunakan Surat Edaran (SE) PPKM Level 4 periode pekan sebelumnya alias belum ada aturan baru. Mengenai permintaan mal buka itu Gibran menyebut belum dibahas lebih lanjut karena masih menunggu Instruksi Menteri. Keputusannya bakal tertuang dalam SE yang diterbitkan pada Selasa (3/8/2021).

“Masih mengacu yang lama tapi ada beberapa pelonggaran, menunggu Inmennya dulu. Misalnya, soal pernikahan. Kalau soal mal, belum kami bahas karena menunggu Inmen. Kalau aturannya di Inmen tidak ada, mau bagaimana? Nunggu dulu ta. Santai, santai, sesuai yang lama dulu saja,” katanya kepada wartawan seusai rapat PPKM Level 4 di Ruang Manganti Praja Kompleks Balai Kota Solo, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Kabar Duka, Pemilik Batik Danar Hadi Santosa Doellah Meninggal Dunia

Gibran mengatakan setiap kebijakan berlaku sistem gas rem termasuk soal kapan mal dan pusat perbelanjaan di Kota Solo akan dibuka. Apabila kasus sudah terkendali, landai, dan menurun, perekonomian bakal digas lagi.

Namun ia meminta saat ada pelonggaran, protokol kesehatan tidak ikut dilonggarkan, tetapi diketatkan. “Mungkin nanti ada beberapa tempat yang masuknya harus pakai kartu vaksin,” tegasnya.

Tempat Karaoke Kena Sanksi Penutupan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Arif Darmawan, mengatakan berdasarkan evaluasi PPKM, terdapat satu usaha karaoke yang ditutup lantaran nekat buka. Padahal aturannya tempat karaoke dilarang beroperasi selama PPKM Level 4.

Baca Juga: PPNI Solo: Dyah Ayu Jadi Perawat Ke-11 yang Meninggal Positif Corona

Tempat karaoke itu kemudian ditutup total tujuh hari. “Kemudian terjadi peningkatan pelanggaran terkait makan di tempat karena kesulitan memantau. Utamanya pembatasan makan di tempat selama 20 menit,” katanya.

Soal rencana pelonggaran penyelenggaraan pernikahan, ia menyebut terjadi penumpukan saat hanya terbatas di Kantor Urusan Agama (KUA) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Rencananya, tempat ibadah boleh digunakan karena saat ini sudah mulai buka. Maksimal dibatasi 10 orang di rumah ibadah, KUA, dan Dispendukcapil.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.