Maksimalkan Layanan Kesehatan, Pemkab Sukoharjo Beli Mobil Ambulans Rp893,96 Juta
Ilustrasi mobil ambulans (Iskandar/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo membeli empat unit mobil ambulans baru guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pembelian empat unit mobil ambulans itu menelan anggaran Rp893,96 juta.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Sukoharjo, Feriyanti, mengatakan dengan pembelian tambahan empat mobil ambulans maka Pemkab memiliki total 12 mobil ambulans. Mobil ambulans ini didistribusikan di 12 puskesmas induk di Kabupaten Sukoharjo.

"Tahun ini Pemkab membeli tambahan empat unit mobil ambulans. Anggarannya Rp893,96 juta, satu mobilnya Rp223,49 juta," kata Feri, sapaan akrab Feriyanti, kepada wartawan di Sukoharjo, Jumat (15/5/2020).

3 Poin Penting Soal Tata Cara Salat Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19

Feri menjelaskan pengadaan mobil ambulans sebanyak empat unit ini diperuntukkan bagi kecamatan yang belum memiliki mobil ambulans. Keempat kecamatan itu masing-masing Kecamatan Nguter, Kecamatan Weru, Kecamatan Polokarto, dan Kecamatan Bulu.

Mobil ambulans tersebut berupa mobil Suzuki APV. Penyerahannya sendiri, Feri menyebut Pemkab Sukoharjo menyerahkan sepenuhnya kepada dinas kesehatan setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan sejauh ini empat puskesmas belum memiliki mobil ambulans. Keempat puskesmas itu adalah Puskesmas Nguter, Weru, Polokarto, dan Bulu.

Pandemi Covid-19

Sedangkan delapan Puskesmas lainnya sudah memiliki mobil ambulans. "Alhamdulillah dengan tambahan empat mobil ambulans maka seluruh puskesmas induk sudah memiliki ambulans," kata dia.

29 Perusahaan di Sukoharjo Siap Bayar THR Lebaran, Ada Yang Dicicil Sampai 5 Kali

Yunia menambahkan empat mobil ambulans tersebut sudah didistribusikan ke masing-masing puskesmas. Saat ini semua puskesmas memiliki mobil ambulans sehingga diharapkan pelayanan kesehatan lebih maksimal.

Terlebih lagi saat ini ada pandemi virus corona atau Covid-19. Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah tercatat sebanyak 52 orang. Dengan perincian, tujuh orang dirawat di rumah sakit, 15 sembuh, dan empat orang meninggal dunia.

Nasabah Tabungan Emas di Pegadaian Jogja Justru Naik 30% di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

Kemudian, ada masing-masing 13 orang menjalani isolasi mandiri dan dikarantina di Rumah Sehat Sukoharjo.

Jika dibandingkan dengan data hari sebelumnya, untuk kasus sembuh, meninggal dunia, dan dirawat di rumah sakit tak ada penambahan. Kasus bertambah untuk penderita yang menjalani isolasi mandiri, yakni satu orang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho