Sisa peluru di Pos penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal pada Sabtu (25/5/2019) dini hari. (Bisnis-Istimewa)

Semarangpos.com, JAKARTA — Pos penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal, Sabtu (25/5/2019) dini hari. Polisi menyimpulkan penembakan dilakukan dengan senjata otomatis laras panjang.

Aksi penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.  Tembakan mengenai Bripka Imam Santoso, seorang anggota Brimob. Peluru mengenai kepala Imam, namun karena menggunakan helm, maka kondisi kepala mengalami lecet.

Bripka Imam Santoso dilarikan dan dirawat RS DKT.  Berdasarkan  tembakan-tembakan di lokasi kejadian, pelaku menggunan senjata otomatis laras panjang.

Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, pelaku menggunakan mobil model Avanza-Xenia lama sekitar tahun 2010 berwarna silver dari  arah selatan ke utara, langsung menembaki pos penjagaan depan Brimob, mengenai kaca, dan Bripka Imam Santoso.

Seperti diberitakan sebelumnya, pos penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal pada Sabtu dini hari. Informasi dari sejumlah warga, aksi penembakan tersebut diduga terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.

"Tadi pas saya sedang salat, sekitar pukul 01.30 WIB, saya dengar suara tembakan sebanyak tiga kali. Saya kira itu suara tembakan personel Brimob yang sedang latihan," kata Herlina (46), pemilik warung makan di seberang jalan depan pintu gerbang Mako Brimob Watumas.

Dia mengaku baru mengetahui jika ada kejadian penembakan sekitar pukul 07.00 WIB saat keluar dan melihat ada kerumunan warga di depan warung. "Tadi saya kira ada kejadian apa karena kebetulan ada tetangga yang sakit keras, ternyata ada penembakan di pos penjagaan. Orang-orang itu ngomong kalau ada teroris," katanya.

Warga lainnya, Yadi juga mengaku mendengar suara tembakan tersebut, namun saat itu dia menduga jika suara tersebut merupakan petasan. Di depan pintu gerbang Mako Brimob Watumas, pada pagar di samping pos penjagaan telah terpasang terpal untuk menutupi lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah personel Brimob dan Poles Banyumas tampak berjaga di sekitar pos penjagaan dengan menyandang senjata laras panjang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten