MAKI: Tak Logis Eksekusi Pinangki Ditunda karena Jaksa Sibuk

Kajari Jakpus Riono Budi Santoso menjelaskan alasan Pinangki belum dieksekusi hanya masalah teknis administratif.

 Jaksa Pinangki Sirna Malasari (dok. istimewa/MAKI)

SOLOPOS.COM - Jaksa Pinangki Sirna Malasari (dok. istimewa/MAKI)

Solopos.com, JAKARTA–Kejari Jakarta Pusat belum mengeksekusi terpidana kasus korupsi Pinangki Sirna Malasari ke Lapas karena sedang banyak pekerjaan.

Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) menilai alasan itu tidak logis.

“Nah jadi alasan, istilahnya itu banyak kerjaan, ya memang tugasnya Kejaksaan memang bekerja dan termasuk melakukan eksekusi. Jadi ini alasan yang tidak logis dan alasan yang sekadar dicari-cari alasan saja kalau banyak kerjaan sampai tahun depan juga masih banyak pekerjaan dan tidak akan ada eksekusi,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman saat dihubungi, Minggu (1/8/2021).

Tiga Pekan

Boyamin menerangkan perkara terhadap Pinangki sejatinya telah dinyatakan inkrah pada 6 Juli 2021 lalu.

Jika dihitung, kata Boyamin, sudah tiga pekan lebih Pinangki tak kunjung dieksekusi ke Lapas oleh pihak Kejaksaan.

“Berdasarkan berita itu kan telah inkrah tanggal 6 Juli 2021, sehingga kalau dihitung sampai hari ini, atau kemarin lah hari Sabtu, itu sudah tiga pekan lebih bahkan hampir mendekati empat pekan. Jadi kalau mestinya itu di pekan pertama tanggal 7 sampai tanggal sekitar tanggal 12 itu mestinya ya sudah dilakukan eksekusi pekan pertama itu,” tuturnya.

Baca Juga: Vonis Djoko Tjandra Disunat Jadi 3,5 Tahun Penjara, MAKI: Gara-Gara Jaksa Pinangki 

Boyamin meminta kejaksaan untuk segera mengeksekusi Pinangki ke Lapas wanita.

Hal itu dilakukan semata-mata untuk penegakan hukum yang berkeadilan.

“Jadi saya berharaplah pekan depan ini mohon, sekali lagi saya mohon, memohon-memohon dengan sungguh-sungguh untuk dilakukan eksekusi segera dipindah ke Lapas wanita, di mana pun terserahlah tidak harus Pondok Bambu, Suka Miskin ada, Tangerang ada, jadi pondok-pondok Lapas wanita itu banyak kok, tidak hanya Pondok Bambu,” ujarnya.

Titipan

“Nah untuk itu saya mohon untuk segera dilakukan eksekusi dipindahkan ke Lapas karena ini supaya menjadi suatu keadilan bagi penegakan hukum karena bahkan sebelum inkrah pun ada beberapa yang dipindah ke Lapas itu juga ada meskipun sebenarnya titipan,” imbuhnya.

Sebelumnya, terpidana kasus korupsi Pinangki Sirna Malasari belum dieksekusi ke Lapas.

Kajari Jakpus Riono Budi Santoso menjelaskan alasan Pinangki belum dieksekusi.

“Hanya masalah teknis dan administratif di Kejari Jakarta Pusat saja. Kami sebelumnya memang harus memastikan apakah terdakwa mengajukan kasasi atau tidak,” ujar Riono saat dimintai konfirmasi, Sabtu (31/7/2021).

Riono mengatakan Pinangki segera dieksekusi ke Lapas.

Ia berharap semua pihak tidak khawatir soal eksekusi karena Pinangki masih berada dalam tahanan.

“Segera. Bukan hal sulit karena orangnya juga di rutan. Nggak perlu dicari-cari dan dijemput paksa,” ujarnya.

“Pas akhir-akhir ini kebetulan kami juga sedang banyak pekerjaan. Sedangkan tenaga harus dijaga karena pandemi belum jelas kapan berakhir,” sambungnya.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Diperiksa 10 Jam, Irjen Napoleon Langsung Diisolasi Penyidik Bareskrim

Irjen Napoleon Bonaparte diisolasi penyidik Bareskrim Polri setelah dituduh melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece.

Laporkan Sendiri Haris Azhar dan Fatia, Luhut Datangi Polda Metro Jaya

Luhut Binsar Pandjaitan datang langsung ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan dugaan fitnah yang dilakukan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti.

KSP Moeldoko Tolak Pembubaran KASN, Ini Alasannya

Moeldoko mengatakan peran Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) masih sangat dibutuhkan untuk fungsi pengawasan ASN.

90 Siswa SMPN Purbalingga Terpapar Covid-19, Kominfo Sebar SMS Peringatan

Kemenkominfo menyebarkan SMS berisi peringataan soal PTM tatap muka yang harus mengedepankan keselamatan siswa. Tanggung jawab ada di pihak sekolah dan orang tua.

Baru 3 Bulan Menjabat, Bupati Koltim Andi Merya Ditangkap KPK

Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya, ditangkap dalam OTT KPK. Diduga terkait penyelewengan dana bantuan BNPB.

Dubes RI Bahas Potensi Ekonomi Afghanistan di SDS IAI Tazkia

Kampus pendidikan keuangan syariah IAI Tazkia menggelar Agenda Grand Opening Student Dynamic Session (SDS) 2021/2022.

Round Up: Sengketa Lahan Warga vs Citraland Berujung Viralnya Surat Terbuka Brigjen Junior

Surat terbuka Brigen Junior Tumilaar kepada Kapolri yang meminta agar Babinsa di Manado tidak dipanggil polisi terkiat sengketa lahan warga dengan PT Ciputra Internasional menjadi masalah pelik.

Solopos Hari Ini: Memburu Penyebar Racun Bengawan

Pemkot Solo akan meneliti pencemaran yang terjadi di Bengawan Solo, sementara DLH Sragen menyatakan pencemaran itu bukan dari pabrik di wilayah mereka.

10 Berita Terpopuler : Tol Solo-Jogja Melayang Hindari Yoni - Jembatan Bacem Saksi Bisu Pembantaian PKI

Ulasan tentang jalan tol melayang karena ada yoni hingga kisah jembatan Bacem masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Begini Kronologi Rapat yang Berujung Penyiraman Air ke Ketua DPRD Humbahas

Keributan terjadi karena sejumlah anggota DPRD tidak setuju dia membuat keputusan tentang pembahasan P-APBD.

Muncul Prediksi Gelombang ke-3 Covid-19, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Ini yang dilakukan pemerintah di tengah prediksi gelombang ke-3 Covid-19 di Indonesia, salah satunya mengencarkan vaksinasi.

Partai Gerindra Usulkan Pengangkatan 1 Juta PPPK Tanpa Tes

Kebijakan mengangkat satu juta PPPK menjadi momentum memberi penghargaan pada guru honorer yang tanpa lelah mengabdi dalam dunia pendidikan.

Sebut Anies Baswedan Pembohong, Giring Diimbau Lebih Bijak Berkata

Sebagai sosok pimpinan partai politik seyogyanya Giring menjaga ucapannya.

Ini Dia Duduk Perkara Surat Brigjen Junior kepada Kapolri yang Berujung Viral

Atas surat tersebut, Brigjen Junior  pun siap bertanggung jawab dan menerima risiko.

Bom Waktu China Itu Bernama Evergrande

Evergrande adalah raksasa perusahaan real estat China yang paling terbebani utang saat ini.