Makan Kangkung Bikin Ngantuk, Mitos atau Fakta?

Kangkung adalah salah satu sayuran yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selama ini, rumor yang beredar menyebut makan kangkung menyebabkan kantuk. Benarkah demikian?

Makan Kangkung Bikin Ngantuk, Mitos atau Fakta?

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tumis kangkung (Pictagram)

Solopos.com, SOLO – Kangkung adalah salah satu sayuran yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Memasak kangkung untuk menjadi makanan lezat tidak terlalu sulit. Namun, kebanyakan orang menghindari makan kangkung karena takut mengantuk.

Ya, selama ini banyak rumor yang menyebut konsumsi kangkung menyebabkan kantuk. Benarkah demikian? Sebenarnya, belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan makan kangkung membuat seseorang mengantuk.

Dikutip dari Elite Daily, Jumat (22/3/2019), kantuk yang timbul setelah makan kangkung mungkin disebabkan senyawa kimia yang bersifat menenangkan di dalamnya. Senyawa yang biasa disebut dengan istilah sedatif ini membuat pikiran lebih rileks. Jadi, wajar saja jika seseorang mudah mengantuk.

Namun, tidak semua orang terpengaruh senyawa sedatif. Jadi, kemungkinan ada beberapa orang yang tetap segar meski telah mengonsumsi kangkung dalam jumlah banyak. Hasil penelitian dari Nutrifood Research Center memaparkan, kangkung mengandung kalium sekitar 175 miligram yang mengurangi tekanan darah. Itulah sebabnya seseorang merasa lebih rileks setelah makan kangkung.

Selain itu, rasa kantuk mungkin saja muncul akibat mengonsumsi kangkung bersama dengan nasi. Seperti diketahui, nasi memiliki indeks glikemik tinggi yang mampu menaikkan kadar gula darah dalam waktu singkat. Inilah sebabnya Anda bakal merasa mengantuk setelah perut kenyang makan nasi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Menhan Pertanyakan Kejujuran Penyingkap Mafia Alutsista

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mempertanyakan kejujuran pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie yang menyingkap mafia alutsista.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Senin 10 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Senin, 10 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga Abaikan Larangan Mudik, Ini Pemicunya Menurut MPR...

Kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pelarangan mudik dinilai berkurang, karena menurut kalangan MPR dipicunya sikap pemerintah sendiri.

Puluhan Warga Tukringin Keracunan, Wabup Karanganyar Datangi Puskesmas Karangpandan

Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto mendatangi Puskesmas Karangpandan untuk mengecek kondisi puluhan warga yang keracunan.

Beredar, Surat Penonaktifan 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

Beredar surat yang seolah-olahan bocoran surat penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan.

4 Zodiak Ini Konon Pendengar Terbaik

Kebanyakan orang belakangan hari ini tidak benar-benar memiliki kebiasaan sebagai pendengar yang baik, kecuali beberapa zodiak.

Apa Akibatnya Jika Tak Ikuti Aturan Baru Privasi Whatsapp?

Aplikasi perpesan anlintas platform, Whatsapp, melakukan pembaruan kebijakan privasi yang harus segera dipatuhi pengguna.

Diduga Keracunan Takjil, Puluhan Warga Tukringin Karangpandan Karanganyar Dilarikan Ke RS

Sekitar 55 warga dari dua RT di wilayah Tukringin, Desa Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, mendadak sakit diduga karena keracunan makanan.

Mantap! Belanja di Pasar Tradisional di Solo Kini Bisa Bayar Nontunai

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo melanjutkan program digitalisasi pasar dengan sistem jual beli nontunai. Sebelumnya, digitalisasi diawali pembayaran retribusi nontunai.

Tak Henti Jubir Jelaskan Bipang Ambawang Presiden

Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman, tak henti menjelaskan perkataan Presiden Jokowi perihal bipang Ambawang yang bikin heboh masyarakat.

Menolak Jalan Impunitas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis, 29 April 2021. Esai ini karya St, Tri Guntur Naryawa, dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

ABG Pengemudi Mobil Terobos Penyekatan Klaten Tertangkap, Bakal Diproses Hukum?

ABG pengemudi mobil VW warna kuning yang terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan, Klaten, Sabtu (8/5/2021), sudah tertangkap.