Kategori: Klaten

Mak Gruduk... 12 Sumur di Desa Jungkare Karanganom Klaten Ambles hingga 7 Meter


Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso

Solopos.com, KLATEN – Sekitar 12 sumur milik warga Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Klaten, ambles secara bertahap selama dua pekan terakhir. Sumur yang ambles merupakan sumur gali.

Belasan sumur yang ambles berada di dua RT yakni RT 010-011/RW 005, Dukuh/Desa Jungkare. Sumur tersebut ambles pada kedalaman empat hingga tujuh meter.

Sumur yang kali pertama ambles adalah milik keluarga Wasil, 55, warga Dukuh/Desa Jungkare, Karanganom, Klaten RT 011. Sumur yang berada pada pekarangan di antara tiga rumah tersebut ambles sekitar dua pekan lalu.

Baca juga: 5 Fakta Luweng di Pracimantoro Wonogiri: Tempat Buang Mayat – Hilang Dicari Dukun

Selain sumur, kamar mandi berukuran 2 meter x 3 meter yang berada di sebelah sumur rusak lantaran ikut ambles. Kini, kawasan sekitar sumur meninggalkan lubang mengaga yang cukup lebar.

Wasil menceritakan sumur beserta kamar mandinya ambles sekitar dua pekan lalu pada dini hari. “Suaranya saat ambles itu mak gruduk. Terus srumbungnya sumur itu masuk ke dalam [tanah],” kata Wasil saat ditemui wartawan di rumahnya, Rabu (17/2/2021).

Wasil mengatakan sebelumnya tidak ada tanda-tanda sumur beserta kamar mandi ambles. Hanya saja, saban musim hujan tiba, tanah di dinding sumur kerap longsor, dan dikeruk saban kemarau tiba. Muka air sumur juga meningkat ketika musim hujan tiba dengan kenaikan sekitar 1,5 meter.

Baca juga: Jatuh di Depan Unwidha Klaten, Pensiunan Guru PNS Asal Ceper Meninggal

Kedalaman sumur milik keluarga Wasil sekitar 12 meter. Adapun struktur bangunan dari mulut sumur hingga empat meter berupa bangunan permanen berbahan susunan batu bata, dan sisanya hingga dasar sumur berupa tanah.

Sumur yang ambles membuat Wasil berserta keluarganya yang tinggal di tiga rumah kawasan Jungkare, Klaten itu kesulitan mendapatkan air bersih. Sementara waktu, mereka menumpang pasokan air bersih dari sumur tetangga dan dialirkan ke ketiga rumah.

Sumur lainnya yang ikut ambles adalah milik keluarga Tulus, 59, warga RT 010/RW 005, Dukuh Jungkare, Klaten. Sumur ini ambles pada Sabtu (13/2/2021) dini hari. Tanah di sumur yang berada pada belakang rumah Tulus ambles sekitar 7 meter.

Baca juga: Janda Cianjur Ngaku Hamil Gegara Angin Semriwing Ternyata Masih Terikat Pernikahan

Dentuman Saat Sumur Ambles

Tulus juga menyampaikan sebelum sumur ambles, terdengar suara dentuman beberapa hari sebelumnya serta sesaat sebelum kejadian. Meski begitu, peristiwa itu tidak sampai merusakkan bangunan rumahnya.

“Tanah di dalam rumah juga ikut getar [saat sumur ambles], tetapi tanah di rumah tidak ikut ambles. Istri saya sempat saya ungsikan ke rumah mertua sebelum sumur ambles karena khawatir,” kata Tulus.

Tulus menjelaskan sumur miliknya berdiameter 2 meter dengan total kedalaman 15 meter. Struktur bangunan berupa bis dari mulut sumur hingga kedalaman 4 meter. Sementara, sisanya sampai ke dasar sumur berupa struktur tanah bercampur pasir.

Baca juga: Rel Layang di Simpang Joglo Ongkosnya Lebih Murah

Istri Tulus, Tri Widayati, 58, mengatakan terdengar suara dentuman bersumber dari dalam sumur di Desa Jungkare, Klaten, dua hari sebelum ambles.

“Awalnya itu ada suara pyur kemudian mak jeblung. Setelah saya tengok ternyata air sumur beriak dan keruh dari sebelumnya bening,” urai dia.

Widayati mengatakan suara dentuman itu kembali berulang sesaat sebelum sumur ambles. Dia menjelaskan pada Jumat (15/2/2021) sore, hujan lebat mengguyur wilayah Jungkare. Dia menduga sumur itu ambles karena hujan deras yang mengguyur Desa Jungkare, Klaten, hingga membuat struktur tanah di dalamnya labil.

“Ya jelas sampai saat ini masih trauma. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sementara ini menumpang air dari sumur tetangga,” jelas dia.

Agar tidak membahayakan dan merembet merusak ke bangunan lain, Tulus menutup sumur di belakang rumahnya menggunakan pasir dan batu. Setidaknya butuh satu rit pasir dan batu untuk menutup lubang bekas akibat sumur ambles di Desa Jungkare, Klaten itu.

Baca juga: Ini Loh Fungsi Luweng di Pracimantoro Wonogiri yang Hilang

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita