Mahasiswa Wonogiri Ciptakan Game Cerita Interaktif Anak Berisi Pesan Moral
Anak-anak memainkan game cerita interaktif Gajah dan Tupai bikinan mahasiswa Wonogiri. (Istimewa/Rhezka Mahendra)

Seorang mahasiswa asal Wonogiri membuat game untuk anak-anak berisi cerita interaktif mengandung pesan moral.

Solopos.com, WONOGIRI -- Pemuda asal Wonogiri membuat permainan berbasis Android berisi pesan moral dan budi pekerti untuk anak-anak. Rhezka Mahendra Galih Pratama Yoga, 22, warga Wonoboyo, Pokoh, Wonogiri, ini membuat game Cerita Interaktif Anak tentang Gajah dan Tupai.

Yoga, sapaan akrabnya, saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester VIII Jurusan Teknik Informatika Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Terinspirasi permainan dari luar negeri ia mencoba membuat permainan untuk anak-anak namun berisi pesan moral dan nilai luhur di dalamnya.

Pembuatan permainan ia mulai pada Oktober hingga Desember 2017 lalu. Menurutnya, dalam pembuatan permainan berbasis Android itu ia tidak menemukan kendala. Dia hanya perlu menggali inspirasi untuk membuatnya.

“Tidak terlalu ada kendala dalam pembuatan game hanya yang memakan waktu adalah menunggu inspirasi mengenai desain dan memikirkan alur cerita supaya dapat berjalan dengan baik,” ujar Yoga saat dihubungi Solopos.com, Minggu (25/3/2018).

Cuplikan permainan cerita interaktif Gajah dan Tupai bikinan mahasiswa Wonogiri. (Istimewa)
Cuplikan permainan cerita interaktif Gajah dan Tupai bikinan mahasiswa Wonogiri. (Istimewa)

Permainan ini berkisah tentang gajah, tupai, singa, dan pemburu dalam hutan. Gajah yang kecapaian beristirahat di bawah pohon namun ia tertidur tepat di sarang tupai.

Dalam cerita ini terdapat dua opsi pilihan yang keduanya akan memiliki alur cerita yang saling berkaitan. “Kebaikan seperti apa pun pasti akan mendapat balasan yang setimpal di lain waktu,” begitu salah satu pesan di akhir cerita Gajah dan Tupai itu.

Saat ini cerita permainan Gajah dan Tupai dapat diunduh pada Google Playstore secara gratis. Permainan ini diluncurkan pada Google Playstore pada Sabtu (24/3/2018). Permainan interaktif ini dapat dimainkan anak-anak berbagai usia termasuk orang dewasa.

Yoga berharap anak-anak setelah memainkan permainan interaktif itu timbul minat untuk membaca. Selain itu pesan moral yang terdapat pada permainanya dapat menumbuhkan karakter dan budi pekerti anak yang luhur.

Ia juga berencana mengembangkan permainan interaktif ini dan akan membuat permainan-permainan baru yang mendidik.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho