Mahasiswa UMY Tewas saat Mendaki Gunung Sumbing
Ilustrasi pendakian gunung (JIBI/Solopos/Antara/Teresia May)

Pendakian di Gunung Sumbing memakan korban jiwa, yakni seorang mahasiswa asal UMY.

Solopos.com, TEMANGGUNG -- Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bramantyansah Kaspayopa, 19, tewas saat melakukan pendakian di Gunung Sumbing, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (21/1/2017). Ia terjatuh ke sungai berbatu di Gunung Sumbing hingga nyawanya tak bisa diselamatkan.

Informasi yang diterima Semarangpos.com dari Kantor Basarnas SAR Semarang, Sabtu malam, pemuda asal Mlisi, Bantul, DIY, itu mendaki Gunung Sumbing bersama tiga rekannya, Dzaki Yusthadia, 19, Aswindra Hermanu, 20, dan Fahrussi Syakirin, 19. Ketiga orang itu mendaki melalui jalur Kaliangkring Butuh, Temanggung, sekitar pukul 08.00 WIB.

"Korban terjatuh saat melewati jalur berbatu. Ia terjatuh ke sungai dari ketinggian sekitar 10 meter," ujar Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryanto, dalam siaran pers kepada Solopos.com, Sabtu malam.

Agus menambahkan beberapa saat setelah kejadian kedua rekan korban meminta pertolongan ke tim SAR. Saat dievakuasi kondisi korban luka parah.

Mahasiswa Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi UMY itu berhasil dievakuasi dari lokasi tempatnya terjatuh sekitar pukul 15.30 WIB. Korban berhasil dibawa ke Basecamp Tim SAR di Gunung Sumbing menggunakan tandu darurat sekitar pukul 18.00 WIB.

Kendati demikian, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Ia meninggal yang diduga karena mengalami pendarahan.

"Korban mengalami luka di kepala bagian belakang sehingga menyebabkan pendarahan, begitu hasil pemeriksaan di Puskesmas Kaliangkrik. Sementara dua teman korban saat ini dilarikan ke RSU Gamping, Yogyakarta, untuk menjalani pemeriksaan karena shock," beber Agus.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho