Ilustrasi pencurian sepeda motor (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SOLO -- Seorang mahasiswa berinisial FW, 21, warga Tulungagung, Jawa Timur, menjadi korban https://madiun.solopos.com/read/20180606/516/920696/komplotan-begal-rebut-truk-di-tol-madiun-1-pelaku-dibekuk-5-buron" title="Komplotan Begal Rebut Truk di Tol Madiun, 1 Pelaku Dibekuk, 5 Buron">begal di kawasan Tugu Cembengan, Jebres, Solo, Selasa (30/4/2019) pukul 02.30 WIB. Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi.

FW saat ditemui Solopos.com di halaman Mapolresta Solo, Selasa, mengatakan saat kejadian ia dalam perjalanan pulang dari Pasar Kliwon, Solo, berboncengan dengan rekannya menuju kawasan UNS Solo. Dia hendak mencetak tugas kuliahnya.

Namun, ketika sampai di Simpang Lima Tugu Cembengan ia dihentikan dua orang. “Saat di lampu merah tangan saya dipegang karena saya yang mengendarai motor. Lalu saya dituduh telah melakukan pengroyokan dan kami berdua dibawa ke kawasan Pedaringan. Pelaku membonceng motor kami sehingga kami bertiga. Saya https://news.solopos.com/read/20180711/496/927389/modus-kotor-terbongkar-begal-motor-tuduh-korbannya-remas-payudara-perempuan" title=" SOLO9 months ago Modus Kotor Terbongkar, Begal Motor Tuduh Korbannya Remas Payudara Perempuan Modus Kotor Terbongkar, Begal Motor Tuduh Korbannya Remas Payudara Perempuan">diinterogasi di kawasan itu, jalannya sepi,” ujarnya.

Menurutnya, ia berulang kali hendak dipukul dan ia khawatir pelaku membawa senjata tajam. Lantas, FW dibawa ke kawasan Pasar Mebel dan diminta menyerahkan STNK serta SIM-nya. Lantas, FW ditinggalkan di kawasan itu.

Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, mengatakan belum menerima laporan terkait https://news.solopos.com/read/20180801/496/931201/waspada-ini-ciri-ciri-begal-payudara" title="Waspada! Ini Ciri-Ciri Begal Payudara">peristiwa itu. Ia meminta korban segera membuat laporan resmi ke Polresta Solo untuk dapat segera ditindaklanjuti.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten