Tutup Iklan

Mahasiswa ITNY Petakan Jaringan Wifi Desa Gendayakan, Wonogiri

Melalui pemberdayaan organisasi mahasiswa, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengangkat program membangun desa yang dikemas dalam KKN Tematik

 
Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengangkat program  membangun desa yang dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di di Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Mahasiswa Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengangkat program membangun desa yang dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di di Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Melalui pemberdayaan organisasi mahasiswa, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengangkat program membangun desa yang dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.

Program membangun desa kali ini bertempat di Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri, Jawa Tengah. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Serah terima mahasiswa KKN Tematik digelar di Balai Desa Gendayakan, pada Senin (25/10/2021) dan diterima oleh Wahyudi, Sekretaris Desa Gendayakan, beserta jajarannya.

Gendayakan, Wahyudi mengatakan sektor pendidikan di desanya memang perlu sentuhan karena penyelenggara sekolah dasar dan siswa mengalami kendala minimnya konektivitas wifi, sehingga sekolah online pun tidak berjalan dengan baik.

Baca Juga: Program MBKM, Mahasiswa ITNY Susun Digitalisasi Peta Desa di Bantul

Program unggulan dalam KKN Tematik ini adalah pemetaan jaringan wifi Desa Gendayaan. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk realisasi MoU yang telah dilakukan ITNY dan Desa Gendayakan sebelumnya.

Kepala Bagian Kemahasiswaan ITNY, Rizqi Muhammad Mahbub mengatakan kolaborasi mahasiswa antar bidang ilmu terlahir di organisasi mahasiswa dengan memilih kesamaan hobi, bakat, dan penalaran keilmuan, Mahasiswa harus mampu berfikir kritis, disiplin dan problem solver.

“Peran mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik sebagai agen perubahan adalah mampu beradaptasi, respons dan empati untuk menerapkan keilmuannya dan memberikan solusi di lingkugan masyarakat,” ujar Rizqi dalam rilis yang diterima Solopos.com.

Baca Juga: Kerap Juara Kompetisi Mobil Listrik, Dosen ITNY Teliti Rem Magnetik

Sebelumnya, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencinta Alam ITNY dari berbagai program studi mampu melakukan bakti sosial pengangkatan air di dalam goa kedalaman 180 meter untuk masyarakat di Dusun Ngejring Desa Gendayakan sejak akhir 2019.

“Di desa tersebut, puluhan tahun tidak memiliki sumber air bersih, saat ini sudah ada 3 dusun telah disalurkan air menggunakan pipa-pipa. Organisasi mahasiswa ini telah mewujudkan solusi kepada masyarakat,” jelas Rizqi.

Kali ini, mahasiswa Teknik Geologi dan Teknik Elektro yang mengidentifikasi masalah jaringan wifi di desa ini yang merupakan kebutuhan primer sejak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Gelar Workshop Kewirausahaan, ITNY Jogja Siap Cetak Technopreneur Muda

Rizqi berharap program ini dapat meringankan beban massyarakat Desa Gendayakan dan mahasiswa bisa mengasah jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan, serta memiliki publikasi ilmiah.

Lima mahasiswa tersebut adalah Rahmat (asal Sulawesi Selatan), Ecsha (asal Sulawesi Tengah), Imam (asal NTB), Irvan (asal Jawa Barat), Ardian (Kalimantan Barat). Kelima mahasiswa ini memiliki budaya yang berbeda-beda, namun tetap satu tujuan memajukan Indonesia.

“Mereka cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan tanggap terhadap respons dari masyarakat,” ujar Rizqi.


Berita Terkait

Berita Terkini

Siapakah Leluhur Orang Jawa? Ini Asal-Usulnya

Inilah asal-usul leluhur orang Jawa yang menjadi suku terbesar di Indonesia.

Cerita Orang Jawa & Melayu, Serumpun Tapi Tak Sama

Sejarah mencatat dulu orang Jawa dan Melayu dianggap sebagai bangsa serumpun, namun ternyata memiliki perbedaan karakter yang kentara.

Pimpinan MPR Protes Anggaran Turun, Begini Penjelasan Kemenkeu

Lonjakan Covid-19 akibat varian Delta menjadikan seluruh anggaran Kementerian/Lembaga harus dilakukan refocusing 4 kali.

8 Dugaan Pelanggaran KSP Sejahtera Bersama dengan Tagihan Rp8,8 Triliun

Berikut delapan dugaan pelanggaran asas-asas koperasi yang berakibat gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama dengan total tagihan hingga Rp8,8 triliun dari 58.825 anggota se-Indonesia.

Kisah Wanita 74 Tahun Menikah dengan Sapi, Ternyata Ini Alasannya

Seorang perempuan berusia 74 tahun secara mengejutkan menikahi seekor sapi yang telah menciumnya.

Dirilis! Ini Daftar Lengkap UMK Kota dan Kabupaten se-Jawa Tengah 2022

Berikut ini terdapat daftar upah minimum kabupaten/kota (UMK) se-Jawa Tengah 2022 yang ditetapkan Gubernur Ganjar Pranowo.

Solopos Hari Ini: UMK Tak Jauh dari UMP

Di Solo, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka akhirnya menandatangani UMK 2022 yang hanya naik sekitar Rp21.000 dari tahun sebelumnya.

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.

Jadi Tersangka, Sopir Pikun yang Melawan Arah di Tol Tak Ditahan

Sopir Mercy tersebut tidak ditahan dikarenakan yang bersangkutan mengidap demensia atau penurunan daya ingat alias pikun.

Korban Penembakan Ipda OS di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan

Namun, Zulpan belum bisa menjelaskan lebih lanjut mengenai pengakuan korban soal status wartawan tersebut.