Mahasiswa di Madiun Setubuhi Siswi, Videonya Kemudian Disebar dan Viral

Seorang mahasiswa di Kabupaten Madiun ditangkap polisi karena mencabuli anak di bawah umur dan menyebar videonya hingga viral.

 Polres Madiun menggelar rilis pengungkapan kasus yang terjadi di wilayahnya, Minggu (29/5/2022). (Abdul Jalil/Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Polres Madiun menggelar rilis pengungkapan kasus yang terjadi di wilayahnya, Minggu (29/5/2022). (Abdul Jalil/Solopos.com)

Solopos.com, MADIUN — Seorang mahasiswa asal Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur. Selain mencabuli korban, pemuda berinisial BDA tersebut juga merekam dan menyebarkan video hubungan badan tersebut.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama, mengatakan pelaku dan korban ini mempunyai relasi asmara atau berpacaran. Korban merupakan seorang siswi salah satu SLTA yang masih berusia 18 tahun.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Ryan menceritakan kejadian pencabulan ini terjadi pada Agustus 2021 sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, pelaku ke rumah korban. Selama ini korban tinggal bersama kakeknya. Sedangkan orang tua kandungnya tinggal di Sidoarjo.

“Kakeknya ini kalau malam berjualan. Jadi pada malam itu, rumah korban sepi,” kata dia, Minggu (29/5/2022) petang.

Baca Juga: Waduh! Ikuti Google Maps, Mobil Ini Malah Terjebak di Hutan Madiun

Lantaran di rumah tersebut kosong, pelaku yang berusia 20 tahun itu kemudian merayu korban untuk melakukan persetubuhan. Pada saat melakukan hubungan badan tersebut, secara diam-diam pelaku merekamnya menggunakan handphone.

“Pelaku ini merekam aksi persetubuhan itu tanpa persetujuan korban,” ujarnya.

Setelah mereka putus hubungan atau sudah tidak lagi berpacaran, pelaku mengirimkan video asusila tersebut kepada temannya berinisial S melalui aplikasi WhatsApp. Hingga akhirnya video tersebut viral di kalangan masyarakat.

Mengenai motif pelaku menyebar video konten porno tersebut, Ryan mengatakan sejauh ini pelaku mengaku hanya iseng belaka.

Baca Juga: Pabrik Arak Jowo di Madiun yang Dibongkar Raup Untung Rp20 Juta/Bulan

“Sejauh ini pelaku mengaku hanya iseng. tidak ada unsur sakit hati,” jelas Ryan.

Mengenai teman pelaku berinisial S yang pertama kali mendapatkan video tersebut, Ryan mengatakan sejauh ini masih diperiksa terkait keterlibatannya dalam menyebarkan konten porno tersebut.

Atas kejadian itu, pelaku akan dikenai pasal berlapis, yakni Pasal 82 ayat (1) UURI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua UURI No. 35/2014 tentang perubahan atas UURI No. 23/2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. Selain itu, pelaku juga dijerat Pasal 29 jo Pasal 4 ayat (1) dan atau Pasal 35 UURI No. 44/2008 tentang Prnografi dengan ancaman hukukam penjara maksimal 12 tahun. Pelaku juga dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik dengan pidana paling lama 6 tahun.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Catat! Berikut Prakiraan Cuaca di Madiun Kamis Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada 11 Agustus 2022.

      Waspada! 7 Bulan, 207 Warga Madiun Terjangkit DBD, 2 Orang Meninggal

      Selama bulan Januari hingga Juli 2022 ada 207 orang di Kabupaten Madiun yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

      Laka Maut Bus Sugeng Rahayu & 2 Motor di Madiun, Sopir Jadi Tersangka?

      Kecelakaan beruntun anatar bus Sugeng Rahayu dengan dua sepeda motor di Madiun bikin tiga orang meninggal dunia.

      Bencana Tahunan! Sumur Kering, Warga Desa di Ponorogo Butuh Air Bersih

      Satu desa di Kabupaten Ponorogo sudah mengalami kekeringan dan membutuhkan dropping air bersih.

      Gunakan Ketapel, Pria Ini Selundupkan Narkoba ke Lapas Pemuda Madiun

      Seorang pria menyelundupkan narkoba ke Lapas Pemuda Madiun dengan cara melemparnya dengan ketapel.

      Terpikat Pilot Gadungan, Wanita Kehilangan Mobil saat Diajak Ngamar

      Seorang pria yang mengaku sebagai pilot pesawat Garuda Indonesia menipu seorang janda dan membawa kabur mobilnya.

      Suhu Capai 33 Derajat Celcius, Simak Prakiraan Cuaca di Madiun Hari Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Selasa 9 Agustus 2022.

      Mantap! Petani Ponorogo Ekspor Kunyit Senilai Rp3 Miliar ke India

      Kelompok petani di Kabupaten Ponorogo kembali mengirim kunyit kering ke India.

      Diduga Terpeleset,Pemancing Tenggelam & Meninggal di Waduk Kedungbrubus

      Seorang pemancing meninggal dunia di area Waduk Kedungbrubus, Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

      Polisi Masih Buru Pelaku Lain Kasus Teror Warga Desa di Jember

      Polres Jember masih terus memburu sejumlah pelaku lain dalam kasus pembakaran rumah dan premanisme yang terjadi di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember.

      Penonton Festival Reog Ponorogo Membeludak, PAD Tembus Rp529 Juta

      Pendapatan asli daerah dari penjualan tiket Festival Nasional Reog Ponorogo mencapai lebih dari setengah miliar rupiah.

      Tabrakan Adu Banteng Truk Bawa Tebu & Avanza di Madiun, 2 Orang Terluka

      Kecelakaan adu banteng antara truk pengangkut tebu dengan mobil Avanza terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Senin siang.

      Panas Lur! Simak Prakiraan Cuaca Madiun pada Senin Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Senin 8 Agustus 2022.

      Wow, Lukisan Reog Obyok Karya Pelukis Ponorogo Laku Terjual Rp30 Juta

      Lukisan reog obyok karya pelukis Ponorogo laku terjual Rp30 juta saat pameran lukisan dalam memeriahkan Grebeg Suro Ponorogo 2022.

      Rumah Atlet Bulu Tangkis Jatim Dibobol Maling, Sepeda Motor Digondol

      Rumah milik atlet bulu tangkis Jawa Timur, Nur Yahya Ady Velani, yang ada di Jalan Bulak Rukem Timur gang 2A Surabaya

      Pasca-kerusuhan di Mulyorejo Jember, Korban Ikuti Trauma Healing

      Warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, menjalani trauma healing setelah aksi kerusuhan terjadi di desanya.