Peserta Famtrip Jateng On The Spot 2019 yang berasal dari luar negeri mengamati kain batik di Sentra Batik Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (20/4/2019). (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, REMBANG — Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah mengajak mahasiswa dari delapan negara yang sedang kuliah Indonesia untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Kabupaten Rembang, Pati, dan Kudus sebagai bagian dari rangkaian Famtrip Jateng On The Spot 2019.

"Tujuan kami mengajak 10 mahasiswa mancanegara dalam kegiatan ini untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan destinasi wisata unggulan yang ada di Jateng," kata Kepala Disporapar Jateng, Sinung N. Rachmadi, di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (20/4/2019).

Famtrip Jateng On The Spot 2019 digelar Sabtu-Senin (20-22/4/2019) dengan mengunjungi beberapa objek wisata, seperti Kelenteng Cu An Kiong, Rumah Candu (Lawang Ombo), Sentra Batik Lasem, Pantai Karangjahe, dan Kirab Pataka Gema Kartini. Kegiatan berlanjut ke Agrowisata Kebun Jollong, Kabupaten Pati, Museum Kretek, dan Masjid Menara di Kabupaten Kudus.

"Rangkaian Jateng On The Spot 2019 ini berlangsung tiga hari, hari ini di Rembang karena kebetulan malam hari ada Kirab Pataka untuk memeringati Hari Kartini, sedangkan pada Minggu [21/4/2019], mereka kami ajak ke Pati, dan besoknya lagi ke Kudus," ujar Sinung yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pemasaran Disporapar Jateng Trenggono.

Para peserta Famtrip Jateng On The Spot 2019 diharapkan juga ikut mempromosikan objek-objek wisata di Jateng, khususnya di Kabupaten Rembang, Pati, dan Kudus, serta mengajak keluarga atau teman-temannya untuk melakukan perjalanan wisata. Satu rangkaian paket wisata ini, kata dia, memadukan potensi wisata budaya, potensi wisata alam, potensi wisata buatan, dan tentu saja kuliner.

"Minimal mereka mengunggah foto atau video selama mengikuti kegiatan kami ini sehingga menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung kesini," katanya.

Ke-10 mahasiswa yang mengikuti Famtrip Jateng On The Spot 2019 berasal dari Polandia, India, Turkmenistan, Kyrgyzstan, Thailand, Rusia, Brunei, dan Tanzania. Mereka merupakan mahasiswa Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) yang sedang kuliah di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Marta Fafrowicz, 24, mahasiswi asal Polandia mengaku kagum dengan bangunan serta ornamen yang ada di Kelenteng Cu An Kiong, Lasem, Kabupaten Rembang. Beberapa kali dirinya terlihat mengabadikan foto beberapa ornamen di kelenteng tertua di Jawa itu dengan gawai miliknya. "Saya kagum sekaligus heran bangunannya yang masuk cagar budaya ini masih bagus dna terawat," kata Marta.

Saat berada di Sentra Batik Lasem, para peserta berkesempatan belajar membatik langsung dengan menggunakan alat tradisional.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten