Tutup Iklan

Magetan Siapkan Seribuan Sukarelawan

Magetan Siapkan Seribuan Sukarelawan

SOLOPOS.COM - Bupati Magetan, Sumantri, secara simbolis memberikan sapu dan alat kebersihan lain kepada perwakilan sukarelawan saat apel siaga bencana di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, Selasa (4/10/2016). (Istimewa/JIBI/Madiunpos.com)

Bencana alam Magetan diantisipasi Pemkab Magetan dengan menyiapkan seribuan sukarelawan yang akan siap siaga sepanjang waktu.

Solopos.com, MAGETAN — Seribuan sukarelawan siap menghadapi bencana alam di Magetan. Mereka mengikuti apel siaga bencana yang diselenggarakan BPBD Kabupaten Magetan, Selasa (4/10/2016), di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo.

Seribuan sukarelawan tersebut terdiri atas PNS, anggota Polri, TNI, masyarakat, sukarelawan tanggap bencana, Forkompimda, dan Forkompimca se-Magetan. Selain kegiatan apel, seribuan sukarelawan itu juga membersihkan sungai di Desa Jajar.

Bupati Magetan, Sumantri, mengatakan apel siaga dalam rangka gerakan pengurangan risiko bencana sangat penting untuk mengantisipasi bencana alam yang sering kali melanda wilayah Magetan. Bencana kerap datang terutama saat musim penghujan.

“Menghadapi musim penghujan ini, kami melakukan berbagai upaya antisipasi bencana banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan selaku leading sector penanganan bencana harus mampu melakukan itu,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dalam siaran pers Pemkab setempat.

Dia mengatakan sekolah sungai merupakan program BNPB bekerja sama dengan BPBD Magetan untuk mengurangi risiko bencana dengan gerakan melestarikan sungai. Menurut dia, Magetan merupakan wilayah yang mempunyai kerawanan bencana alam yang cukup kompleks.

Potensi bencana alam yang paling dominan  yaitu longsor, banjir, angin ribut, dan kebakaran. “Bencana alam bisa datang kapan saja dan di mana saja. Untuk itu, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus selalu dilakukan supaya kita dapat terhindar dari bencana,” ujar dia.

Lebih lanjut, dia menuturkan peristiwa bencana alam dapat diprediksi rutin setiap tahun. Dengan demikian, dalam penanganannya diperlukan sinergitas antara pemerintah daerah dengan stakeholders terkait. Selain itu, keterlibatan masyarakat juga sangat penting.

“Saya berharap dengan apel ini, kerja sama antarlembaga dalam menangani bencana alam bisa lebih baik lagi,” kata Sumantri.

Berita Terkait

Berita Terkini

Nama Pati Rupanya Berasal dari Peleburan Tiga Kadipaten

Kisah ini diawali dari pelarian Dewi  Ruyung Wulan, putri dari Adipati Carangsaka yang dinikahkan paksa dengan Menak Jasari, putra dari Kadipaten Paranggaruda.

10 Berita Terpopuler : Saminisme Ajaran Asli Indonesia - Mahasiswi Terjun ke Sungai

Ulasan tentang ajaran saminisme hingga mahasiswi nekat terjun ke sungai dari jembatan masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Ada Pemberlakuan Aturan Baru Aktivitas Publik di Banyumas

Sejumlah langkah tegas disiapkan Pemkab Banyumas untuk membatasi aktivitas publik masyarakat selama pandemi Covid-19.

Anjlok Lagi, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 Juni 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada hari ini, Jumat (17/6/2021) kembali turun, baik untuk cetakan UBS maupun Antam.

Solopos Hari Ini: Tarik Rem Darurat

Solopos edisi Jumat (18/6/2021) mengulas soal lonjakan kasus Covid-19 yang harus diatasi pemerintah. Tingginya angka kasus harian Covid-19 bisa membuat fasilitas kesehatan kolaps.

Aplikasi Simpati Diluncurkan, Isinya Informasi Lengkap Soal Wisata Sragen

Aplikasi Simpati bisa diakses melalui laman simpati.sragenkab.go.id serta juga bisa diunduh di playstore dengan nama Sragen Tourism.

Belgia Lolos ke 16 Besar, Ini Klasemen Grup B Euro 2020

Hasil ini membuat Belgia lolos ke 16 besar sementara Denmark hampir pasti tersingkir di fase grup.

Uposotha Mandala Puja, Ritual Perenungan Diri Umat Buddha

Ritual ini bernama upacara Uposotha Mandala Puja yang diadakan setiap dua kali sebulan pada tanggal satu dan tanggal lima belas  bulan lunar penanggalan Jawa.

Tertular Cacar Langka dari Kucing, Wanita Ini Terancam Buta

Kasus cacar sapi pada manusia meskipun langka namun berpotensi ada kasus serupa di masa depan.

De Bruyne Jadi Pembeda Belgia

Dengan kemenangan ini, Belgia pun menjadi tim kedua setelah Italia yang memastikan diri lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Pentingnya Membangun Impresi yang Baik Untuk Meraih Sukses

Cara membangun impresi yang baik dipaparkan dalam webinar bertajuk Making a Good Impression to be Impactful in New Normal Era.

Cetak Dua Gol, Denzel Dumfries Aktor Krusial di Balik Kemenangan Belanda

Bek kanan Belanda Denzel Dumfries mengguncang Euro 2020 dengan mencetak dua gol. Si "man-of-the-match" ini juga merancang dua gol lain lewat assist-nya.