Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan I Tahun Anggaran 2019 Pemkot Magelang di Gedung Wanita Kota Magelang, Jateng, Kamis (16/1/2020). (Antara-Bagian Prokompim Pemkot Magelang)

Solopos.com, MAGELANG — Pemerintah Kota Magelang berkomitmen memenuhi hak dan kewajiban tenaga harian lepas (THL). Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono meminta semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkot setempat segera menyosialisasikan hak dan kewajiban THL.

Instruksi itu disampaikan Sekda Pemkot Magelang menyusul penerbitan peraturan wali kota setempat terkait dengan THL. "Terkait THL, saya akan segera rapat koordinasi dengan BKPP, BPKAD, Inspektorat, Asisten I, dan Kepala Bagian Hukum," kata Joko Budiyono dalam Coffee Morning dan Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan Triwulan I Tahun Anggaran 2019 di Gedung Wanita Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/1/2020).

Jumlah pegawai dengan status THL di lingkungan Pemerintah Kota Magelang saat ini sekitar 2.000 orang. Mereka tersebar di berbagai OPD.

Sekda Joko Budiyono mengatakan OPD yang memiliki THL wajib segera mengumpulkan mereka untuk mendapatkan sosialisasi terkait dengan hak dan kewajiban sebagai tenaga kerja. Sosialiasi kepada mereka, katanya dalam keterangan tertulis Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Magelang, misalnya menyangkut gaji yang diberikan kepada THL berdasarkan kehadiran.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di belakang, pada awal tahun ini saya minta OPD yang ada THL, agar mereka dikumpulkan, disampaikan hak dan kewajiban. Umpamanya soal gaji berdasarkan presensi kalau tidak absen, ya tidak digaji," katanya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito telah mengeluarkan surat edaran tentang moratorium penerimaan THL tersebut ke setiap instansi, BUMD, dan OPD di Kota Magelang. Moratorium dikeluarkan karena besarnya anggaran untuk membayar honor THL mencapai Rp36 miliar per tahun.

Sigit mengatakan anggaran tersebut akan lebih efektif jika untuk membiayai berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten